Real Sociedad Tunjuk Pellegrino Matarazzo, Levante Gaet Luís Castro demi Hindari Degradasi
San Sebastian, Spanyol – Real Sociedad secara resmi menunjuk pelatih asal Amerika, Pellegrino Matarazzo, pada hari Sabtu (tanggal yang tidak disebutkan dalam sumber), dalam upaya mendongkrak performa tim yang kini terperosok mendekati zona degradasi La Liga.
Matarazzo, pria kelahiran New Jersey berusia 48 tahun, telah menandatangani kontrak yang akan mengikatnya hingga Juni 2027. Penunjukan ini mengisi kekosongan setelah Sergio Francisco diberhentikan akhir pekan lalu menyusul tiga kekalahan beruntun di La Liga. Sebelum bergabung dengan Sociedad, Matarazzo pernah menukangi klub Jerman Hoffenheim dari Februari 2023 hingga November 2024, dan sebelumnya melatih Stuttgart dari tahun 2019 hingga 2022.
Pengumuman perekrutan Matarazzo datang tak lama setelah Real Sociedad hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tim juru kunci Levante. Hasil tersebut menempatkan klub asal Basque Country ini hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Sociedad, yang dulunya sering finis di papan atas La Liga dan meraih tiket kompetisi Eropa, mulai kesulitan sejak berakhirnya masa kepemimpinan Imanol Alguacil. Tim ini juga menghadapi tantangan dalam menemukan pengganti yang sepadan untuk gelandang bintang mereka, Mikel Merino dan Martin Zubimendi, setelah keduanya pindah ke Arsenal.
Levante Juga Lakukan Perubahan Pelatih
Tidak hanya Real Sociedad, Levante juga mengumumkan penunjukan pelatih baru mereka. Luís Castro, juru taktik asal Portugal, resmi bergabung setelah hasil imbang melawan Sociedad.
Castro datang ke Levante yang tengah berjuang keras setelah kembali ke divisi teratas. Tim ini saat ini berada di posisi terbawah klasemen, berjarak enam poin dari zona aman, dengan catatan hanya dua kemenangan dari 16 pertandingan. Levante sebelumnya memecat Julián Calero, pelatih yang berhasil membawa mereka promosi, bulan lalu setelah rentetan empat kekalahan beruntun. Sejak saat itu, tim telah dipimpin oleh pelatih sementara dari internal klub.
Pelatih berusia 45 tahun ini baru saja dipecat oleh klub Prancis Nantes minggu lalu, di mana klub delapan kali juara Prancis itu terpuruk di posisi ke-17 dari 18 tim di Ligue 1. Meski demikian, Castro sebelumnya sempat menuai pujian setelah memimpin tim divisi dua Dunkerque mencapai semifinal Piala Prancis musim lalu. Klub kecil itu bahkan sempat unggul 2-0 atas Paris Saint-Germain di semifinal sebelum PSG berhasil membalikkan keadaan dan menang.
Perubahan di kursi kepelatihan kedua tim ini menunjukkan betapa krusialnya paruh kedua musim bagi Real Sociedad dan Levante untuk berjuang mempertahankan status mereka di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Baik Matarazzo maupun Castro memiliki tugas berat di tangan mereka untuk segera membawa dampak positif dan mengangkat moral tim.
(SA/GN)
sumber : www.foxsports.com
Leave a comment