Real Madrid dan Strategi Transfer Bintang: Bukan Hanya Gratisan
Real Madrid memang sudah dikenal luas sebagai klub yang mahir menggoda pemain top untuk bergabung dengan status bebas transfer dan menawarkan gaji menggiurkan. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa tak semua pemain yang kontraknya akan habis di musim panas berikutnya menjadi incaran utama mereka. Los Blancos ternyata punya strategi yang lebih luas dalam pasar transfer.
Bintang Bebas Transfer dan Kisah Trent Alexander-Arnold
Klub raksasa Spanyol ini telah sukses menggunakan metode bebas transfer untuk mengamankan tanda tangan Kylian Mbappe, David Alaba, dan Antonio Rudiger dalam beberapa tahun terakhir. Awalnya, Trent Alexander-Arnold diperkirakan akan menjadi nama berikutnya dalam daftar panjang tersebut.
Namun, situasi berubah ketika Madrid disebut-sebut membayar biaya transfer sebesar 10 juta euro (sekitar 11,7 juta dolar AS) untuk memboyong mantan pemain Liverpool itu sebulan lebih awal. Langkah ini diambil demi persiapan menghadapi ajang Club World Cup.
Taktik Agen Memanfaatkan Rumor Madrid
Di sisi lain, kecenderungan Real Madrid untuk mengincar pemain bebas transfer ini kerap dimanfaatkan oleh para agen untuk keuntungan pemain mereka. Dengan adanya rumor ketertarikan dari Madrid, para agen bisa menekan klub saat ini untuk menawarkan kontrak baru dengan persyaratan yang lebih baik.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah Alphonso Davies. Bek kiri Bayern Munchen ini santer dikaitkan dengan Real Madrid sebelum akhirnya ia menandatangani kontrak baru yang lebih menguntungkan dengan Bayern Munchen pada musim panas lalu. Rumor ketertarikan dari klub sekelas Real Madrid memang seringkali menjadi kartu truf bagi pemain dan agennya dalam negosiasi.
Strategi transfer Real Madrid ini menunjukkan dinamika pasar pemain yang kompleks, di mana reputasi klub dan keinginan pemain bisa menjadi senjata tawar-menawar yang ampuh bagi semua pihak yang terlibat.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment