Tyson Fury Kembali dari Pensiun, Targetkan Ring di Tahun 2026
Tyson Fury, “The Gypsy King” dari dunia tinju kelas berat, sekali lagi mengumumkan kembalinya ke arena. Setelah satu tahun mendeklarasikan pensiun dari kompetisi, Fury kembali mengenakan sarung tinju dan menargetkan comeback pada tahun 2026.
Petinju flamboyan ini membagikan pengumuman tersebut melalui akun Instagram pribadinya, disertai dengan cuplikan latihan. Dalam unggahan tersebut, Fury menuliskan:
“2026 adalah tahunnya. Kembalinya sang legenda. Sudah lama absen tapi saya kembali sekarang, 37 tahun dan masih bisa memukul. Tidak ada yang lebih baik untuk dilakukan selain memukul pria di wajah dan dibayar untuk itu.”
Sejarah “Pensiun” yang Berulang
Kabar kembalinya Fury bukanlah hal baru bagi penggemar tinju. Ia dikenal memiliki sejarah panjang dalam mengumumkan pensiun dan kemudian kembali bertarung.
Pertama kali ia mengumumkan gantung sarung tinju adalah pada tahun 2013, setelah dua pertarungan yang direncanakan dengan David Haye batal. Kemudian, ia kembali membuat pengumuman serupa pada tahun 2017. Kala itu, Fury dan sepupunya, Hughie, terlibat dalam pertarungan panjang dengan Badan Anti-Doping Inggris (UK Anti-Doping), yang bertepatan dengan pengakuannya mengenai masalah pribadi dan penyalahgunaan zat.
Pengumuman pensiun terbarunya terjadi setelah kekalahan kedua berturut-turut dari rivalnya, Oleksandr Usyk, pada Desember 2024. Di antara pengumuman-pengumuman tersebut, Fury juga sempat membuat tiga kali pernyataan pensiun lainnya, menjadikannya salah satu sosok paling dinamis dan tak terduga dalam sejarah olahraga ini.
Lawan Potensial dan Tragedi Anthony Joshua
Kembalinya Fury tentu memicu spekulasi mengenai lawan yang akan dihadapinya. Nama yang paling santer disebut-sebut adalah bintang tinju Inggris lainnya, Anthony Joshua. Joshua sendiri baru saja mencatatkan kemenangan knockout atas Jake Paul, menunjukkan performa yang menjanjikan.
Namun, Joshua saat ini tengah menghadapi cobaan berat. Ia baru-baru ini terlibat dalam kecelakaan mobil di Nigeria yang mengakibatkan kematian dua teman sekaligus anggota staf kepelatihannya, sementara Joshua sendiri mengalami cedera.
Meski Fury dan Joshua sering kali saling melempar ejekan di media sosial dan wawancara, Fury dengan cepat menyampaikan belasungkawa kepada Joshua menyusul insiden tragis tersebut. Situasi ini menambah dimensi emosional pada potensi pertarungan antara kedua raksasa tinju Inggris ini di masa depan.
Kabar kembalinya Tyson Fury jelas menjadi angin segar bagi para penggemar tinju. Jika pertarungan melawan Anthony Joshua dapat terwujud di tahun 2026, duel ini dipastikan akan menjadi salah satu pertarungan tinju kelas berat paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan narasi dan sejarah personal yang dalam antara kedua petinju.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment