Momen-Momen yang Mengguncang NBA 2025
Tahun 2025 menjadi babak penting dalam sejarah NBA, ditandai oleh kemunculan bakat-bakat muda, ketahanan tim, dan langkah berani dalam manajemen. Dari dominasi Shai Gilgeous-Alexander bersama Oklahoma City Thunder hingga kejutan langkah Tyrese Haliburton mengantarkan Indiana Pacers, serta kepindahan megabintang Luka Doncic ke Los Angeles Lakers, inilah rangkuman momen yang mendefinisikan liga tahun ini.
Revolusi Pemuda: Thunder Raih Gelar Juara
Pada tahun 2025, Oklahoma City Thunder menjadi tim yang paling mencolok dalam aspek kepemudaan. Dengan rata-rata usia 25,2 tahun, mereka menjadi tim kedua termuda dalam sejarah NBA yang mengamankan gelar juara, setelah mengalahkan Indiana Pacers dalam tujuh pertandingan di Final. Gelar ini menyusul proses rebuild yang cukup panjang.
Thunder memulai musim dengan gemilang, meraih 7 kemenangan berturut-turut dan akhirnya menutup musim reguler dengan rekor terbaik franchise yakni 68-14.
Shai Gilgeous-Alexander menjelma menjadi pemain ikonik, mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang meraih gelar scoring title, regular-season MVP, Conference Finals MVP, dan NBA Finals MVP dalam satu musim. Rata-rata 32,7 poin per pertandingan dan total 2.484 poin selama musim reguler menjadi bukti dominasi yang ditunjukkan oleh Gilgeous-Alexander.
Di Final, ia mencetak rata-rata 30,3 poin, 4,6 rebound, dan 5,6 assist. Keberhasilan Thunder mengamankan gelar juara di Game 7 dengan skor 103-91 menandakan bahwa masa depan jelas telah tiba.
Pacers dan Keberanian yang Tak Terbendung
Jika Thunder mewakili generasi muda, maka Indiana Pacers menunjukkan keyakinan dan ketahanan. Tanpa banyak sorotan sebelumnya, mereka menjelma menjadi tim yang sulit diabaikan di postseason.
Dipimpin oleh Tyrese Haliburton, Pacers bermain tanpa beban. Mereka membuat kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Giannis Antetokounmpo dan Milwaukee Bucks dalam lima pertandingan, sebelum melanjutkan perjalanan menantang Donovan Mitchell dan Cleveland Cavaliers, serta Jalen Brunson dan New York Knicks untuk mencapai Final NBA pertama mereka sejak 2000.
Haliburton menunjukkan kemampuannya dengan membuat buzzer-beater gemilang di Game 1 Final, tetapi sayangnya, di Game 7, ia mengalami cedera serius dengan robeknya tendon Achilles yang membuat harapan mereka pupus.
Pindah ke Hollywood: Luka Doncic Bergabung dengan LeBron di LA
Selain prestasi Thunder dan perjalanan tak terlupakan Pacers, ada satu momen yang mengguncang liga tahun ini. Dalam salah satu perdagangan paling mengejutkan dekade ini, Dallas Mavericks mengirim Luka Doncic ke Los Angeles Lakers, dengan Anthony Davis juga terlibat dalam transaksi ini.
Langkah ini mempertemukan Doncic dengan LeBron James, membawa harapan baru bagi Lakers untuk masa depan yang kompetitif. Sementara itu, Mavericks memanfaatkan perdagangan ini untuk menggabungkan Davis dengan Kyrie Irving dan mendapatkan pilihan pertama dalam NBA Draft 2025, yaitu Cooper Flagg.
Walaupun kedua tim tidak meraih sukses instan di postseason—Lakers tereliminasi di babak pertama dan Mavericks tidak lolos ke playoff—perdagangan ini tetap mencuri perhatian ramai dan akan selalu diingat sebagai langkah berani.
Dengan semua momen tak terlupakan ini, jelas bahwa 2025 adalah tahun transisi yang signifikan bagi NBA, baik bagi tim maupun pemain. Segala kejadian ini memberi warna tersendiri pada perjalanan kompetisi ke depan.
(BA/GN)
sumber : www.onesports.ph
- Anthony Davis
- basketball
- bola basket
- BUCKS
- Cavaliers
- Cleveland Cavaliers
- Dallas Mavericks
- Donovan Mitchell
- Giannis Antetokounmpo
- Indiana Pacers
- jalen-brunson
- knicks
- Kyrie Irving
- Lakers
- LeBron James
- Los Angeles Lakers
- Mavericks
- Milwaukee Bucks
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- New York Knicks
- Oklahoma City Thunder
- Pacers
- Shai Gilgeous-Alexander
- Thunder
- tyrese-haliburton
Leave a comment