Steve Kerr Tetap Bersama Warriors Selama Stephen Curry Masih Ada
Pelatih kepala Golden State Warriors, Steve Kerr, menegaskan bahwa dirinya tidak akan meninggalkan tim selama Stephen Curry masih bermain. Dalam sebuah wawancara dengan Zena Keita dari The Athletic Show, Kerr menyatakan, “Saya tidak akan pernah meninggalkan Steph Curry.”
Status Kontrak dan Masa Depan
Pada Februari 2024, Kerr menandatangani perpanjangan kontrak dengan Warriors yang membawanya hingga akhir musim ini. Namun, tanpa adanya kesepakatan baru, masa depan pelatih berusia 60 tahun tersebut di Bay Area tetap menjadi sub-plot yang menarik. Kecuali jika Curry memutuskan untuk pensiun musim panas ini, pernyataan Kerr menunjukkan bahwa dirinya akan tetap berada di tim hingga paling tidak akhir musim 2025-26.
Curry Tak Ingin Pelatih Lain
Dalam wawancara lain dengan ESPN, Curry juga menyampaikan ketidakinginannya untuk bekerja di bawah pelatih lain. “Saya tidak ingin melakukannya. Kami layak mendapatkan kesempatan ini,” ujarnya. Curry menyadari bahwa dalam liga, banyak hal bisa berubah, namun ia merasa situasi tim saat ini sangat unik dan mereka berhak untuk terus melanjutkan kerja sama ini.
Tantangan Tim dan Peluang Juara
Walaupun demikian, peluang Warriors untuk meraih gelar juara mungkin sudah menipis. Sejak menjuarai NBA pada 2022, mereka belum bisa melewati semifinal Wilayah Barat dan saat ini memiliki rekor 14-15 yang menggambarkan keadaan mereka saat ini. Penambahan Jimmy Butler menjelang batas waktu perdagangan 2025 pun tampaknya belum memberikan perubahan signifikan terhadap arah tim.
Kedekatan Kerr dan Curry
Meskipun keadaan tim mungkin tidak mendukung, Kerr mungkin lebih memilih untuk meninggalkan Warriors bersamaan dengan kepergian Curry. Ia memberikan pujian tinggi kepada dua kali MVP tersebut, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi. “Dia adalah salah satu orang terbaik yang pernah saya temui dalam hidup saya,” kata Kerr mengenai Curry. “Bisa datang bekerja setiap hari dan melihat Steph membuat pekerjaan ini terasa berarti.”
Momen Berkesan di Olimpiade
Kerr juga mengenang pengalaman indah saat melatih tim nasional Amerika Serikat di Olimpiade Musim Panas 2024, di mana Curry mencetak delapan tembakan tiga angka dalam pertandingan final dan tampil sangat baik menjelang akhir untuk mengalahkan Prancis. “Momen yang akan selalu saya ingat adalah ketika LeBron [James] dan Kevin [Durant] memberikan kesempatan kepada Steph. Itu menunjukkan penghormatan mereka kepadanya dan betapa tak egoisnya mereka sebagai pemain basket,” ujar Kerr.
Kedalaman Hubungan Antara Pelatih dan Pemain
Keberhasilan yang dicapai bersama telah mengikat Kerr dan Curry dalam cara yang jarang terjadi antara pelatih dan pemain bintang di NBA, terutama dengan tren pemain yang pindah tim semakin sering. Keduanya berhak untuk menentukan kapan mereka akan mengakhiri perjalanan satu sama lain dalam tim ini.
Dengan kenyataan bahwa Warriors sedang dalam fase transisi, keputusan yang diambil Kerr dan Curry ke depannya akan sangat berpengaruh terhadap arah tim dan penggemar mereka. Keberlanjutan kerja sama ini menjadi sangat menarik untuk diikuti dalam beberapa musim mendatang.
(BA/GN)
sumber : bleacherreport.com
Leave a comment