Drama di Neodif XXL Arena! Nantes Tahan Imbang PSG, Rekor Tak Terkalahkan Kedua Tim Berlanjut
Dua raksasa bola tangan putra Prancis, HBC Nantes dan Paris Saint-Germain Handball (PSG), kembali membuktikan dominasi mereka dengan melanjutkan rekor tak terkalahkan dalam 15 pertandingan liga berturut-turut.
Dalam duel sengit pada lanjutan Liquid Moly Star League 2025-26, tepatnya pada pekan ke-15 yang digelar di Neodif XXL Arena di Nantes, Prancis, kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 31-31. Hasil ini tercipta berkat gol penyeimbang dramatis yang dicetak Nantes sesaat sebelum pertandingan berakhir.
Meski hasil imbang ini menghentikan rentetan 14 kemenangan beruntun PSG yang kini memimpin klasemen dengan 14 kemenangan dan 1 seri (29 poin), mereka tetap menjaga rekor tak terkalahkannya. Sementara itu, peringkat kedua Nantes mencatatkan 12 kemenangan dan 3 seri (27 poin), memperpanjang rekor fenomenal mereka menjadi 15 pertandingan tanpa kekalahan.

Jalannya Pertandingan: Drama di Neodif XXL Arena
Sejak awal pertandingan, aroma sengit sudah terasa. Kiper Nantes, Ivan Pesic, langsung mencuri perhatian dengan memblok tembakan 7 meter PSG, memberikan momentum awal bagi timnya. Namun, Elohim Prandi dari PSG dan Aymeric Minne dari Nantes dengan cepat saling berbalas gol, memanaskan atmosfer stadion yang dipenuhi penonton.
Keseimbangan ketat bertahan hingga menit ke-15 babak pertama dengan skor 7-7. Namun, pertahanan solid dan penyelamatan gemilang dari kiper PSG mulai memecah kebuntuan. PSG berhasil memimpin 12-10 melalui serangan cepat yang sukses, dan menutup babak pertama dengan keunggulan dua poin, 18-16.
Memasuki babak kedua, PSG tampak lebih mendominasi. Meskipun kiper Nantes, Nacho Biosca, sempat memukau penonton dengan penyelamatan ganda yang fantastis, PSG terus melesat. Dengan serangan berbasis pivot yang efektif, mereka berhasil memperlebar jarak menjadi 24-19 pada menit ke-11 babak kedua.
Di tengah krisis tersebut, pelatih Nantes, Gregory Cojean, mengambil waktu istirahat dan memasukkan Rok Ovnicek. Pergantian ini terbukti menjadi kartu AS. Nantes mulai mengejar ketertinggalan berkat penampilan apik Ovnicek, dan Aymeric Minne berhasil memperkecil skor menjadi 28-29 saat pertandingan menyisakan empat menit.
Puncak drama pertandingan tersaji di menit-menit akhir. Ketika PSG gagal memanfaatkan peluang serangan terakhirnya, Nantes berhasil merebut bola dan melancarkan serangan kilat. Noam Leopold, yang menerima bola, dengan tenang menyelesaikannya dari sisi kiri meski dalam posisi sulit dengan sudut sempit, menyamakan skor menjadi 31-31.
Statistik Kunci
- Untuk HBC Nantes:
- Noam Leopold dan Aymeric Minne masing-masing mencetak 6 gol.
- Kiper Nacho Biosca membuat 8 penyelamatan.
- Untuk Paris Saint-Germain:
- Elohim Prandi mencetak 10 gol.
- Kamil Syprzak mencetak 7 gol.
- Kiper Mikkel Lovkvist melakukan 13 penyelamatan.
Hasil imbang ini tidak hanya menyajikan tontonan yang mendebarkan tetapi juga menegaskan persaingan ketat di puncak Liquid Moly Star League 2025-26. Dengan selisih poin yang tipis, rekor tak terkalahkan kedua tim menjadi motivasi besar untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara di musim yang panjang ini.
(SA/GN)
sumber : www.mk.co.kr
Leave a comment