Boston Celtics Bangkit dan Buktikan Diri Tanpa Jayson Tatum
Sebelum musim NBA 2025-26 dimulai, banyak pihak yang meragukan kemampuan Boston Celtics sebagai ancaman serius. Hal ini wajar mengingat mereka tidak akan diperkuat oleh Jayson Tatum. Namun, tim ini berhasil mengejutkan banyak orang dengan awal musim yang mengesankan, mencatat 22 kemenangan dan 12 kekalahan. Menariknya, Celtics belum sepenuhnya menutup kemungkinan untuk kembalinya Tatum musim ini.
Perjalanan Tim Sebelumnya
Celtics menjadi salah satu favorit juara NBA pada musim lalu. Namun, harapan mereka hancur seiring dengan cedera Achilles yang dialami Tatum. Kejadian ini memicu serangkaian perubahan dalam roster, termasuk transfer yang mengirimkan Jrue Holiday dan Kristaps Porzingis ke tim lain. Dalam waktu singkat, inti juara Celtics mengalami perombakan yang besar.
Di tengah keraguan mengenai kemampuan Jaylen Brown sebagai pemimpin tim, Derrick White diharapkan dapat mengambil alih peran sebagai opsi kedua—sesuatu yang baru baginya. Selain itu, ada pula keraguan tentang kedalaman bangku cadangan yang membuat banyak analis mengesampingkan Celtics, tim yang selalu menjadi pesaing di wilayah Eastern Conference.
Awal Musim yang Kuat
Meski banyak keraguan, Boston tidak membuang waktu untuk melanjutkan performa mereka. Saat ini mereka berada di posisi ketiga di wilayah Timur dengan catatan 22-12, dan berada di jalur yang baik untuk meraih kemajuan di postseason.
Performa Jaylen Brown
Keyakinan analis NBA, Tim Bontemps, terhadap Celtics meningkat drastis, sebagian besar berkat performa impresif Jaylen Brown musim ini. “Jaylen Brown menjalani musim yang fenomenal. Dia melakukannya dengan Tatum absen sebagai opsi pertama dan menjadi fokus pertahanan lawan setiap malam,” ujar Bontemps di The Hoop Collective.
Brown mencatatkan rata-rata 30,1 poin, 6,3 rebound, dan 5,0 assist per pertandingan, menunjukkan pencapaian karier terbaiknya dan membuktikan kualitasnya untuk masuk dalam daftar All-NBA First Team.
Peluang Kembali Tatum
Lebih penting lagi, Brown berhasil mengangkat Celtics sebagai calon pesaing di wilayah Timur. Namun, ketakutan akan tim ini bisa semakin meningkat jika mereka mendatangkan pemain baru sebelum postseason.
“Saya akan terus mengatakan jika Jayson Tatum bisa kembali dan tampil mendekati performa sebelumnya, Celtics adalah ancaman nyata di Timur. Semua tim lain memiliki kelemahan serius, sementara Celtics memiliki pengalaman,” tegas Bontemps.
Posisi di Klasemen
Saat ini, Celtics hanya berada di belakang Detroit Pistons dan New York Knicks di klasemen. Meskipun Pistons memiliki potensi, mereka masih merupakan tim muda yang kekurangan bintang kedua di samping Cade Cunningham. Knicks, meski menjadi tantangan bagi Celtics, tidak memiliki pertahanan elit seperti sebelumnya. Tim Celtics yang sepenuhnya sehat bisa memanfaatkan pengalaman mereka untuk unggul di postseason.
Dampak Kembalinya Tatum
Tentu saja, mengharapkan Tatum kembali dalam kondisi prima adalah tugas yang berat, mengingat dia telah absen dari kompetisi dalam waktu yang lumayan lama. Namun, pedigree juara yang dimiliki Celtics adalah faktor yang tak bisa diabaikan.
Dengan performa yang terus meningkat, Celtics menunjukkan bahwa mereka tetap sastisfied sebagai pesaing di NBA, dan kemungkinan kembalinya Tatum hanya menambah daya tarik bagi tim ini dalam perburuan gelar juara.
(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com
Leave a comment