LeBron James Mengakhiri Karier NBA di Usia 40 dengan Gemilang

LeBron James #23 dari Los Angeles Lakers melakukan dunk melawan Demar Derozan #10 dari Sacramento Kings di Crypto.com Arena pada 28 Desember 2025 di Los Angeles, California.
Dalam pertandingan terakhirnya di NBA sebagai seorang pemain berusia 40 tahun, LeBron James menunjukkan penampilan luar biasa dengan serangkaian dunk yang memukau, termasuk dunk double-clutch reverse yang mengesankan. Los Angeles Lakers berhasil mengalahkan Sacramento Kings dengan skor 125-101 di kandang mereka.
Selain dunk reverse yang diperoleh dari umpan Luka Doncic, James juga berhasil melakukan dunk spektakuler dari umpan lob Marcus Smart. Tindakan ini semakin menguatkan posisinya sebagai pemain terbaik berusia 40 tahun yang pernah bermain di basket profesional. Dalam 56 pertandingan sebagai pemain berusia 40 tahun, James mencatat rata-rata 23,9 poin, 7,4 assist, 7,1 rebound, 1,1 steal, dan dua tembakan tiga angka dengan akurasi 52%.
James akan merayakan ulang tahunnya yang ke-41 pada hari Selasa dan akan menjadi pemain tertua keenam yang tampil di pertandingan reguler NBA.
Pertandingan Terbaik Ketiga dalam Kariernya
James menyelesaikan pertandingan dengan 24 poin (11 dari 13 tembakan), lima assist, tiga rebound, dan dua steal, mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun Lakers melawan lawan se-divisi. Menurut Matt Williams dari ESPN Research, persentase tembakan James yang mencapai 84,6% menjadikannya sebagai pertandingan paling efisien selama berkarier di Lakers dan yang ketiga dalam total kariernya selama 23 tahun.
Setelah pertandingan, James ditanya tentang perasaannya bersinar di pertandingan terakhirnya sebagai pemain berusia 40 tahun. “Saya sedang berperang melawan [Waktu] dan saya ingin mengatakan bahwa saya memenangkannya di fase akhir,” kata James.
Komitmen untuk Membantu Tim
Sebelum pertandingan, terdapat kekhawatiran mengenai net rating negatif James, terutama dalam lineup yang melibatkan Luka Doncic, serta performa defensifnya yang biasa-biasa saja selama musim 2025-26. Kekhawatiran itu semakin meningkat setelah Lakers kehilangan pencetak gol kedua mereka, Austin Reaves, yang diperkirakan absen selama sebulan akibat cedera betis.
James menegaskan bahwa ia siap melakukan “apa pun” untuk membantu Lakers. “Baik itu mengatur bola, membantu rebound defensif, mencetak lebih banyak poin, atau memberi assist. Saya telah melakukannya semua, dan saya masih bisa melakukannya di level tinggi jika dibutuhkan,” tuturnya.
Dengan absennya Reaves untuk waktu yang belum ditentukan, James mungkin perlu mengambil beban skor yang lebih besar ke depannya. Doncic menyadari bahwa tanggung jawab ada di pundaknya dan James. “Ini pasti dimulai dari kami,” kata Doncic. “Ketika AR kembali, itu akan menjadi kombinasi kami bertiga. Namun sekarang, ini dimulai dari kami berdua. Kami perlu menunjukkan apa yang bisa kami lakukan dan jika kami akan melakukannya, kami berdua akan melakukannya.”
Lakers (20-10) akan bertemu Detroit Pistons (24-8) pada Selasa malam, yang menjadi pertandingan pertama LeBron James sebagai pemain berusia 41 tahun pada hari ulang tahunnya.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment