Ulah Suporter Berbuntut Sanksi Berulang: Bayern Munich dan Sporting CP Dihukum UEFA
Kampanye Bayern Munich di Liga Champions musim ini sejatinya berjalan mulus dengan lima kemenangan dari enam laga pembuka. Namun, perjalanan positif tersebut terancam dinodai oleh sejumlah sanksi akibat ulah para suporter mereka. Sebelumnya, Bayern sudah dihukum karena tampilan piroteknik yang dilakukan penggemar mereka saat meraih kemenangan kandang melawan Sporting CP. Hukuman tersebut berupa penutupan beberapa baris kursi untuk pertandingan kandang UCL berikutnya melawan Union Saint-Gilloise. Namun, hukuman yang diterima Bayern ternyata tidak berhenti sampai di situ.
Bayern Munich Kena Denda Tambahan
UEFA baru-baru ini mengumumkan bahwa para suporter Bayern kembali melakukan pelanggaran yang dapat dihukum, kali ini dalam pertandingan tandang melawan Arsenal FC. UEFA mendenda Bayern sebesar €40.000 karena ‘pelemparan benda’ dan ‘gangguan kerumunan’, serta menambahkan denda €30.000 lagi untuk pelanggaran ‘penyampaian pesan yang tidak pantas untuk acara olahraga’. Ini berarti total denda yang harus dibayar Bayern dari insiden ini mencapai €70.000.
Sporting CP Juga Tak Lolos dari Hukuman
Sporting CP, tim raksasa Portugal, juga tidak luput dari sanksi UEFA. Mereka dihukum karena ‘pelemparan benda’ dan ‘penyalaan kembang api’ oleh para penggemar mereka. Akibatnya, UEFA menjatuhkan larangan bagi para suporter Sporting CP untuk hadir pada pertandingan away berikutnya dalam kompetisi ini, serta mengenakan denda sebesar €40.000.
Dampak Berulang bagi Klub
Serangkaian sanksi ini menunjukkan bagaimana tindakan sebagian kecil suporter dapat memberikan dampak signifikan bagi klub, baik secara finansial maupun logistik. Penutupan area stadion dan larangan away bagi suporter tidak hanya merugikan klub secara langsung, tetapi juga mengurangi atmosfer pertandingan dan pengalaman penggemar sejati yang tidak terlibat dalam pelanggaran. Klub-klub perlu terus bekerja sama dengan UEFA dan pihak berwenang untuk memastikan lingkungan pertandingan yang aman dan sportif.
(LC/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment