Kapan ‘The Notorious’ Kembali? Menanti Comeback Conor McGregor di UFC
Satu tahun lagi kalender UFC telah berlalu, namun lagi-lagi sosok Conor McGregor tidak terlihat di dalam oktagon. Jika dihitung, ini adalah empat tahun berturut-turut sang bintang absen dari arena pertarungan.
McGregor, yang mencapai puncak ketenarannya saat menjadi juara dua divisi UFC secara bersamaan pada November 2016, terakhir kali berkompetisi pada 10 Juli 2021 di UFC 264. Kala itu, ia kalah TKO dari Dustin Poirier setelah mengalami patah kaki di akhir Ronde 1. Kepulangan McGregor ke oktagon awalnya terhambat oleh proses pemulihan cedera tersebut, namun seiring waktu, situasinya menjadi semakin rumit.
Mengapa Conor McGregor Absen Begitu Lama dari Octagon?
Ada beberapa alasan mengapa McGregor (rekor 22-6 MMA, 10-4 UFC) sudah lama tidak bertarung. Pertama, ia menghadapi serangkaian masalah pribadi selama empat setengah tahun terakhir. Yang paling signifikan adalah pada November 2024, juri di Irlandia menyatakan McGregor bertanggung jawab atas kasus penyerangan seksual terhadap seorang wanita di sebuah hotel di Dublin pada Desember 2018.
Selain masalah pribadi, McGregor juga mencurahkan banyak waktu dan tenaga untuk mempromosikan Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC), di mana ia menjadi pemilik minoritas pada April 2024. Ia juga sibuk mengelola restorannya, Black Forge Inn, di Dublin.
Seolah urusan pribadi dan profesionalnya belum cukup, keraguan tentang keinginannya untuk bertarung semakin mencuat mengingat gaya hidup mewah dan suka berpesta yang terus-menerus ia pamerkan di media sosialnya.
Akankah Conor McGregor Bertarung pada 2026?
Patut diakui, McGregor seharusnya menjadi penampil utama UFC 303 melawan Michael Chandler pada Juni 2024. Namun, ia terpaksa mundur satu bulan sebelum pertarungan setelah mengalami patah jari kelingking saat latihan. Setelah itu, tampaknya tidak ada desakan maupun minat dari McGregor untuk segera menjadwalkan ulang pertarungan tersebut, membuat masa depan pertarungannya kembali tidak jelas.
Dengan bergantinya kalender ke tahun 2026, ada satu acara UFC yang sangat masuk akal bagi McGregor, yang kini berusia 37 tahun, untuk akhirnya kembali: ‘White House card’ yang dijadwalkan pada 14 Juni. Hampir segera setelah Presiden Donald Trump mengumumkan pada Juli lalu bahwa acara UFC akan berlangsung di halaman Gedung Putih, McGregor langsung menyatakan ingin dilibatkan. Namun, ia kemudian menyebutkan harga $100 juta untuk jasanya, yang menimbulkan keraguan tentang kemungkinan kembalinya McGregor.
Yang menguntungkan McGregor adalah fakta bahwa CEO UFC Dana White telah menjanjikan “kartu pertandingan terganas sepanjang masa” akan disiapkan untuk acara di Gedung Putih tersebut. Dan seperti yang baru-baru ini dipertanyakan oleh analis UFC Daniel Cormier, bisakah White dan UFC benar-benar memenuhi janji itu tanpa melibatkan bintang terbesar promotor tersebut?
Michael Chandler sendiri masih percaya bahwa ia akan bertarung melawan McGregor di Gedung Putih. McGregor juga tampaknya siap. Kita hanya perlu menunggu dan melihat apakah ini akan menjadi kenyataan. John Kavanagh, pelatih McGregor, bahkan menyatakan anak didiknya “sepenuhnya terkunci” untuk kembali ke UFC di Gedung Putih. Semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi dari pihak promotor.
(OL/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com
Leave a comment