John Cena Pensiun dari WWE: Ukir Sejarah, Raih Grand Slam, dan Kalahkan Cristiano Ronaldo di Polling Populer
Keputusan John Cena untuk pensiun dari dunia WWE menjadi momen yang penuh emosi bagi penggemar gulat profesional. Sebuah karier yang langka, di mana seorang atlet bisa mempertahankan bobot, umur panjang, dan dampak budaya sebesar dirinya. Setelah lebih dari dua dekade malang melintang di puncak, sang “Pemimpin Cenation” akhirnya menutup babak tersebut, mengakhiri sebuah era dengan perjalanan perpisahan yang diwarnai perayaan sekaligus konfrontasi.
Karier Gemilang dan Aksi Mengejutkan
Periode akhir karier Cena di WWE jauh dari kata biasa. Untuk pertama kalinya, ia melakukan ‘heel turn’ atau beralih menjadi karakter antagonis, sebuah langkah yang diyakini banyak penggemar tak akan pernah terjadi. Keputusan berani ini sukses mendefinisikan ulang karakter dirinya di mata publik.
Aksi tersebut menjadi fondasi bagi kemenangannya di acara utama WrestleMania melawan Cody Rhodes. Di laga ini, Cena berhasil merebut Kejuaraan WWE yang Tak Terbantahkan, menjadikannya juara dunia WWE untuk ke-17 kalinya. Ini menambah satu lagi catatan penting dalam rekam jejaknya yang sudah legendaris.
Meraih Gelar Grand Slam
Tur perpisahan John Cena tak berhenti di situ saja. Ia kemudian berhasil mengalahkan Dominik Mysterio untuk memenangkan Kejuaraan Interkontinental, sebuah kemenangan yang melengkapi perjalanannya sebagai seorang Grand Slam Champion. Pencapaian simbolis ini mengisi salah satu dari sedikit “kekosongan” dalam kariernya, semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu superstar WWE terhebat sepanjang masa.
Momen Perpisahan yang Penuh Kontroversi
Penampilan terakhir Cena di atas ring terjadi pada 13 Desember, dalam sebuah acara yang disebut ‘Acara Utama Sabtu Malam’, di mana ia berhadapan dengan Gunther. Pertandingan itu berakhir dengan sangat mengejutkan ketika Cena melakukan ‘tap out’ atau menyerah. Reaksi penggemar langsung membanjir dan penuh perdebatan.
Bagi karakter yang selama ini dikenal dengan mantra “Never Give Up,” tindakan menyerah itu terasa sangat tidak terduga bagi banyak penggemar, bahkan hampir bertentangan dengan semua yang selama ini Cena representasikan.
Penjelasan John Cena Mengenai Tap Out
Beberapa hari setelah pertandingan tersebut, Cena menjelaskan momen tap out-nya dalam podcast “What Do You Wanna Talk About?” bersama Cody Rhodes. Ia menggambarkan tindakan menyerah itu sebagai “berjalan dengan damai,” membandingkannya dengan akhir yang wajar daripada sebuah kekalahan mutlak.
Cena juga menyamakannya dengan adegan kepergian Obi-Wan Kenobi di Star Wars, yakni sebuah penerimaan sadar akan akhir, bukan kegagalan. Ini adalah penjelasan reflektif yang langka, mengubah momen tersebut menjadi simbol penutupan, bukan kehancuran karier.
Pengaruh di Luar Ring: Kalahkan Cristiano Ronaldo dalam Voting
Tidak lama setelah pengumuman pensiunnya, John Cena meraih pencapaian luar biasa lainnya. Ia terpilih sebagai ‘Person of the Year’ 2025 melalui voting penggemar, sebuah bukti nyata pengaruhnya yang melampaui dunia gulat.
Dalam voting tersebut, Cena berhasil mengungguli megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo dengan selisih tipis 55 banding 45 persen. Hasil ini jelas menggarisbawahi besarnya loyalitas dan kekaguman yang masih ia dapatkan dari penggemar di seluruh dunia.
Legasi Abadi Sang Ikon
Dengan sederet pencapaian ini, John Cena tidak hanya mengukuhkan dirinya sebagai legenda gulat, tetapi juga sebagai figur yang memiliki dampak signifikan di luar ring. Kepergiannya dari WWE menandai berakhirnya sebuah era, namun warisannya sebagai seorang juara, entertainer, dan inspirasi akan terus dikenang oleh jutaan penggemar di seluruh dunia.
(SA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment