Amen Thompson: Pembelajaran dari Legenda NBA
Tim Houston Rockets tengah menjalani musim yang penuh penyesuaian, dan salah satu pemain yang paling menggambarkan kemampuan adaptasi ini adalah Amen Thompson. Dengan perannya sebagai point guard yang dimulai akibat cedera Fred VanVleet, Thompson memanfaatkan studi film untuk meningkatkan permainannya, mencari inspirasi dari salah satu playmaker paling cerdas di NBA: Rajon Rondo.
Amen Thompson Belajar dari Para Legenda
Amen Thompson, yang dikenal sebagai wing agresif dengan atletisitas dan kemampuan bertahan yang luar biasa, mengakui tantangan dalam menjalankan skema ofensif di NBA. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia mengungkapkan bahwa ia telah banyak menonton rekaman permainan Rajon Rondo untuk memahami cara mengendalikan permainan tanpa terlalu mengandalkan tembakan jarak jauh, yang juga merupakan tantangan di awal karier mereka.
“Saya mulai menonton Rondo dan berpikir, ‘Wow, dia luar biasa,’” kata Thompson kepada analis NBA, Marc Spears. “Saya tahu dia hebat, tetapi saya tidak menyangka dia sehebat itu. Saya banyak menonton karena cara dia memengaruhi permainan: meski diizinkan untuk melakukan tembakan, dia tetap dapat mencapai posisi yang diinginkan dan mendistribusikan bola, bahkan meraih 20 rebound dengan tinggi 6 kaki 2 inci.”
Rondo, yang merupakan empat kali All-Star dan dua kali juara NBA, dikenal karena IQ bola basketnya yang tinggi, visi passing yang luar biasa, dan kemampuan rebound meskipun memiliki ukuran yang lebih kecil. Untuk Thompson yang berbadan 6 kaki 7 inci, mempelajari Rondo memberinya panduan tentang bagaimana memanipulasi pertahanan, menemukan rekan setim yang terbuka, dan mendominasi permainan dengan kecerdasan dan intuitif, tidak hanya berdasarkan poin yang dicetak.
Peran Baru bagi Talenta Serbaguna
Meski Thompson pernah bermain sebagai point guard di Overtime Elite, transisi ke tim NBA adalah lompatan yang signifikan. Kekuatan alaminya dalam memotong, bermain transisi, dan bertahan sangat jelas, tetapi menerapkan skema setengah lapangan dan membaca taktik pertahanan yang kompleks memerlukan ketajaman yang berbeda.
Seringkali, pertahanan memberikan ruang kepada Thompson untuk memadati area cat, tantangan agar dia melakukan tembakan dari jarak jauh. Dengan mempelajari Rondo, yang mengalami situasi serupa selama kariernya, Thompson belajar untuk memanfaatkan ruang tersebut—menyerang sudut, menciptakan jalur passing, dan merangsek untuk rebound.
Belajar dari Beragam Gaya Permainan
Rondo bukan satu-satunya legenda dalam daftar putar Thompson. Pemain muda ini juga mengungkapkan bahwa ia mempelajari permainan Russell Westbrook, Chris Paul, John Wall, dan LeBron James. Kurikulum beragam gaya bermain ini menunjukkan komitmen Thompson untuk mengembangkan permainannya. Dari keahlian pick-and-roll Paul hingga agresivitas tanpa henti Westbrook, Thompson berusaha mengintegrasikan elemen dari para jenderal lapangan terbaik dalam NBA.
Seiring Houston Rockets melanjutkan musim mereka, perkembangan Thompson di posisi point guard menjadi salah satu sorotan penting. Jika ia dapat menyalurkan sebagian kecil dari kepemimpinan permainan Rondo dan dipadukan dengan kekuatan fisik yang dimilikinya, Houston mungkin telah menemukan senjata unik dan berbahaya untuk lini belakang masa depan mereka.
(BA/GN)
sumber : totalapexsports.com
Leave a comment