6 Superfans Terbesar di NBA yang Selalu Menyemarakkan Pertandingan
NBA bukan hanya tentang aksi di lapangan, tetapi juga suasana yang dibawa oleh para penggemar setia di kursi depan. Kursi di pinggir lapangan kini menjadi simbol status yang menunjukkan pengalaman elit bagi para penggemar. Pada tahun 2017, seorang penggemar bahkan membayar $133 ribu untuk dua kursi di NBA Finals Game 5 antara Warriors dan Cavaliers. Mereka bukan sekadar menonton, tetapi merupakan “superfans” yang terlibat langsung dan menjadwalkan aktivitas mereka dengan playoff. Berikut enam wajah yang menjadi pilar penggemar NBA hingga akhir tahun 2025.
1. Jack Nicholson (Los Angeles Lakers)
Jack Nicholson adalah superfan yang tak terbantahkan, sering disebut “Kakek dari Courtside”. Meskipun pada usia 88 tahun ia kini lebih jarang muncul, kehadiran Nicholson di Crypto.com Arena tetap membawa suasana istimewa. Ia telah menjadi pemegang tiket setia sejak tahun 1970-an dan menunjukkan kecintaannya pada Lakers dengan klausul tidak ada pengambilan gambar selama pertandingan di kontrak filmnya.
2. Spike Lee (New York Knicks)
Cinta Spike Lee terhadap Knicks dimulai sejak ia masih kecil, ketika ayahnya membawanya menonton pertandingan di Madison Square Garden yang ketiga sebelum dihancurkan pada 1968. Lee sering terlihat di pinggir lapangan mengenakan warna oranye dan biru, serta sepatu khusus. Ia juga dikenal dengan “trash talking” yang ikonik, yang telah mengguncang mental pemain legendaris seperti Reggie Miller dan kini ditujukan kepada pemain muda.
3. Drake (Toronto Raptors)
Drake mengangkat kecintaannya terhadap Toronto Raptors ke level baru dengan menjadi Global Ambassador tim. Ia mengkombinasikan olahraga, musik, dan fashion dengan merek “OVO” yang terpampang di berbagai perlengkapan Raptors. Kehadirannya di lapangan, baik saat bermain main-main dengan penampilannya atau bahkan mendapatkan technical foul, menjadikannya salah satu superfan tersohor yang menjadikan Toronto sebagai pusat NBA yang menonjol.
4. James Goldstein (Penggemar NBA)
Dikenal dengan topi khasnya, James Goldstein adalah satu-satunya penggemar dalam daftar ini yang tidak terikat pada satu tim tertentu. Ia mencintai permainan NBA secara keseluruhan dan menghadiri sekitar 100 pertandingan setiap musim. Goldstein mengeluarkan banyak uang untuk berkeliling dan mendapatkan tiket terbaik demi menyaksikan sejarah NBA secara langsung.
5. Kevin Hart (Philadelphia 76ers)
Kevin Hart adalah sosok “little man” yang paling berisik di Philadelphia. Ia menjadi MVP All-Star Game Selebriti NBA empat kali berturut-turut dari 2012 hingga 2015. Setiap pertandingan Sixers baginya seperti pertunjukan stand-up yang penuh dengan lelucon dan interaksi lucu dengan pemain bintang seperti Jimmy Butler dan Draymond Green. Hart juga menjadi emcee pertama di lapangan All-Star Game NBA 2024-2025.
6. Shannon Sharpe (Los Angeles Lakers)
Shannon Sharpe, mantan bintang NFL, telah menjadi salah satu pendukung paling terlihat untuk Lakers. Pindah ke LA dengan merek Club Shay Shay, kehadirannya di pinggir lapangan menjadi sorotan tersendiri. Ia kerap terlibat dalam perdebatan panas dengan bench tim lawan, serta menjalin interaksi dengan pemain seperti Anthony Davis, menghadirkan intensitas seorang mantan atlet ke dalam suasana pertandingan.
Dengan kehadiran mereka, suasana NBA semakin berwarna. Para superfans ini tidak hanya mendukung tim mereka, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dan cerita liga yang kaya akan tradisi dan budaya olahraga.
(BA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
- Anthony Davis
- basketball
- bola basket
- Cavaliers
- Drake Toronto Raptors
- draymond-green
- Jack Nicholson Lakers
- James Goldstein NBA
- jimmy-butler
- Kevin Hart 76ers
- knicks
- Lakers
- Los Angeles Lakers
- NBA
- NBA courtside
- NBA fandom 2025
- NBA Hari ini
- nba today
- New York Knicks
- Philadelphia 76ers
- Raptors
- reggie-miller
- Shannon Sharpe Lakers
- sixers
- Spike Lee Knicks
- Toronto Raptors
- warriors
Leave a comment