Home Basket NBA NBA 22 Desember: Kemenangan Gemilang dan Kejutan Pahit!
NBA

NBA 22 Desember: Kemenangan Gemilang dan Kejutan Pahit!

Share
NBA 22 Desember: Kemenangan Gemilang dan Kejutan Pahit!
Share

Rangkuman Pertandingan NBA 22 Desember 2025

Malam yang sibuk di liga menampilkan sejumlah pertandingan menarik dengan hasil beragam. Berikut adalah ringkasan hasil akhir pertandingan yang berlangsung pada 22 Desember 2025 beserta momen-momen kunci dari masing-masing laga.

Charlotte Hornets vs. Cleveland Cavaliers (132–139)

Charlotte Hornets vs. Cleveland Cavaliers
Charlotte Hornets guard Sion James (4) berusaha mencetak poin di samping Cleveland Cavaliers center Thomas Bryant (3) di Rocket Arena. Kredit: David Richard-Imagn Images

Cleveland Cavaliers (pemenang)

Cavaliers meraih kemenangan lewat serangan seimbang dan eksekusi yang kuat pada akhir pertandingan. Darius Garland tampil cemerlang dengan mencetak 27 poin dan mencatatkan 10 assist, memberikan tidak hanya kesempatan untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk rekan-rekannya. Cleveland tetap tenang ketika Charlotte berusaha mengejar dan mengakhiri pertandingan dengan baik di kuarter keempat.

Charlotte Hornets (kalah)

Walaupun Hornets menunjukkan performa menyerang yang mengesankan, mereka tidak bisa mengikuti ritme Cavaliers di momen-momen penting. LaMelo Ball hampir mencatatkan triple-double dengan 23 poin dan 9 assist, tetapi kesalahan defensif di akhir laga menjadi penyebab kekalahan. Meskipun begitu, output skor yang tinggi menjadi sinyal positif untuk ke depan.

Indiana Pacers vs. Boston Celtics (95–103)

Indiana Pacers vs. Boston Celtics
Pascal Siakam (43) dari Indiana Pacers mengontrol bola saat dijaga oleh Baylor Scheierman (55) dari Boston Celtics di TD Garden. Kredit: Bob DeChiara-Imagn Images

Boston Celtics (pemenang)

Celtics mengatasi awal yang tidak merata dengan memperketat pertahanan dan mengontrol permainan di babak kedua. Jaylen Brown menjadi bintang dengan 31 poin dan 9 rebound, memberikan dorongan konsisten untuk tim. Lima kontribusi dari bangku cadangan juga berperan penting dalam stabilisasi permainan saat starter istirahat.

Indiana Pacers (kalah)

Pacers memulai dengan baik tetapi kesulitan untuk mempertahankan momentum setelah jeda. Pascal Siakam memimpin dengan 25 poin, namun serangan Indiana terhambat saat Celtics meningkatkan tekanan pertahanan. Peluang yang terlewatkan di paruh kedua membuat Pacers tidak mampu merebut kembali kendali.

Dallas Mavericks vs. New Orleans Pelicans (113–119)

Dallas Mavericks vs. New Orleans Pelicans
Anthony Davis dari Dallas Mavericks menggerakkan bola melawan Trey Murphy III dan Derik Queen dari New Orleans Pelicans di Smoothie King Center. Kredit: Stephen Lew-Imagn Images

New Orleans Pelicans (pemenang)

Pelicans menutup pertandingan dengan kuat, memanfaatkan permainan fisik dan pencetakan poin tepat waktu untuk membalikkan keadaan dari Mavericks. Zion Williamson berhasil mencetak 24 poin dan 9 rebound, tampil dominan di momen krusial. Dukungan dari Derik Queen dengan double-double juga membantu mengendalikan area cat.

Baca juga:  Snoop Dogg Siap Komentari Pertandingan NBA di NBC/Peacock!

Dallas Mavericks (kalah)

Mavericks mendapatkan penampilan impresif dari Anthony Davis yang mencetak 35 poin. Meskipun ofensif mereka berjalan cukup baik, mereka mengalami kesulitan defensif di kuarter terakhir. Kesalahan yang terjadi di saat-saat krusial memberikan momentum kepada New Orleans. Walau kalah, hasil ofensif Dallas tetap optimis.

Utah Jazz vs. Denver Nuggets (112–135)

Utah Jazz vs. Denver Nuggets
Bruce Brown dari Denver Nuggets mengontrol bola saat dijaga oleh Kyle Filipowski dari Utah Jazz di Ball Arena. Kredit: Isaiah J. Downing-Imagn Images

Denver Nuggets (pemenang)

Nuggets menguasai pertandingan sejak awal dengan serangan efisien dan pergerakan bola yang baik. Nikola Jokić mencatatkan triple-double dengan 14 poin, 13 rebound, dan 13 assist, dengan perannya yang krusial dalam penguasaan serangan. Keunggulan yang dibangun di paruh pertama tidak terlepas, menunjukkan kedalaman dan disiplin tim.

Utah Jazz (kalah)

Jazz kesulitan menghentikan serangan Nuggets dan tertinggal sejak awal. Meski menunjukkan semangat dan usaha, mereka tidak mampu memperbaiki kesalahan defensif yang membuat comeback sulit dilakukan. Kemenangan ini menunjukkan perlunya konsistensi pertahanan bagi Utah.

Memphis Grizzlies vs. Oklahoma City Thunder (103–119)

Memphis Grizzlies vs. Oklahoma City Thunder
Shai Gilgeous-Alexander dari Oklahoma City Thunder berusaha melewati Olivier-Maxence Prosper dan Jaren Jackson Jr. dari Memphis Grizzlies di Paycom Center. Kredit: Alonzo Adams-Imagn Images

Oklahoma City Thunder (pemenang)

Shai Gilgeous-Alexander membawa Thunder dengan 31 poin, mengarahkan tim menuju kemenangan yang terkontrol dan efisien. Thunder memanfaatkan peluang transisi dan memperketat pertahanan setelah jeda, membuat Memphis kesulitan untuk mendapatkan tembakan bersih. Skoring yang seimbang memastikan jarak aman hingga akhir pertandingan.

Memphis Grizzlies (kalah)

Grizzlies kesulitan mengikuti irama dan efisiensi Oklahoma City. Kuarter ketiga yang lambat menjadi pemicu kesulitan, dan beberapa pemain utama tidak mampu menunjukkan performa terbaik mereka. Memphis perlu berbenah defensif setelah kekalahan ini.

Orlando Magic vs. Golden State Warriors (97–120)

Orlando Magic vs. Golden State Warriors
Moses Moody dari Golden State Warriors berusaha mencetak poin melawan Noah Penda dari Orlando Magic di Chase Center. Kredit: Eakin Howard-Imagn Images

Golden State Warriors (pemenang)

Warriors mengendalikan pertandingan dari awal hingga akhir dengan efisiensi dalam mencetak poin dan pertahanan perimeter yang solid. Stephen Curry mencetak 26 poin, memimpin ofensif dengan baik. Warriors berhasil mengurangi peluang skor Magic dan terus memperlebar keunggulan. Kontribusi dari bangku cadangan semakin memperkokoh kebangkitan ini.

Baca juga:  VIDEO Hornets Win 8 Straight, Longest Win Streak in 25 YEARS 🚨 | Top Plays

Orlando Magic (kalah)

Magic kesulitan untuk mengejar gerakan bola dan tembakan Golden State. Franz Wagner dan rekan-rekannya tidak dapat membangun momentum ofensif yang berkelanjutan. Keterlambatan dalam mengejar ketertinggalan membuat hasil akhir menjadi berat sebelah.

Detroit Pistons vs. Portland Trail Blazers (110–102)

Detroit Pistons vs. Portland Trail Blazers
Deni Avdija dari Portland Trail Blazers mengontrol bola di paruh kedua melawan Javonte Green dari Detroit Pistons di Moda Center. Kredit: Troy Wayrynen-Imagn Images

Detroit Pistons (pemenang)

Pistons meraih kemenangan meski sempat kehilangan sebagian besar keunggulan awal. Jalen Duren menjadi pilar tim dengan 26 poin dan 10 rebound, memberikan skor konsisten di dalam cat. Penyesuaian defensif di kuarter keempat membantu Detroit kembali menguasai permainan. Kemenangan ini menunjukkan ketahanan Pistons di partai ketat.

Portland Trail Blazers (kalah)

Blazers berusaha bangkit di akhir tetapi tidak bisa mengejar ketertinggalan. Deandre Clingan mencatatkan double-double dengan 17 poin dan 10 rebound, meski eksekusi ofensif yang tidak konsisten membatasi peluang kebangkitan. Kekalahan ini menyoroti perlunya kemampuan eksekusi akhir yang lebih baik.

Kesimpulan

Malam ini menampilkan banyak pertarungan ketat, penampilan individu yang mencolok, dan beberapa kemenangan berkelas. Hasil-hasil ini menambah dinamika pada klasemen dan mempersiapkan panggung untuk apa yang akan datang dalam kelanjutan musim ini.

(BA/GN)
sumber : www.thebiglead.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Tiga Kunci Pertandingan Thunder di Malam Kedua di Detroit
NBA

Tiga Kunci Pertandingan Thunder di Malam Kedua di Detroit

Tiga kunci kemenangan Thunder di malam kedua di Detroit adalah pertahanan kokoh,...

Odom memaafkan Cuban setelah ingin 'bersihkan ruang ganti'
NBA

Odom memaafkan Cuban setelah ingin ‘bersihkan ruang ganti’

Odom akhirnya memaafkan Cuban setelah insiden ingin 'membersihkan ruang ganti', menunjukkan sikap...

Haruskah NBA menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan?
NBA

Haruskah NBA menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan?

Dalam perdebatan apakah NBA harus menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan, argumen...

Pistons Tantang Thunder di Little Caesars Arena: Pertarungan Dua Unggulan!
NBA

Pistons Tantang Thunder di Little Caesars Arena: Pertarungan Dua Unggulan!

Pistons siap menghadapi Thunder di Little Caesars Arena dalam pertarungan seru antara...