Reaksi Chris Russo Usai Knicks Menang NBA Cup
New York Knicks meraih gelar juara NBA Cup perdana mereka pada Selasa malam, tetapi Chris Russo, sosok veteran media olahraga New York, tidak ikut merayakan. Dalam acara First Take pada hari Rabu, Russo mengungkapkan kritik tajam terhadap seluruh turnamen tersebut.
Kritik Terhadap Legitimasi NBA Cup
Russo mempertanyakan apakah trofi yang diberikan di tengah musim itu layak mendapatkan pengakuan. Ia menyebutnya sebagai suatu kreasi buatan yang mengabaikan sejarah juara franchise Knicks itu sendiri. Ulasan kritisnya di media sosial menyoroti perdebatan yang sedang berlangsung mengenai turnamen yang telah berlangsung selama tiga tahun ini.
“Di suatu tempat, Walt Frazier dan Willis Reed serta Red Holtzman pasti bilang, apakah kita benar-benar akan merayakan hal bodoh ini? Kreasi yang tidak asli untuk meramaikan musim reguler, yang tidak berarti apa-apa dalam gambaran besar,” kata Russo.
Russo menilai bahwa kemeriahan yang dirayakan oleh para penggemar Knicks tidak beralasan, dan ia justru mengangkat contoh kemenangan NBA Cup sebelumnya yang tidak memberikan dampak signifikan. Milwaukee Bucks, yang menang pada 2024, langsung tersingkir di putaran pertama playoff 2025, sedangkan Los Angeles Lakers yang memenangkan kejuaraan perdana pada 2023 juga mengalami hal serupa.
Perbandingan dengan Kejuaraan Nyata
Di dalam tayangan tersebut, Russo semakin bersemangat saat membandingkan NBA Cup dengan kejuaraan nyata Knicks pada tahun 1970 dan 1973. Ia menyebutkan nama-nama legendaris Knicks seperti Dean Meminger dan Sweetwater Clifton, seraya menegaskan bahwa perayaan saat ini justru merendahkan warisan tersebut. Russo juga mengingat momen Game 7 pada final Konferensi Timur 1973 ketika Knicks mengalahkan Boston di kandang mereka, yang ia sebut sebagai contoh permainan juara sejati.
Kontroversi Banner
Knicks telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menggantung banner NBA Cup di Madison Square Garden, sebuah keputusan yang bertentangan dengan kebiasaan yang dilakukan oleh Los Angeles dan Milwaukee. Keduanya telah mengangkat banner untuk kemenangan mereka meskipun NBA Cup baru berusia tiga tahun.
Keputusan New York ini cukup mengejutkan karena pelatih kepala Mike Brown sebelumnya menyebutkan tentang menggantung banner setelah kemenangan pada Selasa. Organisasi ingin tetap fokus untuk mengejar juara NBA yang sebenarnya daripada merayakan turnamen tengah musim.
Russo juga melontarkan kritik kepada rekan pembawa acara Stephen A. Smith, yang terlihat merayakan kemenangan dengan menyebut “langit biru” dan superfan Spike Lee. Smith membela diri dengan menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam keputusan tim mengenai banner tersebut.
Statistik Pertandingan
Knicks mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 124-113 di Las Vegas, dengan OG Anunoby mencetak 28 poin dan Jalen Brunson meraih MVP NBA Cup berkat 25 poin yang dicetaknya. New York bangkit dari ketertinggalan 11 poin, di mana Mitchell Robinson mendominasi dengan 15 rebound. Dengan kemenangan ini, Knicks kini mencatatkan rekor 18-7, menempatkan mereka di peringkat kedua di Konferensi Timur setelah Detroit.
Kesimpulan
Keputusan Knicks untuk tidak menggantung banner NBA Cup menunjukkan bahwa fokus utama mereka adalah meraih gelar NBA yang lebih prestisius. Sementara itu, perdebatan mengenai makna dari NBA Cup berlanjut, terutama di kalangan pengamat dan penggemar olahraga.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment