Home Basket NBA Hasil NBA 23 Desember 2025: Tim Favorit Muncul sebagai Juara!
NBA

Hasil NBA 23 Desember 2025: Tim Favorit Muncul sebagai Juara!

Share
Hasil NBA 23 Desember 2025: Tim Favorit Muncul sebagai Juara!
Share

Ringkasan Pertandingan NBA 23 Desember 2025

Pada 23 Desember 2025, sejumlah pertandingan NBA berlangsung dengan beberapa hasil menarik yang mencerminkan kekuatan setiap tim. Berikut adalah ringkasan dari masing-masing laga, termasuk performa pemain yang menonjol.

Washington Wizards vs Charlotte Hornets (109–126)

Washington Wizards vs Charlotte Hornets
Pemain Charlotte Hornets, Sion James (4), melewati Marvin Bagley III (35) dari Washington Wizards pada babak kedua di Spectrum Center. (Foto: Sam Sharpe-Imagn Images)

Hornets (menang)
Charlotte menunjukkan performa menyerang yang kuat, terutama di kuarter kedua dan keempat. LaMelo Ball menjadi pengendali permainan dengan mencetak 23 poin dan 9 assist, sementara pergerakan bola dan tembakan jarak jauh tim memungkinkan mereka untuk menjaga jarak dari Washington.

Wizards (kalah)
Washington tampil kompetitif di awal laga, namun kesalahan dalam pertahanan membuat mereka kesulitan. Meskipun Alex Sarr memberikan kontribusi yang solid dalam permainan interior, Wizards tidak bisa menghentikan momentum Hornets di babak kedua.

Brooklyn Nets vs Philadelphia 76ers (114–106)

Brooklyn Nets vs Philadelphia 76ers
Pemain Brooklyn Nets, Noah Clowney (21), mencoba merebut bola dari Paul George (8) dari Philadelphia 76ers pada kuarter ketiga di Xfinity Mobile Arena. (Foto: Bill Streicher-Imagn Images)

Nets (menang)
Brooklyn berhasil mengontrol permainan, terutama di akhir kuarter keempat. Mikal Porter Jr. menjadi pencetak poin terbanyak dengan 28 poin, sambil memberikan tekanan pada pertahanan 76ers.

76ers (kalah)
Joel Embiid tampil agresif dengan 27 poin dan 6 rebound, tetapi Philadelphia kesulitan dalam menciptakan serangan yang konsisten di luar Embiid, terutama menjelang akhir pertandingan.

Chicago Bulls vs Atlanta Hawks (126–123)

Chicago Bulls vs Atlanta Hawks
Pemain Atlanta Hawks, Nickeil Alexander-Walker (7), melanggar Josh Giddey (3) dari Chicago Bulls pada kuarter keempat di State Farm Arena. (Foto: Jordan Godfree-Imagn Images)

Bulls (menang)
Chicago melakukan kebangkitan yang mengesankan setelah tertinggal. Coby White mencetak 24 poin dan melakukan free throw penting di detik-detik terakhir. Josh Giddey juga tampil cemerlang dengan triple-double: 19 poin, 11 rebound, dan 15 assist.

Hawks (kalah)
Atlanta kehilangan keuntungan yang mereka miliki setelah tampil dominan di awal. Mereka gagal menjaga pertahanan menjelang akhir, yang memungkinkan Chicago untuk melesat di waktu-waktu krusial.

New Orleans Pelicans vs Cleveland Cavaliers (118–141)

New Orleans Pelicans vs Cleveland Cavaliers
Pemain New Orleans Pelicans, Karlo Matkovic (17), berusaha memasuki pertahanan Cleveland Cavaliers di Rocket Arena. (Foto: Ken Blaze-Imagn Images)

Cavaliers (menang)
Cleveland tampil meyakinkan dengan mencetak 141 poin berkat kontribusi seimbang dari pemainnya. Penyerangan cepat dan tekanan defensif memberi mereka keunggulan yang jelas sepanjang pertandingan.

Baca juga:  VIDEO MAGIC at GRIZZLIES | FULL GAME HIGHLIGHTS | January 18, 2026

Pelicans (kalah)
Meskipun pelanggaran New Orleans terlihat baik, mereka kesulitan dalam mempertahankan tekanan defensif terhadap Cavaliers yang mendominasi kecepatan permainan.

Milwaukee Bucks vs Indiana Pacers (111–94)

Milwaukee Bucks vs Indiana Pacers
Pemain Milwaukee Bucks, Ryan Rollins (13), menggiring bola melewati Bennedict Mathurin (00) dari Indiana Pacers di Gainbridge Fieldhouse. (Foto: Trevor Ruszkowski-Imagn Images)

Bucks (menang)
Milwaukee mengendalikan jalannya pertandingan dengan permainan disiplin dan pertahanan yang kuat. Mereka berhasil memanfaatkan kesalahan Indiana dan menjaga keunggulan yang nyaman dari awal hingga akhir.

Pacers (kalah)
Indiana kesulitan mengejar ketertinggalan, terutama saat kehilangan banyak peluang di posisi penting. Pertahanan yang buruk juga menjadi penyebab mereka tak mampu menahan serangan Bucks.

Toronto Raptors vs Miami Heat (112–91)

Toronto Raptors vs Miami Heat
Pemain Toronto Raptors, Scottie Barnes (4), mencoba mencuri bola dari Jaime Jaquez Jr. (11) dari Miami Heat di Kaseya Center. (Foto: Rhona Wise-Imagn Images)

Raptors (menang)
Toronto menunjukkan performa yang solid baik dalam menyerang maupun bertahan. Scottie Barnes mencetak 27 poin dan membantu tim menjaga tekanan sepanjang pertandingan.

Heat (kalah)
Miami kesulitan berjalan seirama dengan tempo Toronto, yang membuat mereka tertekan dari awal hingga akhir.

Denver Nuggets vs Dallas Mavericks (130–131)

Denver Nuggets vs Dallas Mavericks
Pemain Denver Nuggets, Jamal Murray (27), bergerak melewati Naji Marshall (13) dari Dallas Mavericks di American Airlines Center. (Foto: Jerome Miron-Imagn Images)

Mavericks (menang)
Dallas meraih kemenangan tipis berkat performa gemilang Cooper Flagg yang mencetak 33 poin, di mana mereka mampu mencetak poin krusial di momen-momen penting.

Nuggets (kalah)
Denver, meski mendapat kontribusi besar dari Jamal Murray yang mencetak 31 poin, harus mengakui kegagalan mereka dalam bertahan di detik terakhir pertandingan.

New York Knicks vs Minnesota Timberwolves (104–115)

New York Knicks vs Minnesota Timberwolves
Pemain Minnesota Timberwolves, Anthony Edwards (5), merebut bola dari Josh Hart (3) dari New York Knicks di Target Center. (Foto: Jesse Johnson-Imagn Images)

Timberwolves (menang)
Minnesota mendapatkan dorongan dari performa dominan Anthony Edwards yang menyumbang 38 poin, sementara Rudy Gobert memperkuat pertahanan di bawah ring.

Knicks (kalah)
New York kesulitan menghadapi kecepatan dan fisik Timberwolves, meskipun Karl-Anthony Towns tampil luar biasa dengan 40 poin.

Oklahoma City Thunder vs San Antonio Spurs (110–130)

Oklahoma City Thunder vs San Antonio Spurs
Pemain Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander (2), melaju melewati Stephon Castle (5) dan Julian Champagnie (30) dari San Antonio Spurs di Frost Bank Center. (Foto: Scott Wachter-Imagn Images)

Spurs (menang)
San Antonio berhasil menjauh di babak kedua berkat eksekusi menyerang yang baik dan pertahanan yang solid. Keldon Johnson memimpin dengan serangan yang efisien.

Baca juga:  Jonathan Kuminga pamit dari Warriors dengan kenangan tak terlupakan.

Thunder (kalah)
Oklahoma City kesulitan setelah turun minum dan tidak mendapatkan dukungan yang konsisten dari pemain lainnya meskipun Shai Gilgeous-Alexander terus mencetak poin.

Los Angeles Lakers vs Phoenix Suns (108–132)

Los Angeles Lakers vs Phoenix Suns
Pemain Los Angeles Lakers, Bronny James (9), berusaha menggerakkan bola melawan Rasheer Fleming (20) dari Phoenix Suns di Mortgage Matchup Center. (Foto: Mark J. Rebilas-Imagn Images)

Suns (menang)
Phoenix meraih kemenangan mutlak setelah menampilkan performa gemilang di kuarter ketiga, dipimpin oleh Dillon Brooks yang menyumbang 25 poin.

Lakers (kalah)
Los Angeles mengalami kesulitan di pertahanan dan tidak mampu menahan amukan serangan Suns pada kuarter yang krusial.

Kesimpulan

Hari itu menunjukkan beberapa penampilan dominan, hasil yang ketat, dan usaha individu yang menonjol di seluruh liga. Pertandingan ini memberikan banyak cerita menarik yang akan berlanjut ke laga-laga berikutnya.

(BA/GN)
sumber : www.thebiglead.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
OKC Thunder Tanpa Empat Starter, Rilis Starting Five Lawan Pistons!
NBA

OKC Thunder Tanpa Empat Starter, Rilis Starting Five Lawan Pistons!

OKC Thunder akan menghadapi Pistons tanpa empat starter kunci. Langkah ini menantang,...

Tiga Kunci Pertandingan Thunder di Malam Kedua di Detroit
NBA

Tiga Kunci Pertandingan Thunder di Malam Kedua di Detroit

Tiga kunci kemenangan Thunder di malam kedua di Detroit adalah pertahanan kokoh,...

Odom memaafkan Cuban setelah ingin 'bersihkan ruang ganti'
NBA

Odom memaafkan Cuban setelah ingin ‘bersihkan ruang ganti’

Odom akhirnya memaafkan Cuban setelah insiden ingin 'membersihkan ruang ganti', menunjukkan sikap...

Haruskah NBA menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan?
NBA

Haruskah NBA menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan?

Dalam perdebatan apakah NBA harus menghapus syarat 65 pertandingan untuk penghargaan, argumen...