Jaylen Brown Soroti Masalah Flopping di NBA
Bintang Boston Celtics, Jaylen Brown, kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap dinamika permainanan NBA saat ini. Melalui aplikasi livestream baru-baru ini, ia mengungkapkan pandangannya mengenai pengaruh kebiasaan pemain bintang, seperti LeBron James, terhadap officiating dan gaya permainan secara keseluruhan.
Kritik Terhadap Flopping
Dalam livestream bersama DDG, Brown secara langsung menyoroti LeBron James dan beberapa pemain terkenal lainnya. Ia menegaskan kritikannya terhadap apa yang dianggapnya sebagai flopping yang berlebihan, sebuah taktik yang menurutnya telah berkembang secara luas di liga.
“Ada perbedaan antara menarik foul dan flopping,” ungkap Brown. “Flopping adalah bertindak seolah-olah terkena kontak padahal sebenarnya tidak.” Brown menambahkan bahwa tingkah laku ini sudah sangat umum, dengan menyatakan, “Semuanya melakukannya. Banyak pemain ofensif yang melakukan ini.”
Pemain yang Disebutkan
Brown juga menyebut beberapa talenta elit di liga seperti Shai Gilgeous-Alexander, Joel Embiid, James Harden, Luka Doncic, dan Nikola Jokic. Ia menekankan bahwa komentarnya tidak ditujukan untuk menjadikan satu pemain sebagai sorotan, namun lebih kepada masalah yang sudah menjadi bagian dari permainan NBA modern secara keseluruhan.

Statistik Terkini Jaylen Brown
Saat ini, Brown mencatat rata-rata 29,3 poin, 6,2 rebound, dan 4,9 assist per pertandingan, menjadikannya sebagai pemain kunci untuk Boston Celtics. Timnya mencatatkan rekor 15-12 musim ini dan baru saja mengalami kekalahan 112-105 dari Detroit Pistons.
Dalam kekalahan tersebut, Brown tampil menonjol dengan menyumbangkan 34 poin, delapan rebound, dan tujuh assist. Meskipun timnya kalah, performa ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain sayap dua arah yang paling konsisten di NBA.
Pemain yang Sering Dihubungkan dengan Flopping
Sepanjang karirnya, LeBron James sering mendapat kritik dan lelucon karena seringnya ia mendapatkan peluang di garis free-throw. Namun, ia bukan satu-satunya. Nama-nama lainnya yang sering dikaitkan dengan flopping termasuk James Harden, Chris Paul, Reggie Miller, Patrick Beverley, dan Lance Stephenson.
Pemain veteran seperti Dennis Rodman, Robert Horry, dan Vlade Divac juga dikenal sering melebih-lebihkan kontak saat bermain. Motivasi utama dari tindakan ini biasanya sama, yaitu memaksa lawan mendapatkan foul dan meningkatkan peluang di garis free-throw, sebuah strategi yang terus mempengaruhi permainan NBA hingga saat ini.
(BA/GN)
sumber : bolavip.com
Leave a comment