Kevin Garnett Anjurkan Fan Lakers untuk Tidak Voting LeBron James di All-Star

LeBron James #23 dari Los Angeles Lakers terlihat pada babak kedua pertandingan melawan Phoenix Suns di Mortgage Matchup Center pada 14 Desember 2025 di Phoenix, Arizona.
Kevin Garnett, ikon Minnesota Timberwolves, telah mengingatkan penggemar Los Angeles Lakers dan penggemar NBA secara umum agar tidak menggunakan suara All-Star mereka untuk LeBron James.
James yang berusia 40 tahun berpotensi menambah catatan seleksi All-Star secara berturut-turutnya yang ke-21 pada tahun ini, dimulai dari musim kedua beliau pada 2004-05. Meskipun streak tersebut secara teknis terhenti tahun lalu saat James absen karena cedera pergelangan kaki, penampilannya masih tercatat dalam NBA Almanac.
Pernyataan Garnett
Garnett percaya bahwa James mungkin akan absen lagi, meski berhasil terpilih dalam 2026 NBA All-Star Game.
“LeBron tidak ingin bermain di pertandingan All-Star,” ungkap Garnett di podcast “KG Certified”.
“Untuk semua yang akan memilih LeBron: ‘hemat suara kamu.’ Dia tidak bermain tahun lalu. Kenapa kalian mengharapkan dia bermain tahun ini?”
Peluang LeBron James di All-Star
Rekan podcast Garnett, Paul Pierce, berpendapat bahwa James tidak akan terpilih All-Star karena Luka Doncic dan Austin Reaves kemungkinan besar akan mendapatkan posisi tersebut untuk Lakers.
“Dia tidak akan terpilih. Tidak mungkin ada tiga pemain dari Lakers,” jelas Pierce, MVP Final NBA 2008.
Namun, Garnett tidak setuju, mengklaim bahwa James, Doncic, dan Reaves adalah kandidat kuat, terutama dengan All-Star Game yang digelar di Los Angeles.
“Itulah sebabnya mereka akan mendapatkan tiga pemain dari Lakers. Bagaimana bisa tidak? Acara ini di LA. Clippers tidak akan memasukkan pemainnya,” tambah Garnett.
Peluang All-NBA James
Menurut aturan baru NBA, pemilihan starter All-Star melibatkan kombinasi suara penggemar (50%), pemain aktif (25%), dan media (25%), sementara cadangan dipilih oleh 30 pelatih kepala. Jika penggemar tidak memilih James sebagai starter, peluangnya untuk masuk tim bisa terancam, karena pelatih cenderung memilih pemain forward lain yang lebih produktif dan tersedia lebih sering.
Meski peluang James untuk masuk tim All-Star masih ada, tampaknya hampir pasti ia tidak akan terpilih dalam tim All-NBA musim ini, yang akan mengakhiri streak 21 tahunnya yang dimulai pada 2004-05. James telah melewatkan 16 dari 27 pertandingan Lakers, dan hanya bisa melewatkan satu pertandingan lagi untuk memenuhi syarat All-NBA.
Jika James mampu bermain dalam 54 dari 55 pertandingan tersisa musim ini, angka statistiknya mungkin tidak cukup untuk dianggap sebagai pemain top-15. Saat ini, James mencatatkan rata-rata terendah dalam poin (20.2), rebound (5.5), persentase tembakan (FG%) dan steals (0.9) serta mencatatkan persentase tembakan terendah sejak musim 2006-07.
Dengan usia yang semakin bertambah, keputusan yang diambil saat ini akan berdampak pada legacy LeBron James di NBA. Penggemar dan analis akan terus memantau performanya sampai akhir musim.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment