Furphy Tampil Gemilang, Namun Pacers Takluk Lagi
Johnny Furphy mencatat performa terbaiknya musim ini, tetapi usaha tersebut tidak cukup untuk membantu Indiana Pacers yang mengalami kekalahan ke-13 berturut-turut, mencatat rekor franchise, saat menghadapi Cleveland Cavaliers.
Jalannya Pertandingan
Furphy hampir meraih double-double pertamanya di NBA, dengan mencetak 9 poin, 11 rebound—rekor karir—dua assist, dan satu steal dalam 31 menit di pertandingan kelima karirnya sebagai starter. Pemain sayap asal Australia ini berhasil melakukan tembakan 4 dari 6 percobaan, termasuk satu tembakan tiga angka, dan memiliki plus/minus +3.
Sayangnya, Pacers mengalami penurunan performa di kuarter keempat, menyerah 116-120 di kandang mereka. Cavaliers bangkit dengan run 11-0 di akhir pertandingan, dan Darius Garland mencetak 14 dari total 29 poinnya di kuarter tersebut dengan akurasi sempurna 7 dari 7.
Statistik Pemain
- Poin: 9
- Rebound: 11
- Assist: 2
- Steal: 1
- Plus/Minus: +3
Kekalahan ini membuat Pacers merosot ke rekor 6-31, terburuk di NBA. Ini adalah penurunan yang signifikan bagi tim yang hanya tujuh bulan lalu tampil di NBA Finals. Sejumlah cedera, terutama setelah Tyrese Haliburton mengalami cedera tendon Achilles di babak final, turut berkontribusi pada kondisi ini.
Reaksi Pemain
Furphy memulai pertandingan dengan baik, mencetak 5 poin dan meraih 8 rebound dalam 17 menit pertama. Salah satu momen terbaiknya muncul di kuarter pertama saat ia berhasil mencuri bola dan melakukan dunk yang menggebu, memberikan semangat kepada penggemar di Gainbridge Fieldhouse. Haliburton pun memberikan dukungan dari bangku cadangan.
“Kuarter kedua menjadi fokus penting bagi kami, karena kami kurang maksimal. Kami berusaha memastikan semua pemain membawa energi di kuarter kedua dan itu harus dimulai dari pertahanan,” ujar Furphy di jeda pertandingan.
Pelatih Pacers, Rick Carlisle, juga menekankan pentingnya rebound melawan Cavaliers yang memiliki dua pusat besar, Evan Mobley dan Jarrett Allen. “Rebounding adalah fokus utama, karena mereka akan agresif,” tambah Furphy.
Konteks dan Dampak
Pacers kini mengalami rekor kalah terpanjang dalam sejarah franchise, setelah sebelumnya mengalami kekalahan berturut-turut sebanyak 12 kali. Meskipun hasil akhir pertandingan tidak sesuai harapan, penampilan Furphy menunjukkan bahwa ia bisa menjadi pemain kunci di masa depan tim ini setelah awal musim yang terganggu cedera.
Hasil Lengkap Lainnya:
- Cavaliers 120, Pacers 116
- Magic 112, Wizards 120
- Spurs – Grizzlies
- Heat – Timberwolves
- Lakers – Pelicans
- Mavericks – Kings
(BA/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
- Agence France Presse
- basketball
- Ben Cotton
- bola basket
- career start
- Cavaliers
- championship series
- Cleveland Cavaliers
- darius-garland
- ESPN Inc.
- evan-mobley
- fast break dunk
- franchise superstar
- Getty Images Inc.
- Grizzlies
- Heat
- Indiana Pacers
- Jarret Allen
- jarrett-allen
- Johnny Furphy
- Kings
- Lakers
- long-term ankle issue
- MAGIC
- Mavericks
- Memphis Grizzlies
- Michael Hickey
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- Pacers
- Pacers v Cleveland
- pelicans
- Rick Carlisle
- San Antonio Spurs
- Spurs
- Timberwolves
- tyrese-haliburton
- v Cleveland Cavaliers
- Wizards
Leave a comment