Moreo Jadi Pahlawan, Pisa Berhasil Curi Poin dari Kandang Cagliari
Pisa sukses mencuri satu poin dari lawatan mereka ke markas Cagliari setelah Stefano Moreo mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir. Laga pekan ke-16 Serie A yang mempertemukan dua rival di zona degradasi ini berakhir dengan skor imbang 2-2 di Unipol Domus, Minggu (21/12).
Jalannya Pertandingan
Cagliari tampil tanpa beberapa pilar seperti Belotti, Ze Pedro, Felici, Liteta, dan Luvumbo. Sementara itu, tim tamu Pisa juga kehilangan Stengs, Cuadrado, Akinsanmiro, dan Nzola.
Peluang pertama pertandingan datang dari pemain Cagliari, Gaetano, yang tendangan melengkungnya setelah serangan balik masih melebar dari tiang jauh. Pisa membalas melalui Tramoni, namun sepakan dari posisi menjanjikan terlalu lemah dan berhasil dihalau kiper Elia Caprile dengan kakinya. Simone Canestrelli sempat mencoba tendangan backheel sensasional dari sepak pojok, namun bola meleset dari sasaran.
Semih Kılıçsoy dari Cagliari, yang menjalani starter pertamanya di Serie A, juga melepaskan tendangan melengkung yang melebar sebelum akhirnya menemukan akurasi yang lebih baik nanti. Pisa berhasil memecah kebuntuan beberapa detik sebelum jeda. Michel Adopo tanpa sengaja menyentuh bola dengan tangan kirinya saat mencoba menghentikan serangan Matteo Tramoni. Tramoni sukses mengeksekusi penalti tersebut, membuat Pisa unggul 1-0 di babak pertama.
Kebangkitan Cagliari dan Gol Penyelamat Pisa
Setelah jeda, Cagliari tampil dengan reaksi yang kuat. Folorunsho menyamakan kedudukan sebelum laga berjalan satu jam dengan sundulan diving usai menerima umpan silang akurat dari Gabriele Zappa di sisi kanan. Beberapa menit berselang, pergerakan serupa menciptakan peluang bagi Alessandro Deiola, namun kali ini gelandang Cagliari itu salah menendang bola sehingga melebar dari tiang dekat.
Kılıçsoy kemudian mencetak gol Serie A pertamanya dengan tendangan melengkung brilian ke sudut jauh dari tepi kotak penalti, membuat Cagliari berbalik unggul. Luca Mazzitelli memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan, tetapi tendangan jarak jauhnya melenceng.
Pemain pengganti Pisa, Lorran, memberikan dampak positif meskipun tendangan jarak dekatnya masih melebar ke kanan Caprile. Gol penyeimbang Pisa akhirnya tiba pada menit ke-88. Leris melepaskan umpan silang rendah ke dalam kotak penalti yang berhasil disambar Moreo dengan sekali sentuh, setelah lepas dari kawalan bek Cagliari.
Pisa bahkan memiliki beberapa peluang untuk memenangkan pertandingan di waktu tersisa. Leris melesakkan tendangan tipis melebar, sementara Meister menghantam sisi luar jaring dari sudut sempit di masa injury time.
Hasil imbang 2-2 ini tentu menjadi hasil yang pahit bagi Cagliari yang sempat unggul di markas sendiri. Namun bagi Pisa, satu poin tandang ini sangat berharga dalam perjuangan mereka untuk menjauh dari zona degradasi Serie A.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment