Draymond Green: Suspensi yang Menghadirkan Momen Berharga di Natal
Draymond Green telah menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai seorang profesional NBA dengan Natal yang selalu terjadwal. Namun, pada bulan Desember 2023, rutinitas Natalnya berubah drastis. Sebuah suspensi dari liga memaksanya menjauh dari lapangan dan menghabiskan waktu di rumah. Ternyata, hal ini menjadi berkah tersendiri bagi veteran Warriors ini, karena ia bisa menyaksikan anak-anaknya membuka hadiah.
Suspensi Natal yang Tidak Terduga
Moment ini terjadi saat salah satu periode paling sulit dalam karirnya. Meskipun Green merasakan frustrasi akibat suspensi tersebut, ia menyadari bahwa itu adalah salah satu Natal terbaik dalam hidupnya. Seperti banyak bintang NBA lainnya, ia rindu menghabiskan waktu bersama keluarga di waktu natal.
Green mengakui bahwa Natal jarang terasa seperti biasanya bagi para pemain NBA. Jadwal pertandingan sering kali menghilangkan tradisi yang mereka cintai. Selama 12 pertandingan yang ia jalani setelah insiden dengan Jusuf Nurkic, rutinitas Natalnya berubah total.
“Itu luar biasa. Sungguh mengagumkan,” ujar Green kepada ESPN. “Biasanya, Natal bukan seperti yang kamu kenang saat kecil, di mana kamu berkumpul dengan keluarga. Kami sering berada di perjalanan.”
Alih-alih terbang menuju Denver, Green tinggal di rumah dan membuka hadiah bersama anak-anaknya. Ia merasakan sepenuhnya momen di pagi Natal, sesuatu yang tidak dapat ia lakukan di musim sebelumnya, di mana ia hanya bisa membiarkan anak-anaknya membuka satu hadiah sebelum pertandingan.
Persepsi Natal bagi Pemain NBA
Meskipun Green menjadi salah satu dari sepuluh pemain yang mencatat triple-double pada hari Natal, ia mengakui bahwa hari tersebut bisa terasa berat.
“Sebagai pemain NBA, kamu ingin tampil di panggung besar, di mana semua orang menonton,” tambahnya. “Tapi sebagai manusia, itu sangat menyedihkan.”
Green juga menambahkan bahwa perhatian media dan rutinitas yang berbeda membuat Natal menjadi kurang berkesan. Dengan semakin populer pertandingan NFL yang diadakan pada hari Natal, dirinya merasakan bahwa kehadiran NBA di hari tersebut mulai berkurang.
Konflik dalam dan luar Lapangan
Suspensi Green berasal dari pelanggaran keras terhadap Nurkic dan menambah ketegangan pada musim yang sudah sulit. NBA menilai rekam jejak Green yang sering melakukan tindakan tidak sportif dan mewajibkannya mengikuti pertemuan dengan pejabat liga sebelum kembali ke lapangan. Ia juga terkena sanksi finansial dan pengawasan publik.
“Saya tidak akan meminta maaf untuk hal-hal yang saya lakukan dengan sengaja, tetapi saya minta maaf kepada Jusuf karena saya tidak bermaksud untuk melukainya,” tutup Green usai insiden tersebut.
Melalui kegagalan dan tantangan, Green tetap diharapkan oleh timnya. Pelatih Steve Kerr menyatakan bahwa kebutuhan tim akan keberadaan Green sangat penting.
“Kami membutuhkan dia. Dia tahu itu,” kata Kerr. “Dia harus menemukan cara untuk tetap tenang dan berada di lapangan untuk teman-temannya.”
Bagi Green, suspensi yang tidak terduga ini menjadi hadiah dan salah satu kenangan Natal yang paling berarti dalam hidupnya.
(BA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment