FBI Sita Koleksi Motor MotoGP Senilai Rp 667 Miliar Milik Gembong Narkoba Buronan
Los Angeles – Biro Investigasi Federal (FBI) di Los Angeles sukses menyita sejumlah motor MotoGP. Koleksi mewah tersebut disinyalir milik gembong narkoba Ryan Wedding, seorang mantan atlet snowboard Kanada berusia 44 tahun yang kini menjadi buronan paling dicari.
Wedding saat ini masuk dalam daftar 10 buronan teratas FBI dan diyakini berada di Meksiko. Ia didakwa dengan sejumlah pelanggaran narkoba pada tahun 2024 dan hingga kini masih dalam pelarian.
Pemerintah Amerika Serikat bahkan menawarkan hadiah fantastis sebesar 15 juta dolar AS, atau setara dengan Rp 250 miliar, bagi informasi yang dapat mengarah pada penangkapannya.
Jejak Gelap Eks Atlet Olimpiade
Ryan Wedding bukanlah nama asing di dunia olahraga. Ia pernah berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin 2002 sebagai atlet snowboard. Namun, setelah gantung sepatu dari dunia atlet, Wedding mengambil jalan gelap dan beralih menjadi gembong narkoba.
Ia sempat menjalani hukuman penjara pada tahun 2009 setelah terbukti bersalah mendistribusikan kokain. Wedding kemudian dibebaskan pada akhir 2010. Alih-alih bertobat, ia justru mendirikan kerajaan penyelundupan narkoba yang lebih besar.
Wedding diduga bertanggung jawab atas pengiriman ratusan kilogram kokain secara rutin ke Kanada dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat.
Koleksi Superbike dan MotoGP Fantastis Disita
Pada Senin, 29 Desember 2025, FBI merilis sejumlah foto yang menunjukkan koleksi motor mewah dan MotoGP yang diduga kuat milik Ryan Wedding. Koleksi ini ditaksir bernilai total 40 juta dolar AS, atau setara dengan Rp 667 miliar.
“Bulan ini, otoritas Meksiko melaksanakan beberapa surat perintah penggeledahan dan menyita sejumlah besar sepeda motor dengan nilai perkiraan sekitar 40 juta dolar AS yang diyakini milik Ryan James Wedding, salah satu dari 10 buronan teratas FBI,” tulis FBI dalam pernyataannya.
Koleksi motor ini bukan sembarang kendaraan. Tercatat ada Ducati GP18 yang membawa Jorge Lorenzo meraih tiga kemenangan MotoGP pada 2018. Ada pula Desmosedici tunggangan Andrea Dovizioso tahun 2019.
Selain itu, koleksi ini juga mencakup Ducati milik Valentino Rossi dari dua tahun sulitnya di 2011 dan 2012. Tidak ketinggalan, ada motor Moto2 milik Marc Marquez dari musim 2011 dan 2012. Beberapa motor Grand Prix Honda 500cc serta sejumlah Kawasaki Superbikes juga menjadi bagian dari sitaan ini.
Hingga kini, belum jelas bagaimana nasib motor-motor berharga ini setelah disita oleh pihak berwenang.
(SA/GN)
sumber : voi.id
Leave a comment