Islam Makhachev Incar Kamaru Usman untuk Pertahanan Gelar Welterweight UFC Pertamanya
Juara kelas welterweight UFC yang baru, Islam Makhachev, telah mengungkapkan alasan kuat mengapa ia sangat menginginkan Kamaru Usman sebagai lawan pertamanya untuk mempertahankan sabuknya. Makhachev yakin Usman akan menjadi tantangan terberat yang bisa dihadapinya.
Usman, Tantangan Terbesar Menurut Makhachev
Dalam sebuah wawancara, Makhachev menjelaskan mengapa mantan juara tersebut pantas mendapatkan kesempatan untuk merebut kembali gelarnya, meskipun ada sejumlah penantang potensial lainnya seperti Michael Morales, Ian Machado Garry, Carlos Prates, dan Shavkat Rakhmonov yang tak terkalahkan.
“Saya bilang saya ingin bertarung dengan Kamaru Usman selanjutnya,” kata Makhachev. “Meskipun media tidak terlalu percaya pada pertarungan ini seperti yang saya lihat, tapi menurut saya, Usman akan dengan mudah mengalahkan para petarung baru seperti Morales, Prates… mereka belum teruji.”
“Saya pikir Usman akan menjadi pertarungan tersulit bagi saya dan dari segi media, kami bisa membangunnya dengan baik. Seperti, mantan juara, dengan pertahanan gelar terbanyak di divisi berat saya, kami bisa mempromosikan pertarungan ini dengan baik dan membuatnya menyenangkan untuk ditonton.”
Rekam Jejak ‘The Nigerian Nightmare’
Usman, yang juga berbagi manajemen dengan Makhachev, mendominasi divisi welterweight dari tahun 2019 hingga 2022, mencatat lima pertahanan gelar berturut-turut dan menempatkan dirinya sebagai salah satu petarung terbaik di generasinya. Namun, ia kemudian mengalami masa sulit dengan tiga kekalahan beruntun, termasuk dua pertarungan gelar melawan rivalnya, Leon Edwards. Usman baru kembali ke jalur kemenangan pada Juni lalu saat mengalahkan Joaquin Buckley.
Kemenangan Krusial Atas Buckley
Pada saat itu, Buckley sedang dalam enam kemenangan beruntun yang mengesankan, dan Makhachev percaya ia berpotensi mendapatkan kesempatan meraih gelar sebelum Usman menghentikannya. Berdasarkan hal tersebut, Makhachev melihat Usman layak mendapatkan kesempatan kejuaraan lagi.
“Buckley adalah salah satu penantang,” kata Makhachev. “Usman dengan sederhana membongkarnya dan semua orang sudah melupakan orang ini, tetapi jika Buckley menang, dia pasti akan menjadi penantang nomor satu.”
Rekor Gemilang Islam Makhachev
Makhachev sendiri sedang dalam 16 kemenangan beruntun, menyamai rekor kemenangan terpanjang dalam sejarah UFC bersama legenda Anderson Silva. Sebelum menjadi juara welterweight, Makhachev memegang sabuk lightweight, berhasil mempertahankannya empat kali berturut-turut sebelum naik divisi untuk merebut sabuk 170 pon dari Jack Della Maddalena di UFC 322.
Menanti Keputusan UFC
Ia berharap UFC akan segera membuat keputusan mengenai pertarungan selanjutnya. Makhachev tetap santai dan percaya diri terhadap posisinya sebagai juara.
“Ada banyak pilihan untuk saya,” kata Makhachev. “Divisi saya sangat hidup sekarang, welterweight sangat hidup sekarang, jadi ada pilihan. Kita lihat saja. Sebenarnya, saya tidak peduli. UFC mungkin akan menawarkan seseorang kepada saya segera dan saya mengatakan kepada mereka bahwa saya tidak peduli karena saya merasa akan bertahan di divisi ini untuk waktu yang lama. Memegang sabuk dan merasa nyaman.”
Keputusan UFC akan sangat dinantikan untuk menentukan langkah pertama Islam Makhachev sebagai raja baru kelas welterweight. Pilihan lawan pertahanan gelarnya akan menjadi penentu arah dominasinya di divisi baru ini.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment