Menuju Masa Depan Turnamen NBA Cup Pasca Kemenangan Knicks
Setelah New York Knicks berhasil meraih trofi pada edisi ketiga NBA Cup, saatnya kita membahas tentang masa depan turnamen in-season ini.
Perubahan Format Turnamen
Kita sudah mengetahui bahwa liga sedang melakukan beberapa perubahan pada format dan logistik turnamen. Mulai musim depan, final Cup akan diadakan di lokasi netral, sementara semifinal akan dimainkan di kandang tim yang memiliki seeding lebih tinggi. Setelah itu, semua tim akan menuju Las Vegas… atau apakah tidak?
NBA sedang mempertimbangkan beberapa lokasi alternatif untuk final Cup yang bersifat netral. Mencari lokasi netral ternyata bukan perkara mudah. Berikut adalah beberapa opsi yang mungkin dipertimbangkan:
- San Diego: Dulu, San Diego menjadi rumah bagi tim NBA. Dengan iklim yang hangat, ini menjadi tempat yang ideal bagi tim yang ingin menghindari cuaca dingin. Namun, fasilitasnya mungkin tidak sesuai.
- Honolulu: Ketika ide ini muncul, banyak orang tertarik. Ini akan menjadi lokasi yang menyenangkan untuk liburan singkat, meski perbedaan zona waktu bisa menjadi tantangan.
- Louisville: Ada pembicaraan soal ekspansi NBA ke Louisville, dan KFC Yum! Center adalah arena yang memadai. Walau tak mungkin terjadi, Kentucky dikenal sebagai negara bagian yang sangat mencintai basket.
- Durham/Chapel Hill: Komisioner NBA, Adam Silver, sempat mengusulkan penggunaan venue ikonis perguruan tinggi untuk final Cup. Cameron Indoor Stadium milik Duke dan Smith Center di North Carolina adalah tempat yang penuh sejarah. Ini mungkin menjadi cara untuk menjangkau penggemar basket di komunitas perguruan tinggi.
- Seattle: Harapan kita tentu adanya tim di sana, bukan sekadar menjadi lokasi netral. NBA perlu mengupayakan reconnect dengan komunitas Seattle guna memperbaiki hubungan.
- Kota Meksiko: Dengan menggelar pertandingan di luar negeri tanpa harus pergi jauh, NBA memiliki pengalaman positif di Meksiko. Kota Meksiko juga disebut sebagai calon lokasi ekspansi.
- Vancouver: Apakah Vancouver akan menerima NBA kembali setelah kepindahan Grizzlies ke Memphis pada tahun 2001? Meskipun bulan Desember mungkin bukan waktu terbaik, keindahan kota ini patut dipertimbangkan.
Pertimbangan Lain untuk Turnamen
Atau mungkin NBA akan memutuskan untuk merotasi lokasi final Cup seperti All-Star Weekend, dan bisa menjadi alternatif bagi kota-kota yang tidak terpilih sebagai tuan rumah All-Star Weekend.
Pindahnya final Cup ke luar negeri mungkin menjadi masalah, terutama dengan kondisi peserta yang belum pasti hingga saat-saat terakhir. Tentu saja, menggelar pertandingan di Eropa atau lokasi lain yang memerlukan perjalanan jauh akan menjadi tantangan tersendiri.
Apakah NBA Europe akan dilibatkan dalam NBA Cup? Jika NBA Europe bisa diluncurkan pada tahun 2027 dengan tim yang valid, bukan tidak mungkin format serupa dengan FIFA Cup bisa diterapkan. Tentu, ini memerlukan penyesuaian jadwal serta perhitungan yang matang.
Ini bisa melibatkan pengurangan jumlah pertandingan tanpa kehilangan pendapatan dari tiket. Namun, hal ini juga memiliki tantangan logistik yang tidak sedikit. Yang terpenting, akan ada usaha untuk menemukan lokasi netral yang dapat menarik minat atau setidaknya mempertahankan perhatian penonton, serta memerhatikan aspek finansial dari masing-masing kota.
Kesimpulan
Perkembangan ini tentu menjadi sorotan bagi para penggemar NBA di seluruh dunia. Dengan banyaknya perubahan yang akan dilakukan, kita semua menantikan bagaimana nasib NBA Cup di masa depan dan bagaimana liga dapat menjangkau lebih banyak penggemar dengan lokasi-lokasi baru yang berpotensi meningkatkan daya tarik turnamen.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment