Penghargaan ‘Breakthrough’ NBA: Kandidat Menarik di Musim Ini
Dalam episode terbaru The Bill Simmons Podcast, analis olahraga Bill Simmons dan penulis NBA Rob Mahoney menjawab pertanyaan dari penggemar, termasuk membahas mengenai penghargaan “breakthrough” yang bersifat hipotetis di NBA.
Apa Itu Penghargaan ‘Breakthrough’?
Diskusi ini berbeda dari penghargaan Most Improved Player yang telah ada sejak musim 1985-86. Tiga pemain Phoenix Suns yang pernah meraih penghargaan tersebut adalah Goran Dragic (2013-14), Boris Diaw (2005-06), dan Kevin Johnson (1988-89).
Fan yang mengusulkan penghargaan “breakthrough” menegaskan bahwa penghargaan ini harus diberikan kepada pemain yang rata-rata bermain kurang dari 15 menit per pertandingan di musim sebelumnya. Simmons menyebutnya sebagai penghargaan untuk pemain yang membuat kita berpikir, “Dari mana dia tiba-tiba muncul?”
Siapa Saja Kandidatnya?
Bill Simmons sebagai penggemar Boston Celtics memulai daftar pemain “breakthrough” musim 2025-26 dengan Neemias Queta, pemain yang berasal dari Portugal dan merupakan pilihan putaran kedua di NBA Draft 2021. Queta merupakan kandidat yang sangat layak untuk penghargaan ini.
Setelah rata-rata bermain hanya 13.9 menit per pertandingan di musim lalu, Queta kini menjadi centro utama tim. Dia telah memulai semua 30 pertandingan yang dijalani Boston tahun ini, dengan rata-rata 10 poin, 7.7 rebound, 1.5 assist, dan 1.3 blok per pertandingan. Semua stats tersebut merupakan yang terbaik dalam kariernya berkat waktu bermain yang lebih banyak.
Selain Queta, Simmons juga mencantumkan nama-nama seperti Reed Sheppard, Cam Spencer, dan Ajay Mitchell sebagai kandidat lainnya, meskipun Mitchell tidak memenuhi syarat dengan ketentuan bermain di bawah 15 menit per pertandingan di musim lalu.
Apakah Collin Gillespie Layak Diperhitungkan?
Semua pemain tersebut tentunya menunjukkan kemajuan yang signifikan di musim kedua mereka, namun penggemar Suns mungkin bertanya-tanya mengapa Simmons tidak menyebut Collin Gillespie, bintang yang sedang bersinar dari Phoenix.
Berbeda dari Mitchell, Gillespie memenuhi kriteria dengan rata-rata bermain tepat 14 menit per pertandingan di musim lalu. Kini, dia mencatatkan rata-rata bermain 28.2 menit per pertandingan setelah sebelumnya kebanyakan berkontribusi dari bangku cadangan, berkat cedera rekan setim dan performa solidnya, yang memaksanya untuk masuk ke dalam starting lineup, di mana dia telah memulai 14 dari 33 pertandingan yang dijalani hingga tahun baru.
Gillespie saat ini mencatatkan rata-rata 14 poin, 5.1 assist, 4.1 rebound, dan 1.4 steal per pertandingan, jauh meningkat dari rata-rata musim lalu yang hanya 5.9 poin, 2.4 assist, 2.4 rebound, dan 0.6 steal.
Dengan statistik yang mengesankan, tentu Gillespie layak diperhitungkan sebagai kandidat untuk penghargaan “breakthrough” ini.
Mahoney dengan bijaksana menyarankan Simmons untuk mempertimbangkan Gillespie dalam diskusinya. Simmons pun akhirnya meminta maaf atas kelalaiannya dalam menyebut nama Gillespie, menyatakan, “Dia bisa saja dimasukkan dalam daftar itu, dan saya minta maaf karena tidak menyebutnya.”
Ketika seorang pemain menarik perhatian hingga membuat para aktor terkenal di pinggir lapangan berkomentar, jelas bahwa mereka sedang menjalani musim yang luar biasa.
Pemain Suns sering kali terabaikan dalam diskusi seperti ini, namun penting bagi kita untuk memberikan penghargaan kepada Gillespie yang saat ini sedang menikmati musim terobosan dalam kariernya.
Menarik untuk menunggu bagaimana keputusan manajemen Suns mengenai masa depan Gillespie, yang akan menjadi agen bebas setelah musim 2025-26 mendatang.
(BA/GN)
sumber : valleyofthesuns.com
Leave a comment