Drama VAR dan Gol Kejutan Warnai Babak Pertama Laga Al-Nassr
Al-Nassr memulai pertandingan dengan kejutan besar di lima menit awal ketika bek kiri Saad Fahad diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran sembrono terhadap Madallah Alolayan. Wasit awalnya tanpa ragu mengeluarkan kartu merah untuk sang bek, namun tinjauan VAR yang memakan waktu cukup lama secara dramatis mengubah keputusan tersebut. Kartu merah dibatalkan, Fahad hanya diganjar kartu kuning, dan Al-Nassr terhindar dari kemungkinan bermain dengan 10 orang di sebagian besar pertandingan.
Al-Ettifaq Memimpin di Luar Dugaan
Meskipun mendapat penangguhan hukuman, justru Al-Ettifaq yang berhasil memecah kebuntuan. Mereka melakukannya dengan penuh gaya dan di luar prediksi. Berawal dari serangan balik cepat, Wijnaldum melesat ke depan dengan determinasi tinggi dan melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang tak mampu dijangkau kiper Al-Nassr. Gol ini sukses membuat Al-Ettifaq unggul dan mengubah jalannya pertandingan.
Dominasi Al-Nassr Tanpa Hasil
Tersengat oleh gol tersebut, Al-Nassr langsung bergerak maju untuk mencari gol balasan. Mereka berhasil memonopoli penguasaan bola dan mendominasi wilayah permainan lawan. Cristiano Ronaldo bekerja tanpa kenal lelah sebagai pemimpin serangan di lini depan.
Namun, terlepas dari semua tekanan yang mereka berikan, sang pemuncak klasemen kesulitan untuk menerjemahkan dominasi tersebut menjadi peluang yang jelas. Ronaldo, yang dikawal ketat oleh pertahanan Al-Ettifaq, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum jeda. Umpan-umpan terakhir berulang kali putus, dan pergerakan menjanjikan seringkali gagal sebelum benar-benar bisa menguji kiper lawan. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan tipis untuk Al-Ettifaq.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment