Barcelona Jauhi Pesaing, Raphinha dan Yamal Bawa Blaugrana Unggul Empat Poin
BARCELONA – Barcelona berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga setelah meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Villarreal yang bermain dengan 10 pemain pada Minggu lalu. Penampilan impresif dari dua winger andalan, Raphinha dan Lamine Yamal, menjadi kunci kemenangan bagi raksasa Catalan.
Dominasi Barcelona Berlanjut di La Liga
Barcelona kini unggul empat poin di puncak klasemen, menunjukkan konsistensi mereka di liga. Raphinha, bintang asal Brasil, membuka keunggulan melalui tendangan penalti yang ia menangkan sendiri. Sementara itu, Renato Veiga dari Villarreal diusir keluar lapangan sebelum jeda akibat pelanggaran keras terhadap Lamine Yamal.
Remaja berusia 18 tahun, Yamal, kemudian menggandakan keunggulan Barca di pertengahan babak kedua. Kemenangan ini juga menandai kemenangan liga kedelapan beruntun bagi skuad asuhan Hansi Flick, sekaligus mengembalikan keunggulan mereka atas Real Madrid. Di sisi lain, Villarreal harus turun ke posisi keempat setelah Atletico Madrid menggeser mereka dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Girona.
“Sikap dan mentalitas tim sangat luar biasa, kami bermain sebagai satu kesatuan dan itu sangat menyenangkan untuk dilihat,” kata Flick kepada wartawan.
“Sangat luar biasa bisa menang di sini, lawan yang tangguh, saya menyukai tim ini, bagaimana mereka bermain… sekarang kami unggul empat poin dan ini adalah hal yang sangat baik, juga untuk merayakan Natal.”
Flick sebelumnya memberikan pembelaan keras untuk Raphinha setelah sang pemain tidak masuk dalam tim terbaik ‘The Best’ FIFA minggu lalu. Sang winger segera membayar kepercayaan pelatihnya dengan penampilan penuh aksi di Estadio de la Ceramica, kandang Villarreal. Perlu dicatat, pertandingan ini dimainkan di Spanyol, bukan di Miami seperti rencana awal La Liga yang dibatalkan pada Oktober lalu.
Jalannya Pertandingan dan Performa Kunci
Meski lini pertahanan Barca beberapa kali terlihat goyah dan kesulitan dalam build-up play, kualitas Raphinha, Yamal, serta performa gemilang kiper Joan Garcia menjadi penentu dalam pertandingan yang menghibur ini. Raphinha berhasil memprovokasi pelanggaran dari Santi Comesana di menit ke-12 dan dengan percaya diri mengeksekusi penalti untuk membawa Barca unggul. Ia juga sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang membentur mistar gawang.
Villarreal sempat membalas, namun gol bunuh diri Jules Kounde yang membelokkan umpan silang dianulir karena offside dalam build-up. Kiper Barca, Garcia, melakukan penyelamatan krusial dari tembakan Tajon Buchanan setelah kesalahan Alejandro Balde, nyaris membuat Villarreal menyamakan kedudukan.
Pekerjaan Barca semakin mudah setelah Veiga mendapatkan kartu merah yang tidak perlu karena tekel kerasnya terhadap Yamal sebelum jeda. Barca kemudian mencetak gol kedua setelah kemelut di dalam kotak penalti. Frenkie de Jong memberikan assist untuk Yamal yang dengan tenang menembak bola masuk pada menit ke-63.
Garcia kembali menjadi pahlawan dengan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Rafa Marin dan Georges Mikautadze, memastikan Barca menutup tahun 2026 dengan tiga poin dan clean sheet ketiga berturut-turut di semua kompetisi.
“Dia membantu kami dengan penyelamatannya untuk meraih clean sheet ini, dia pemain penting bagi kami,” aku Flick.
Kounde sempat ditarik keluar karena cedera, namun Flick yakin bek tersebut akan baik-baik saja dan hanya mengalami kram. Barca mengakhiri tahun dengan kondisi yang lebih baik dibandingkan rival Real Madrid, yang mengalahkan Sevilla 2-0 sehari sebelumnya, meskipun masih memiliki beberapa masalah yang perlu dikhawatirkan.
“Sekarang bukan saatnya mereka memberikan trofi, tapi kami melakukannya dengan baik, di jalur yang benar, kami adalah pemimpin, kami masih hidup di (kompetisi lain), jadi kami senang,” ujar De Jong.
Atletico Madrid Merangkak Naik
Sementara itu, Atletico Madrid juga meraih kemenangan penting. Gol spektakuler dari jarak jauh oleh Koke, tembakan Conor Gallagher yang memantul, dan gol telat ketiga dari Antoine Griezmann membawa Atletico mendekat, kini hanya tertinggal enam poin dari Barca.
Atletico mengamankan kemenangan keempat beruntun di semua kompetisi dalam sore yang relatif mudah di Montilivi Stadium, kandang Girona. Marcos Llorente kembali ke starting lineup Atletico setelah cedera, dan tim asuhan Simeone tidak pernah terlihat akan terpeleset melawan tim yang berada di posisi ke-18 itu.
“Untuk mencapai tempat yang kami inginkan, 100 persen saja tidak cukup,” kata pelatih Diego Simeone, menyerukan lebih banyak dari timnya di tahun baru.
Setiap kali kami melihat Real Madrid dan Barcelona, saya memikirkannya… kami harus memberikan 110 persen atau 120 persen.”
Koke membuka skor dengan tembakan keras ke pojok atas gawang ketika bola jatuh padanya di luar kotak penalti, menandai gol ke-50 untuk Atletico.
“Saya tidak banyak menembak, saya lebih sering menjadi penyedia assist,” aku Koke.
“Namun ketika bola datang seperti itu, saya hanya berpikir untuk menembak dan syukurlah masuk.”
Girona hampir menyamakan kedudukan, namun aksi penyelamatan spektakuler dari kiper Slovenia Atletico, Jan Oblak, yang berhasil menepis tembakan Axel Witsel, menggagalkan peluang tersebut. Mantan gelandang Chelsea, Gallagher, mencetak gol kedua, dan Griezmann, yang kini sering tampil sebagai pemain pengganti, memastikan kemenangan dengan tendangan mendatar di akhir pertandingan, gol keduanya dalam dua pertandingan terakhir.
(SA/GN)
sumber : www.chinadaily.com.cn
Leave a comment