Kembalinya LeBron James Membawa Harapan bagi Los Angeles Lakers
Los Angeles Lakers memulai musim NBA 2025-2026 dengan cukup baik, namun absennya LeBron James masih menjadi perdebatan di kalangan penggemar dan analis basket. Sebagai jawara empat kali NBA dan pencetak poin terbanyak sepanjang masa, kehadiran James sangat dinantikan, terutama di tahun ke-23 kariernya yang fenomenal, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain lain.
Sayangnya, cedera punggung sciatic mengharuskan James tetap berada di bangku cadangan saat Lakers berjuang di awal musim. Meskipun tim berhasil menorehkan rekor 10-4 di bawah kepemimpinan Luka Dončić, setiap kekalahan membuat penggemar bertanya-tanya bagaimana hasil seandainya James turut bermain dalam 14 pertandingan terakhir.
LeBron James Telah Kembali Berlatih dengan Lakers
Ketika berita cedera LeBron James muncul, banyak fan yang merasa khawatir. Cedera punggung sciatic ini tidak memiliki pengobatan pasti, sehingga satu-satunya cara untuk kembali beraksi adalah beristirahat dan menunggu waktu.
Dončić dan Austin Reaves telah berusaha sekuat tenaga untuk menjaga performa Lakers tanpa kehadiran James, dan mereka cukup berhasil. Namun, jelas bahwa tim akan lebih solid dengan kembalinya James yang sehat.
Menurut informasi terkini dari ahli NBA, Shams Charania, James telah diizinkan untuk kembali berlatih bersama tim setelah menjalani latihan di G League. Ini mungkin menjadi kabar baik bagi penggemar yang rindu melihatnya di lapangan.
LeBron James has been reassigned back to the Lakers from NBA G League South Bay and will be a full participant at Lakers practice on Monday, sources tell ESPN. James completed multiple days of practices and 5-on-5 sessions this week in the G League and his debut is nearing.
— Shams Charania (@ShamsCharania) November 16, 2025
“LeBron James telah kembali dari G League South Bay dan akan berpartisipasi penuh dalam latihan Lakers pada hari Senin,” ujar sumber tersebut. James menyelesaikan beberapa hari latihan dan sesi 5-on-5 di G League, dan debutnya sudah semakin dekat.”
Meski terdapat kritikan terkait potensi gangguan dalam dinamika tim dengan kembalinya James yang membuat Dončić sebagai pusat serangan, faktanya James rata-rata mencetak 24,4 poin, 7,8 rebound, dan 8,2 assist musim lalu.
Walau Lakers tampil cukup baik, mereka akan lebih kuat lagi jika James dapat pulih dan kembali ke performa terbaiknya. Mengingat kompetisi di Wilayah Barat sangat ketat dengan banyak tim berpotensi juara, Lakers membutuhkan James dalam kondisi prima untuk meningkatkan peluang meraih gelar.
Bisa jadi memberikan ekspektasi yang tinggi kepada James di fase akhir karirnya tidaklah adil. Namun, penggemar Lakers terus berharap dia akan segera kembali dan membantu tim dalam perburuan gelar berikutnya.
(BA/GN)
sumber : www.profootballnetwork.com
Leave a comment