Portland Trail Blazers Shock Boston Celtics di Rumah Sendiri
Pemain muda Shaedon Sharpe tampil gemilang dengan mencetak 26 poin, sementara Deni Avdija menyumbang 24 poin, 10 assist, dan 7 rebound, membawa Portland Trail Blazers menaklukkan Boston Celtics dengan skor 114-108 pada hari Minggu.
Jalannya Pertandingan
Toumani Camara menambahkan 20 poin dan Donovan Clingan mencatatkan 18 poin serta 18 rebound, membantu Blazers menghentikan tren kekalahan mereka, setelah kalah tiga laga berturut-turut sebelumnya. Caleb Love juga berkontribusi dengan 18 poin dari bangku cadangan, di mana Portland akhirnya memutus rentetan enam kekalahan beruntun melawan Celtics.
Pada pihak Boston, Jaylen Brown memberikan penampilan solid dengan mencetak 37 poin dan 7 rebound. Sayangnya, performanya tidak mampu mencegah Celtics mengalami akhir dari rentetan empat kemenangan. Brown tercatat mencetak minimal 30 poin dalam semua sembilan pertandingan yang telah dia jalani bulan ini.
Statistik Tim
Hugo Gonzalez dan mantan pemain Blazers, Anfernee Simons, masing-masing menyumbang 13 poin untuk Boston. Derrick White mencetak 12 poin, sedangkan Neemias Queta menambah 11 poin.
Kaleb Love mengubah keadaan saat memaksakan Blazers unggul 103-100 dengan 4:30 tersisa melalui tembakan tiga angkanya. Boston berusaha mengejar dan sempat mendekat 109-108 lewat tembakan tiga angka White dengan waktu tersisa 43 detik.
Clingan mencetak three-point play dengan 22 detik tersisa, menjadikan keunggulan Portland kembali menjadi empat poin. Setelah waktu timeout Boston, White melakukan kesalahan dengan mengirimkan umpan buruk.
Avdija kemudian menambah dua free throw dengan 15 detik tersisa, membuat margin menjadi enam poin, dan Blazers menutup pertandingan dengan baik, memperbaiki catatan menjadi 1-3 selama homestand lima pertandingan ini.
Statistik Permainan
Trail Blazers berhasil mencetak 47,2% dari total tembakan dan berhasil 18 dari 51 tembakan tiga angka, di mana Sharpe berhasil mencetak 5 dari 8 tembakan tiga angka. Sementara itu, Boston hanya mampu mencatat 44% dari total tembakan dengan 13 dari 44 percobaan dari belakang garis tiga poin.
Di paruh pertama, Brown membukukan 27 poin dengan akurasi 11 dari 16 tembakan, membawa Boston unggul 63-55. Sharpe mencetak 15 poin di paruh pertama untuk Portland.
Celtics sempat unggul 10 poin di awal kuarter ketiga, namun Blazers bangkit melalui dorongan 14-2, diakhiri oleh jumper Avdija yang membawa Portland unggul 69-67.
Avdija kembali tampil cemerlang dengan tembakan tiga angkanya, membuat Blazers unggul 83-77 dengan 2:07 tersisa.
Simons menyerang secara agresif dan menambah delapan poin berturut-turut, membawa Boston hanya unggul dua poin sebelum Sharpe kembali menjatuhkan poin dengan tembakan tiga angka, menghantarkan Portland unggul 86-85 memasuki kuarter final.
Portland sempat unggul 98-92 setelah tembakan tiga angka Camara dengan waktu 6:31 tersisa. Namun, Sam Hauser dan Gonzalez sama-sama merespons dengan tiga angka untuk menyamakan kedudukan dengan 5:33 tersisa.
Kesimpulan
Dengan kemenangan ini, Portland Trail Blazers mendapatkan momentum positif yang sangat dibutuhkan setelah serangkaian hasil kurang memuaskan sebelumnya. Sementara bagi Boston Celtics, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa mereka harus kembali fokus untuk menjaga performa mereka di jalur kompetisi.
(BA/GN)
sumber : www.gmanetwork.com
Leave a comment