Diogo “Baby Shark” Reis Dinobatkan Sebagai Grappler Terbaik 2025 ONE Championship
Sepanjang tahun 2025, ONE Championship menyajikan aksi-aksi submission grappling kelas elite, di mana setiap atlet menunjukkan kehebatan teknis mereka di panggung global. Di antara para bintang tersebut, nama Diogo “Baby Shark” Reis mencuat dengan ambisi gelar Juara Dunia dan keterampilan luar biasa untuk meraihnya.
Reis berhasil mencatat dua kemenangan memukau tahun ini, merebut gelar Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling yang kosong, dan menampilkan keunggulan yang tak tertandingi dalam “the gentle art.” Kampanye dominannya kini mengantarkannya meraih penghargaan Grappler of the Year 2025.
Debut Gemilang di Panggung Dunia
Setelah menaklukkan kompetisi Brazilian Jiu-Jitsu tingkat tertinggi, atlet berusia 23 tahun asal Manaus ini akhirnya membawa bakatnya ke organisasi seni bela diri terbesar di dunia pada bulan Maret. “Baby Shark” melakukan debut promosinya yang sangat dinanti di ONE Fight Night 29, menghadapi Shoya Ishiguro, yang datang dengan catatan tiga kemenangan beruntun dari rangkaian ajang ONE Friday Fights.
Reis, peraih dua kali gelar Juara Dunia ADCC, menunjukkan tekanan eksplosif sejak bel pembukaan. Atlet Brasil ini menerobos guard Ishiguro dengan rangkaian passing yang licin, membuat bintang Jepang yang sedang naik daun itu kewalahan mencari jawaban.
Melihat celah, Reis menjebak Ishiguro yang berusia 29 tahun dengan kuncian head-scissor choke yang mencekik, lalu menyerang lengan yang terbuka dengan kimura. Ia menerapkan torsi luar biasa untuk memaksa Ishiguro menyerah pada menit 6:05 dari ronde tunggal 10 menit, mengumumkan kedatangannya dengan cara yang spektakuler.
Meraih Sabuk Juara Dunia ONE Flyweight
Kemenangan telak tersebut menempatkannya untuk memperebutkan gelar Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling yang kosong melawan lawan Jepang tangguh lainnya, Daiki Yonekura.
Pada ONE Fight Night 38 awal bulan ini, Reis kembali menggunakan tekanan atas tanpa henti dan tempo yang sangat cepat untuk membuat Yonekura berada dalam posisi bertahan sepanjang pertarungan 10 menit mereka.
Jagoan Brasil itu memburu submission dari setiap posisi, mengancam dengan kuncian arm-triangle chokes, guillotines, dan leg entanglements. Ketika Yonekura mencoba serangan leg lock-nya sendiri, Reis tetap tenang dan menggagalkan setiap ancaman dengan relatif mudah.
Setelah 10 menit aksi tanpa henti, para juri memberikan keputusan mutlak (unanimous decision) kepada “Baby Shark” untuk menjadikannya Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling yang baru.
Dominasi dan Tantangan di Masa Depan
Dengan dua kemenangan gemilang dan sabuk emas berhasil diamankan, Reis menutup tahun 2025 sebagai wajah divisi submission grappling kelas flyweight promosi ini. Seiring dengan terus berkembangnya keterampilan luar biasa, tantangan yang lebih besar menanti “Baby Shark” di tahun 2026.
(OL/GN)
sumber : www.onefc.com
Leave a comment