Home Olahraga Lainnya PBSI Setop Sistem Naik-Turun Atlet Cipayung!
Olahraga Lainnya

PBSI Setop Sistem Naik-Turun Atlet Cipayung!

Share
PBSI Setop Sistem Naik-Turun Atlet Cipayung!
Share

PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Tahunan Atlet Pelatnas Cipayung

JAKARTA – Kabar terbaru datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melalui Divisi Pembinaan dan Prestasi (Binpres) secara resmi meniadakan sistem promosi dan degradasi atlet di Pelatnas Cipayung yang selama ini rutin dilakukan di akhir tahun.

Keputusan strategis ini, yang akan mengubah arah pembinaan, diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap struktur Pelatnas PBSI, performa atlet, beban kompetisi, serta efektivitas program jangka panjang.

Evaluasi Atlet Kini Berbasis KPI Individual

Kepala Binpres PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti federasi menurunkan standar atau menghapuskan evaluasi. Ia memastikan, evaluasi seorang atlet kini ditentukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan oleh masing-masing pelatih mereka.

“Jika seorang atlet tidak mencapai KPI yang sudah ditentukan, maka mereka akan didegradasi. Oleh karena itu, periode degradasi untuk setiap atlet akan berbeda tergantung KPI masing-masing,” jelas Eng Hian dalam keterangan yang diterima.

Sistem Promosi Melalui Seleksi Nasional Tahunan

Sementara untuk sistem promosi, Eng Hian menyebut akan tetap dilaksanakan melalui mekanisme Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI yang dijadwalkan setiap awal tahun. Jumlah perekrutan pemain akan disesuaikan dengan kriteria yang dibuat oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, serta diselaraskan dengan kebutuhan atlet di Pelatnas Cipayung.

Langkah ini merupakan bagian dari penataan ulang strategi pembinaan, guna memastikan seluruh atlet Pelatnas PBSI dapat memperkuat stabilitas pembinaan dan menjaga keberlangsungan program latihan.

PO 012 Tahun 2025 Jadi Acuan Baru

Sebelumnya, PBSI telah menetapkan Peraturan Organisasi (PO) 012 Tahun 2025. Aturan ini secara spesifik mengatur ketentuan terkait mekanisme rekrutmen, promosi, dan degradasi atlet serta pelatih Tim Nasional Cipayung.

Baca juga:  Jojo Tembus Perempat Final!

PO tersebut mengatur jumlah peserta tim nasional, yang akan terdiri dari 16 atlet tunggal dan 16 pasangan atlet ganda. Para peserta ini akan berasal dari Kejuaraan Nasional Taruna, peringkat nasional terbaik, serta atlet dari tim pemantau pemandu bakat yang memenuhi persyaratan administrasi dan verifikasi usia.

“Peraturan ini menjadi rujukan bersama agar setiap keputusan didasari oleh performa, prestasi, dan evaluasi yang terukur. Dengan begitu, diharapkan dapat mendorong peningkatan prestasi bulu tangkis Indonesia secara berkelanjutan,” pungkas Eng Hian.

Perubahan fundamental dalam sistem evaluasi dan promosi ini diharapkan dapat menciptakan iklim kompetisi yang lebih adil dan terukur di Pelatnas, sekaligus memastikan bahwa talenta-talenta terbaik Indonesia mendapatkan pembinaan yang konsisten untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

(OL/GN)
sumber : voi.id

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Masvidal Bakal Gebrak UFC, Siap Tantang McGregor?

Masvidal siap gebrakan UFC! Rumor kencang menyebut ia incar tantangan McGregor. Akankah...

Mendadak! Kuzmin Tantang Battbootti di ONE Fight Night 39!

Mendadak! Kuzmin secara mengejutkan menantang Battbootti. Duel seru siap ramaikan ONE Fight...

Resmi! Chiesa vs. Harris di UFC Fight Night 271.

Resmi! Chiesa vs. Harris siap beradu di UFC Fight Night 271. Jangan...

Kayla Harrison Mundur dari UFC 324, Pasca Operasi Leher Penuh Haru.

Kayla Harrison mundur dari UFC 324 pasca operasi leher. Keputusan penuh haru...