Royale Union Saint-Gilloise Datangkan Striker Baru, Kisah Mateo Biondic Bak Dongeng Sepak Bola
Awal tahun yang baru dimulai dengan kabar gembira bagi Royale Union Saint-Gilloise. Klub asal Belgia ini baru saja mengumumkan penandatanganan striker baru. Di permukaan, kabar ini mungkin terdengar biasa saja, namun jika dicermati lebih jauh, tersingkaplah sebuah kisah peningkatan karier yang luar biasa, mirip dongeng di dunia sepak bola.
Dari Divisi Bawah ke Kompetisi Eropa
Pemain yang dimaksud adalah Mateo Biondic. Belum lama ini, Biondic masih berjuang mencetak gol melawan tim-tim seperti TSV Steinbach Haiger atau SG Barockstadt Fulda-Lehnerz di kancah Regionalliga Südwest Jerman. Dalam waktu dekat, penyerang kelahiran Lemgo berusia 22 tahun ini berpotensi menghadapi lawan sekelas Bayern Munich atau Atalanta Bergamo di Liga Champions.
Meskipun Royale Union Saint-Gilloise tidak mendaftarkan Biondic untuk kompetisi Liga Champions, lompatan karier ini tetap sangat mencolok bagi sang pemain. Dengan catatan 12 poin kontribusi (tujuh gol dan lima assist) dalam paruh pertama musim Regionalliga Südwest, striker ini memang jelas-jelas merekomendasikan dirinya untuk tugas-tugas yang jauh lebih besar.
Perjalanan Penuh Liku Sang Penyerang
Mateo Biondic mengenyam pendidikan sepak bola di beberapa klub seperti Hannover 96, Schalke 04, dan SC Paderborn. Namun, ia sempat kesulitan menembus sepak bola profesional. Setelah menjalani masa peminjaman selama dua tahun, Biondic pindah secara permanen dari SC Verl ke Trier pada musim panas lalu. Kini, hanya setengah tahun berselang, ia sudah melangkah lebih jauh menuju Belgia.
Kisah sukses ini juga diperkirakan akan memberikan keuntungan finansial bagi klub sebelumnya, Trier. Menurut surat kabar lokal “Trierischer Volksfreund,” SV akan menerima biaya transfer hingga 200.000 euro untuk bintang muda ini. Padahal, enam bulan yang lalu, Biondic bergabung dengan Trier dengan status bebas transfer.
Menapaki Jejak Undav?
Pemain berdarah Jerman-Kroasia ini kini mengikuti jejak Deniz Undav. Striker tim nasional Jerman saat ini itu pernah ditemukan di klub divisi ketiga SV Meppen dan kemudian mengalami peningkatan karier yang pesat. Biondic kini memulai perjalanannya dari level yang bahkan lebih rendah lagi, menjanjikan potensi kebangkitan yang serupa.
Langkah ini menunjukkan bahwa bakat sejati bisa ditemukan di mana saja, dan kerja keras serta performa konsisten pada akhirnya akan membuka pintu ke panggung yang lebih besar. Bagi Mateo Biondic, kepindahan ke Royale Union Saint-Gilloise bukan hanya babak baru dalam kariernya, tetapi juga sebuah inspirasi bagi banyak pemain di liga-liga bawah.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment