Pelatih NBA Habis Kesal, Ejeksi Mewarnai Minggu Ini
Minggu ini, banyak pelatih NBA yang harus menghadapi konsekuensi akibat emosi mereka, yang terlihat jelas saat dua pelatih dipecat dari pertandingan mereka. Pelatih Denver Nuggets, David Adelman, dan pelatih Minnesota Timberwolves, Chris Finch, sama-sama diusir setelah memperdebatkan keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka.
Adelman Berapi-api di Panggung
Yang mencolok dari kedua kasus ini bukan hanya dorongan untuk menuntut keputusan, melainkan cara mereka mengekspresikan ketidakpuasan dengan penuh emosi. Bagi Adelman, ejeksi di tengah pertandingan keempat saat Nuggets kalah 115-101 dari Houston Rockets menandai pengalaman pertama sebagai pelatih kepala NBA. Adelman mengajukan protes ketika bintang timnya, Nikola Jokić, tidak mendapat pelanggaran meski terkena kontak dari Steven Adams dan Jabari Smith Jr.
“Rasanya seperti pertandingan ini reaksi terhadap pertandingan awal pekan,” ujar Adelman. “Mereka hanya memiliki satu pelanggaran dengan lima menit tersisa di kuarter kedua. Kedua tim bermain dengan sangat keras. Saya beri pujian untuk Rockets, mereka selalu berjuang keras. Tapi kita mendapat dua pelanggaran ringan pada pemain terbaik kita dan itu berdampak pada permainan,” tambahnya.
Reaksi Menyusul Ejeksi
Adelman melanjutkan, “Sesungguhnya, saya bingung. Saya hanya mencari jawaban, namun ternyata harus keluar dari lapangan. Kadang bingung dapat memicu hal-hal yang merugikan, kan?”
Pertandingan sebelumnya yang dimaksud Adelman adalah ketika Nuggets mengalahkan Rockets 128-125 di overtime, meski Jokić sudah keluar dengan pelanggaran. Pada pertandingan itu, setiap starter Rockets mencatat minimal tiga pelanggaran. Jokić dan rekan setimnya, Jamal Murray, masing-masing melakukan 11 dan 15 kali percobaan lemparan bebas, sama dengan total tim Rockets.
Finch Bergolak di Pinggir Lapangan
Sementara itu, Finch mengalami ejeksi yang lebih dramatis saat menghadapi Oklahoma City Thunder. Seperti yang diungkap Jon Krawczynski dari The Athletic, frustrasinya memuncak setelah sekian lama tidak menyukai cara wasit memimpin pertandingan saat melawan tim juara bertahan itu. Pada pertandingan Jumat, Anthony Edwards dan Julius Randle dari Minnesota dilanggar pada posisi yang sama, sebelum Finch diusir kurang dari enam menit di kuarter pertama. Meski demikian, timnya berhasil meraih kemenangan krusial 112-107 atas Thunder.
Konteks dan Dampak
Frustrasi yang ditunjukkan oleh Adelman, Finch, dan pelatih Houston, Ime Udoka, menggarisbawahi semakin besarnya jarak antara tim dan wasit. Para pelatih dan pemain menerima permainan fisik, namun ketidakkonsistenan dalam keputusan wasit sering kali memicu kemarahan. Di tengah usaha liga dalam menerapkan konsistensi pada penalti flopping, hal ini menggugah perasaan bingung bagi pelatih dalam mengatur pemain agar bisa bermain bebas.
Meskipun kesalahan manusia tak terhindarkan dalam perwasitan olahraga, seperti yang disoroti Adelman, Finch, dan Udoka, tim-tim membutuhkan kesempatan yang adil untuk menang. Dengan begitu, mereka tidak terjebak dalam perdebatan keputusan yang merugikan dan risiko denda pasca-pertandingan.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment