Pelatih Lakers Soroti Peran Wasit Dalam Kekalahan Dari Pistons
Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, mengisyaratkan bahwa wasit memiliki pengaruh besar dalam kekalahan 128-106 yang dialami timnya di kandang oleh Detroit Pistons pada hari Selasa.
Kekecewaan atas Keputusan Wasit
“Saya rasa ada tingkat frustrasi ketika Anda melakukan banyak kesalahan dan merasa seolah-olah sering dilanggar,” ujar Redick, mengutip dari ESPN.
Pistons melakukan 26 pelanggaran yang mengakibatkan Lakers mendapatkan 31 lemparan bebas. Sebaliknya, Lakers sendiri dihadapkan pada 24 pelanggaran yang menghasilkan 29 lemparan bebas bagi Detroit.
Redick menambahkan, “Ada frustrasi di sana, tentu saja. Namun, sekali lagi, seperti yang kami katakan, mereka akan melakukan pelanggaran setiap kali. Kita harus tetap bermain meski dalam kondisi seperti itu.”
Statistik Pertandingan
Lakers mencatatkan 20 kesalahan, sementara Pistons hanya 18. Luka Doncic menjadi pemain dengan kesalahan terbanyak, dengan total delapan kesalahan, dan menekankan pentingnya menyesuaikan agresivitas dengan lawan.
“Kami harus benar-benar menyamai fisik permainan mereka,” ungkap Doncic. “Itu poin utamanya. Kami harus bermain dengan fisik. Anda lihat sendiri bahwa wasit membiarkannya, jadi kita pun harus bermain (dengan) fisik.”
Insiden yang Mengganggu
Di kuarter pertama, guard Lakers, Marcus Smart, terkena pukulan di wajah dari forward Pistons, Duncan Robinson, dan menerima technical foul karena berdebat dengan wasit setelah insiden tersebut tidak ditinjau. Selanjutnya, forward Lakers, Jake LaRavia, juga terkena elbow di kepala dari Jalen Duren di kuarter kedua. Itu awalnya dihukum sebagai common foul, tetapi setelah ditinjau, wasit mengubahnya menjadi flagrant 1.
Wasit juga memberikan technical foul kepada Doncic atas tindakan “flailing” ketika lengan nonya mengenai wajah Ronald Holland dari Detroit.
Tanggapan LeBron James
LeBron James memilih untuk tidak membahas keputusan wasit setelah pertandingan, dengan mengatakan, “Itu bukan urusan saya untuk membahas bagaimana wasit mengatur pertandingan.”
Namun, James, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-41 pada hari Selasa, lebih terbuka mengenai kesulitan yang dihadapi Lakers setelah timnya kini memiliki rekor 20-11 dengan empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.
“Kami belum memiliki tim lengkap sepanjang tahun,” ujar James. “Kami kehilangan beberapa pemain penting saat ini. Jelas, saya sendiri juga sempat absen di awal musim. Dan All-Star kami, Austin Reaves, juga absen, ditambah Rui Hachimura yang kini juga tak ada. Gabe Vincent sudah cukup lama tidak main, dan Jaxson Hayes baru saja kembali. Ini sangat sulit untuk mendapatkan ritme dan chemistry di lapangan dengan pemain yang terus berubah.”
James menambahkan, “Namun, tidak ada alasan untuk itu. Kami tetap harus bertanding dengan baik. … Tim yang lebih baik malam ini memang menang.”
Dampak Kekalahan
Kekalahan ini menunjukkan tantangan besar bagi Lakers dalam mempertahankan performa yang konsisten musim ini. Dengan banyaknya pemain yang bergantian absen, tim perlu segera menemukan cara untuk beradaptasi dan meningkatkan permainan mereka sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya.
(BA/GN)
sumber : thescore.com
Leave a comment