Home Basket NBA Bronny James bisa jadi sudah main terakhir untuk Lakers.
NBA

Bronny James bisa jadi sudah main terakhir untuk Lakers.

Share
Bronny James bisa jadi sudah main terakhir untuk Lakers.
Share

Kinerja Bronny James dan Masa Depan di Los Angeles Lakers

Los Angeles Lakers telah memainkan Bronny James dalam dua pertandingan terakhir, namun hanya dalam keadaan blowout. Setelah medapatkan kesempatan mengejutkan untuk memulai pada 15 November, ia kini dibatasi hanya untuk tugas mop-up. Terlebih lagi, Lakers memilih untuk memulai Nick Smith Jr., yang terikat kontrak dua arah, alih-alih Bronny saat melawan Phoenix Suns. Ini menunjukkan bahwa Lakers belum sepenuhnya percaya pada Bronny, dan tim perlu melakukan evaluasi setelah penampilan buruk belakangan ini.

Pertahanan yang Buruk

Pertahanan Lakers sangat memprihatinkan. Mereka kehilangan empat dari enam pertandingan terakhir dan rata-rata kebobolan 122,5 poin per game selama rentang tersebut. Satu-satunya tim yang tidak mencetak lebih dari 114 poin melawan Lakers adalah Los Angeles Clippers yang juga sedang berjuang. Pelatih kepala JJ Redick mengkritik performa keseluruhan tim setelah kekalahan di hari Natal, menegaskan bahwa situasi ini tidak dapat dibiarkan berlanjut.

Keterbatasan Aset untuk Perubahan

Lakers jelas memerlukan perubahan, namun mereka memiliki keterbatasan dalam hal aset yang bisa diperdagangkan. Mereka hanya memiliki satu pilihan draf putaran pertama, satu putaran kedua, dan beberapa talenta muda lainnya yang bisa dimasukkan dalam kesepakatan. Bronny James juga termasuk dalam daftar tersebut, dan Lakers tidak bisa mengabaikannya jika mereka hanya mempercayainya untuk bermain saat permainan sudah dipastikan.

Apakah Ini Akhir untuk Bronny di Lakers?

Bronny James terdaftar dalam skuad 15 orang dan memiliki kontrak senilai $1,2 juta yang dijamin untuk musim depan. Meskipun Lakers mengalami kekurangan pemain rotasi dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka tetap tidak memanfaatkan Bronny dalam rotasi. Ia hanya digunakan saat pertandingan sudah tidak kompetitif, meski status kontraknya cukup menjanjikan. Ia sudah mendapatkan kesempatan di G League, namun ini hanya menambah kekhawatiran mengenai perkembangannya.

Baca juga:  Draymond Green atasi masalah yang bisa membuatnya pergi dari Warriors!

Statistik di G League

Dalam delapan pertandingan bersama South Bay Lakers musim ini, Bronny mencatatkan rata-rata 11,0 poin, 4,6 assist, dan 3,0 rebound dalam 30,9 menit permainan. Ia memiliki persentase tembakan 41,3% dari lapangan dan 29,5% dari percobaan tiga angka. Namun, Bronny mengalami masalah pada turnover dan tidak menunjukkan dominasi yang diharapkan dari pemain NBA di liga pengembangan.

Kinerja yang Kurang Memuaskan

Bronny memiliki nilai negatif dalam statistik Value Over Replacement Player (VORP) dan juga buruk dalam win shares per 48 menit di 43 pertandingan pertamanya. Ia mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri musim ini, tetapi sayangnya gagal melakukannya. Situasi di G League membuat peluangnya untuk bertahan di Lakers semakin tipis.

Dilema Performa Tim

Meski menjadi favorit penggemar, Bronny tampaknya tidak mendapat kepercayaan dari pelatih Redick. Lakers tidak butuh tambahan ball-handler dengan Luka Doncic, LeBron James, dan Austin Reaves di skuad. Saat ini, mereka lebih memerlukan pertahanan perimeter dan ruang tembak di sekitar ketiga superstar tersebut. Sayangnya, Bronny tidak menawarkan keunggulan di area tersebut, membuatnya berpotensi menjadi salah satu yang terdepak.

Kondisi Keuangan Tim

Lakers hanya memiliki 14 pemain yang terikat kontrak dan berada tepat $1,1 juta di bawah batas pajak pertama, di mana mereka terikat untuk tidak menambah pemain baru melalui agen bebas. Ini memberikan tekanan lebih pada Rob Pelinka dan tim manajemen untuk melakukan perdagangan.

Dampak Terhadap Kesempatan Gelar

Lakers harus memaksimalkan setiap posisi di roster jika ingin menjadi pesaing serius meraih gelar. Tim Oklahoma City Thunder memiliki kedalaman yang luar biasa, sementara Lakers kesulitan menemukan delapan pemain rotasi yang dapat diandalkan untuk playoff saat ini. Menjaga Bronny di skuad justru merugikan Lakers. Mengubah Bronny menjadi pemain yang dapat diandalkan dalam rotasi postseason tentunya akan menjadi langkah signifikan.

Baca juga:  Analisis: Michael Jordan Pengaruhi Negativitas Stephen A. Smith Terhadap LeBron James.

Potensi Perdagangan Sebelum Tenggat Waktu

Jangan kaget jika Los Angeles Lakers memutuskan untuk melepas Bronny James sebelum tenggat perdagangan pada 5 Februari. Ini mungkin pilihan terbaik bagi tim meski dapat menimbulkan reaksi negatif dari LeBron dan agen Rich Paul. Meskipun penggemar mungkin tidak menyukai langkah ini, pemandangan berbeda akan ada jika itu membantu Lakers menjadi ancaman nyata dalam perebutan gelar. Fokus berada pada manajemen untuk membuat keputusan ini terwujud.

(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Warriors kehilangan momentum setelah kejutan dari Nuggets, meski Melton puncaki performa.
NBA

Warriors kehilangan momentum setelah kejutan dari Nuggets, meski Melton puncaki performa.

Warriors kehilangan momentum mereka setelah kejutan dari Nuggets, meski Melton tampil cemerlang...

NBA

VIDEO MAVERICKS at NETS | FULL GAME HIGHLIGHTS | February 24, 2026

Judul: MAVERICKS di NETS | Sorotan Pertandingan Penuh | 24 Februari 2026...

NBA

VIDEO WIZARDS at HAWKS | FULL GAME HIGHLIGHTS | February 24, 2026

Judul: WIZARDS vs HAWKS | HIGHLIGHT PERMAINAN PENUH | 24 Februari 2026...

NBA

VIDEO 76ERS at PACERS | FULL GAME HIGHLIGHTS | February 24, 2026

Judul: 76ERS vs PACERS | HIGHLIGHT PERTANDINGAN PENUH | 24 Februari 2026...