Koleksi Motor Mewah Rp 650 Miliar Milik Gembong Narkoba Disita, Termasuk Milik Legenda MotoGP!
Pihak berwenang di Meksiko berhasil menyita puluhan sepeda motor bernilai fantastis, diperkirakan mencapai $40 juta atau setara Rp 650 miliar. Koleksi mewah ini diduga kuat merupakan milik seorang gembong narkoba yang tengah menjadi buronan.
Berdasarkan laporan FBI minggu ini, sebanyak 62 motor kelas atas berhasil diamankan. Sebagian besar dari koleksi tersebut adalah merek Ducati dan motor-motor yang pernah digunakan dalam ajang MotoGP. Situs motorsport.com melaporkan bahwa di antara motor-motor tersebut terdapat Ducati yang pernah ditunggangi oleh bintang-bintang MotoGP seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Loris Capirossi, dan Andrea Iannone. Tidak hanya itu, koleksi ini juga mencakup motor Moto2 Marc Marquez saat meraih gelar juara tahun 2012 serta Aprilia 125cc milik Rossi yang membawanya meraih titel juara dunia.
Ryan Wedding: Dari Medali Olimpiade ke Jaringan Narkoba
FBI Los Angeles melalui media sosialnya mengumumkan bahwa “Bulan ini, otoritas Meksiko melaksanakan beberapa surat perintah penggeledahan dan menyita sejumlah besar sepeda motor dengan perkiraan nilai sekitar $40 juta, yang diyakini dimiliki oleh Buronan Sepuluh Teratas FBI, Ryan James Wedding.”
Motor-motor ini diketahui milik Ryan Wedding, seorang mantan atlet snowboarder Olimpiade yang kemudian menjadi gembong narkoba. Selain motor, pihak berwenang juga menyita dua kendaraan, karya seni, dua medali Olimpiade, dan sejumlah narkoba, menurut sekretariat keamanan dan perlindungan warga Meksiko.
Penyitaan yang sukses ini merupakan hasil dari upaya kolaborasi antara otoritas Meksiko, FBI, Kepolisian Kanada (RCMP), dan Kepolisian Los Angeles (LAPD).
Buronan FBI dengan Jaringan Internasional
Ryan Wedding, pria Kanada berusia 44 tahun, masuk dalam daftar Buronan Sepuluh Teratas yang paling dicari FBI. Ia diduga menjalankan operasi perdagangan narkoba transnasional yang mengangkut kokain dari Kolombia, melewati Meksiko dan California Selatan, menuju Kanada dan lokasi lainnya.
Wedding juga menghadapi dakwaan terkait pembunuhan seorang saksi. Otoritas AS meyakini ia saat ini bersembunyi di Meksiko di bawah perlindungan Kartel Sinaloa, dengan imbalan $15 juta yang ditawarkan bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Penyitaan besar ini menunjukkan betapa dalamnya dunia kejahatan terorganisir bisa merasuki berbagai lapisan masyarakat, bahkan melibatkan mantan atlet dengan prestasi gemilang sekalipun. Perburuan terhadap Ryan Wedding terus berlanjut, dengan harapan dapat membongkar lebih jauh jaringan narkoba yang ia pimpin.
(SA/GN)
sumber : www.theherald.co.za
Leave a comment