Posisi NCAA Terkait Kelayakan Atlet dengan Pengalaman NBA
Posisi NCAA mengenai kelayakan atlet yang memiliki latar belakang pengalaman di NBA kembali menjadi sorotan pada tahun 2025. Penekanan ini muncul setelah kehadiran James Nnaji di tim basket pria Baylor, yang diperkuat oleh laporan bahwa Trentyn Flowers, rookie dengan kontrak dua arah di Chicago Bulls, dikabarkan sedang mengejar kelayakan NCAA.
Pernyataan Tegas Presiden NCAA
Menjelang perayaan Tahun Baru, Presiden NCAA Charlie Baker menegaskan sikap organisasi tersebut terkait kelayakan atlet yang pernah menandatangani kontrak NBA. “NCAA tidak akan memberikan kelayakan kepada atlet yang telah menandatangani kontrak NBA, termasuk kontrak dua arah,” kata Baker.
“Meskipun NCAA telah memenangkan sebagian besar gugatan terkait kelayakan, keputusan yang meragukan dan mengizinkan pelanggaran aturan yang sudah ada selama bertahun-tahun sangat merusak. Saya akan bekerja sama dengan pemimpin DI dalam beberapa minggu ke depan untuk melindungi basket perguruan tinggi dari upaya yang salah untuk menghancurkan institusi ini,” tambahnya.
Kabar Terbaru dari Nnaji dan Flowers
Baylor mengonfirmasi bahwa Nnaji telah bergabung dengan program mereka pada malam Natal, sekitar 2,5 tahun setelah Detroit Pistons memilihnya di putaran kedua NBA Draft. Meskipun Nnaji telah berkompetisi di NBA Summer League, ia belum tampil di pertandingan reguler NBA, meskipun memiliki pengalaman bermain di level profesional selama lima tahun di EuroLeague.
Nnaji juga merupakan bagian dari transaksi tiga tim yang memindahkan haknya ke New York Knicks, yang juga membuat Karl-Anthony Towns berpindah dari Minnesota Timberwolves.
Reaksi Pelatih dan Tantangan Aturan
Terdapat banyak atlet yang menghabiskan waktu di G League NBA atau berkompetisi di level internasional mencari kesempatan untuk bermain basket perguruan tinggi di AS. Terdapat suara dari pelatih basket perguruan tinggi ternama yang menentang hal ini. Pelatih basket pria Arkansas, John Calipari, menegaskan tidak ada yang seharusnya diizinkan bermain basket perguruan tinggi setelah terdaftar dalam draft profesional, terlepas dari status internasional mereka.
“Jika nama seseorang terdaftar dalam draft, mereka tidak bisa bermain. Itu adalah aturan kami,” tegas Calipari.
Pelatih Gonzaga, Mark Few, juga menyentuh aspek kepemimpinan NCAA, menyatakan bahwa saat ini tidak ada aturan yang benar-benar jelas. “Sampai ada aturan yang melarang hal ini, sulit untuk menyalahkan siapapun,” ujarnya.
Keberlanjutan aturan amateur NCAA yang ditegaskan oleh Baker masih menjadi tanda tanya setelah tantangan yang mungkin muncul di pengadilan.
(BA/GN)
sumber : www.foxnews.com
Leave a comment