CFMOTO Bidik MotoGP, ‘Aspar’ Martinez Beri Bocoran Mengejutkan
Rumor kehadiran pabrikan baru di kancah MotoGP semakin kencang berembus. Kali ini, nama merek asal Tiongkok, CFMOTO, menjadi sorotan utama. Spekulasi ini diperkuat oleh komentar dari Jorge ‘Aspar’ Martinez, sosok penting di paddock yang kini bermitra dengan CFMOTO di Moto2 dan Moto3.
Regulasi Baru MotoGP 2027 dan Rumor Pabrikan
Tahun 2027 akan menjadi era baru bagi MotoGP dengan diberlakukannya regulasi teknis anyar. Harapannya, perubahan ini akan menarik setidaknya satu pabrikan baru untuk bergabung dalam kompetisi. Namun, hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari merek mana pun untuk berpartisipasi mulai musim depan.
Sebelumnya, nama BMW sempat disebut-sebut, meski pabrikan Jerman itu telah membantah, namun tidak sepenuhnya menutup kemungkinan masuk di kemudian hari. Kini, perhatian beralih ke CFMOTO, merek Tiongkok yang sudah tidak asing lagi di kategori Moto3 dan Moto2 Kejuaraan Dunia.
Upaya CFMOTO Mengakuisisi KTM Terungkap
CFMOTO memulai perjalanannya di Moto3 pada tahun 2022 melalui kemitraan dengan tim PrüstelGP. Setelah dua musim dengan hasil yang kurang memuaskan, mereka kemudian menggandeng tim Aspar milik mantan pembalap Jorge Martinez. Kemitraan ini terbukti sukses, dan di tahun 2024, mereka menunjukkan performa impresif, dengan David Alonso yang kini menjadi penantang serius gelar juara dunia Moto3.
Dalam beberapa bulan terakhir, beredar kabar mengenai kunjungan delegasi CFMOTO ke Austria untuk berdiskusi dengan KTM terkait proyek MotoGP. Martinez, dalam wawancaranya dengan Motosan.es, memberikan komentarnya mengenai hal tersebut:
“Saya paham mereka mengevaluasi beberapa opsi. Salah satunya, awalnya, adalah membeli KTM, bahkan sebelum Bajaj masuk. Namun pada akhirnya, Bajaj-lah yang berinvestasi. Bagaimanapun, hubungan antara CFMOTO dan KTM sangat baik dari sudut pandang komersial, untuk semua yang telah mereka lakukan bersama. Untuk sisi olahraga, kita harus melihat keputusan Bajaj nanti. Saya tidak bisa bicara banyak.”
Kutipan ini mengindikasikan bahwa minat CFMOTO terhadap MotoGP sudah ada sejak lama, bahkan hingga mempertimbangkan akuisisi pabrikan besar seperti KTM.
Debut Setelah 2027, Opsi Kemitraan Jadi Kunci
Bukan rahasia lagi bahwa CFMOTO pernah mencoba membeli KTM sebelum Bajaj menjadi pemegang saham mayoritas dan pemilik baru perusahaan. Namun, niat produsen asal Tiongkok itu untuk melangkah ke kelas utama tetap ada dalam beberapa tahun ke depan. Martinez menjelaskan:
“Jelas, ide mereka untuk masa depan adalah mencapai MotoGP, tetapi saya pikir masih ada waktu untuk semua itu, kecuali mereka mencapai kesepakatan dengan pabrikan MotoGP besar. Pada titik itu, semuanya akan lebih cepat dan mudah. Saya pikir kami harus melanjutkan jalur yang kami ikuti sekarang.”
‘Aspar’ secara tegas menepis kemungkinan CFMOTO masuk MotoGP paling cepat di tahun 2027, kecuali ada kesepakatan dengan pabrikan yang sudah ada di grid. “Tidak, itu terlalu cepat. Satu-satunya cara untuk masuk di 2027 adalah menjadi bagian dari pabrikan yang sudah ada,” tegasnya. Gagasan untuk mengambil alih tim KTM telah beberapa kali muncul, namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut.
Peran Aspar Team: Terlalu Cepat untuk Kembali ke Kelas Utama
Ketika ditanya tentang kemungkinan timnya terlibat dalam proyek MotoGP bersama CFMOTO, Martinez menjawab:
“Membangun infrastruktur untuk tahun 2027 akan jadi kegilaan. Kami berharap itu bisa terjadi di masa depan, tetapi saya pikir kami harus melangkah selangkah demi selangkah dan bersabar.”
Tim yang dipimpin oleh mantan pembalap ini memang pernah berkompetisi di kelas utama Kejuaraan Dunia antara tahun 2010 hingga 2018. Kembali ke MotoGP tidak dikesampingkan di masa depan, namun untuk saat ini, Aspar Team fokus pada komitmen mereka di Moto3 (dengan pembalap Maximo Quiles dan Marco Morelli) dan Moto2 (dengan David Alonso dan Dani Holgado).
Keterlibatan CFMOTO di MotoGP akan menjadi angin segar bagi kompetisi, membawa dimensi baru dengan kehadiran merek Tiongkok di panggung tertinggi balap motor. Namun, jalur menuju sana tampaknya masih panjang dan memerlukan strategi yang matang, termasuk potensi kemitraan dengan pabrikan yang sudah mapan.
(SA/GN)
sumber : www.corsedimoto.com
Leave a comment