Buddy Hield: Apa Masa Depannya di Golden State Warriors?

Stephen Curry #30 dan Buddy Hield #7 dari Golden State Warriors merayakan setelah Hield mencetak angka melawan Houston Rockets dalam Game Empat Putaran Pertama Playoff NBA di Chase Center pada 28 April 2025 di San Francisco, California.
Kehilangan Klay Thompson bersamaan dengan kedatangan Buddy Hield memberikan harapan baru bagi Golden State Warriors, yang berharap menemukan “Splash Brother” baru untuk Stephen Curry.
Ekspektasi ini bukan tanpa dasar, karena Hield mencatat jumlah tembakan tiga poin terbanyak kedua sejak memasuki liga pada 2016-17. Musim pertamanya di Warriors penuh momen berkesan, mulai dari memecahkan rekor untuk tembakan tiga poin terbanyak dengan tim baru, hingga menyamai rekor playoff untuk tembakan tiga poin terbanyak dalam Game 7, membantu Warriors melewati Houston Rockets. Namun, di balik pencapaian tersebut, Hield tidak konsisten di tim.
Apakah Buddy Hield Tinggalkan Warriors?
Musim kedua Hield dimulai buruk, mencatat rata-rata terendah sepanjang karirnya dengan 7.9 poin, 18.5 menit bermain, serta persentase tembakan tiga poin 32.0% dalam 28 pertandingan. Ia hampir terlempar dari rotasi pelatih Steve Kerr, bermain kurang dari 16 menit dalam dua pertandingan terakhirnya.
Reporternya, Evan Sidery, mengungkap bahwa Warriors sedang mencari untuk mempertukarkan Hield menjelang batas waktu perdagangan pada 5 Februari, dengan rencana mengemasnya bersama Jonathan Kuminga untuk mendapatkan pemain berdampak.
“Warriors sedang menjelajahi pasar perdagangan untuk Buddy Hield,” tulis Sidery di X. “Dengan menit permainan terendah dalam karirnya, Hield sepertinya akan meninggalkan Golden State sebelum batas waktu perdagangan. Jika Warriors ingin melakukan langkah besar, gaji Hield dan Jonathan Kuminga gabung sebesar $31.7 juta.”
Peluang Perdagangan Warriors
Kabar bahwa opsi tim 2026-27 dalam kontrak Kuminga membuatnya menjadi aset perdagangan yang menarik, sementara Hield masih memiliki satu tahun tersisa dari kontrak tiga tahun senilai $37 juta yang ditandatangani pada 2024. Hal ini membuat Warriors berpotensi mengemas keduanya dalam satu kesepakatan yang dianggap tim lain sebagai transaksi berisiko rendah.
Dengan awal yang buruk di 13-15, Warriors berstatus “pembeli” menjelang batas waktu perdagangan pada 5 Februari, menurut analis NBA Chris Haynes, yang mengungkapkan bahwa tim mencari pemain besar yang atletis.
“Warriors mencari ukuran dan atletisme,” ungkap Haynes dalam siaran “NBA on Prime”. “Rebounding dan blok shot mereka berada di bagian bawah liga. Mereka berada di urutan terakhir dalam poin dari dalam cat. Jadi, mereka mencari pusat yang atletis.”
Haynes juga menyebutkan beberapa pemain besar yang menjadi target Warriors, seperti Daniel Gafford dari Dallas Mavericks, Nic Claxton dari Brooklyn Nets, dan Robert Williams dari Portland Trail Blazers.
“Saya diberitahu bahwa mereka sangat serius,” kata Haynes mengenai target perdagangan Warriors. “Mereka berusaha keras untuk membawa tim ini kembali ke level kontender juara.”
Warriors saat ini berada di urutan terbawah untuk poin yang dicetak dalam cat, urutan ke-17 untuk poin cat yang diizinkan (50.8), urutan ke-19 untuk rebound (43.5), dan urutan ke-22 untuk rata-rata blok per pertandingan (4.3). Oleh karena itu, kebutuhan untuk meningkatkan frontcourt mereka sangat mendesak.
Selain Hield dan Kuminga, Warriors juga mempertimbangkan tawaran untuk Brandin Podziemski menjelang batas waktu perdagangan. Tahun lalu, mereka berhasil mendapatkan Jimmy Butler III dari Miami Heat di jam-jam akhir sebelum batas waktu.
Menimbang Masa Depan Tim
Situasi Buddy Hield di Warriors memberikan gambaran bagaimana tim beradaptasi dan berusaha untuk meraih kembali kesuksesan. Pergerakan dan keputusan menjelang batas waktu perdagangan ini bisa sangat menentukan arah tim di kompetisi yang mendatang.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment