Pindah Perahu: Chelsea Mengakhiri Kerjasama dengan Enzo Maresca
Chelsea kembali menghadapi perubahan besar di kursi kepelatihan setelah Enzo Maresca meninggalkan posisinya sebagai manajer. Keputusan ini diambil setelah dikabarkan adanya ketegangan antara Maresca dan manajemen klub asal Inggris tersebut.
Pelatih Baru Belum Diumumkan
Saat ini, Chelsea belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Maresca. Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa Liam Rosenior, pelatih dari klub Prancis Strasbourg yang juga berada di bawah naungan pemilik yang sama dengan Chelsea, menjadi kandidat utama.
Rekam Jejak Maresca
Maresca menjalani tahun kedua di Chelsea, di mana ia berhasil meraih trofi Conference League dan Club World Cup pada musim pertamanya. Sayangnya, performa Chelsea belakangan ini menurun. Dari tujuh pertandingan terakhir di Premier League, mereka menang hanya sekali dan kini terpuruk di posisi kelima. Maresca pernah mengungkapkan ketidakpuasan terhadap kurangnya dukungan dari klub dalam konferensi pers usai pertandingan pada 13 Desember lalu, mengatakan ia mengalami dua hari terburuk di Chelsea.
Tantangan di Depan
Dalam pernyataan resminya, Chelsea mengungkapkan, “Dengan tujuan penting masih tersedia di empat kompetisi, termasuk kualifikasi Champions League, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan ini memberikan kesempatan terbaik untuk mengembalikan jalur musim ini.”
Chelsea saat ini sudah melaju ke semifinal Piala Liga Inggris dan akan menghadapi Arsenal dalam dua leg. Mereka juga akan memulai kampanye Piala FA dengan melawan Charlton yang berasal dari divisi kedua pada 10 Januari. Dalam Champions League, Chelsea berada di posisi 13 dari 36 tim, hanya terpaut dua poin dari delapan tempat otomatis yang berhak lolos.
Rezim yang Chaos
Sejak diambil alih oleh investor asal Amerika yang dipimpin Todd Boehly pada Mei 2022, Chelsea telah mencari pelatih penuh waktu kelima. Dalam tiga setengah tahun terakhir, klub ini telah mengeluarkan ratusan juta poundsterling untuk memperbaharui skuat, yang kini terkenal dengan para pemain muda berbakat seperti Cole Palmer dan Enzo Fernandez. Namun, banyak manajer yang kesulitan untuk membuat para pemain beradaptasi setelah banyaknya perubahan.
Dari semua pelatih yang memimpin Chelsea dalam periode tersebut, Maresca dianggap yang terbaik dalam menghadapi situasi chaos. Meskipun demikian, ia merasa tidak dihargai dan baru-baru ini dilaporkan berganti agen. Beberapa waktu lalu, terdapat kabar yang mengaitkan namanya dengan Manchester City, namun Maresca merespons berita tersebut dengan tenang.
Penurunan Performa
Performa Chelsea semakin merosot setelah meraih kemenangan 3-0 atas Barcelona di Champions League bulan November lalu. Mereka hanya mencatatkan satu kemenangan di liga dalam sebulan terakhir, yakni melawan Everton. Selain itu, mereka juga meraih hasil imbang melawan Arsenal, Newcastle, dan Bournemouth (dua kali), serta menderita kekalahan dari Leeds dan Aston Villa.
Pertandingan berikutnya, Chelsea akan berhadapan dengan Manchester City yang berada di posisi kedua pada hari Minggu. Chelsea menegaskan bahwa pencapaian Maresca akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah klub, dan mereka mengucapkan terima kasih atas kontribusinya.
(PL/GN)
sumber : www.1news.co.nz
Leave a comment