Stephen Curry Resmi Jadi Free Agent di Dunia Sepatu Basket
Stephen Curry, pemain bintang Golden State Warriors, kini memasuki dunia sneaker sebagai seorang free agent. Dalam konferensi pers setelah kemenangan 109-108 atas San Antonio Spurs pada 14 November, Curry mengungkapkan, “Saya seorang free agent.” Sebelum pertandingan, ia terlihat menggunakan sepatu Nike Kobe 6 Protros “Mambacita,” yang menandai kali pertama dalam lebih dari 12 tahun ia mengenakan sepatu basket selain dari Under Armour.
Pisahnya Dengan Under Armour
Curry dan Under Armour mengakhiri kerjasama yang sudah terjalin sejak 2013. Mereka berdua sepakat untuk memutuskan hubungan ini, yang membuat Curry menjadi wajah utama sepatu basket Under Armour. Perpisahan ini menjadi salah satu isu terbesar dalam dunia sneaker, diibaratkan seperti ketika Adidas kehilangan Michael Jordan atau LeBron James yang memilih Nike. Pengamat sneaker, Nick Engvall, bahkan menyebut ini sebagai “Kegagalan Terbesar dalam Sejarah Sneakers.”
Perkembangan Terkini
Pada 13 November, seorang jurnalis sneaker, Nick DePaula, mengumumkan bahwa Curry kini berstatus sebagai free agent. ESPN turut mengkonfirmasi bahwa brand Curry, yang diluncurkan sebagai anak perusahaan Under Armour pada 2020, akan beroperasi secara independen. Dalam pernyataan resmi, Under Armour akan tetap merilis model signature terakhir Curry, yaitu Curry 13, pada Februari 2026, sementara koleksi lainnya akan tersedia hingga Oktober 2026.
Bagian dari kesepakatan pemisahan ini memungkinkan Curry untuk mengendalikan merek logo-siganturenya, termasuk grafik “Splash” yang diperkenalkan pada tahun 2020. Para atlet yang terikat dengan Curry Brand, seperti Azzi Fudd dan Davion Mitchell, saat ini akan tetap bernaung di bawah Under Armour.
Pernyataan Stephen Curry
Curry menyatakan kegembiraannya atas pengalaman selama 13 tahun bersama Under Armour. “Kami semua harus bangga dengan apa yang telah kami capai dalam mengembangkan brand ini,” kata Curry. Meskipun kini ia menganggap dirinya sebagai free agent, ia tetap mengenakan model-model dari lini signature-nya dalam pertandingan.
Langkah Berikutnya
Curry, yang kini berstatus free agent, masih mengenakan sepatu dari lini signature-nya, termasuk Curry Series 7, saat pertandingan. Ia menegaskan, “Saya menyukai sepatu saya sendiri dan saya akan menjelajahi semua kemungkinan yang ada.”
Curry memiliki opsi untuk melanjutkan Curry Brand secara mandiri atau mencari mitra baru. Salah satu skenario menarik adalah jika ia berkolaborasi dengan perusahaan sepatu asal China, mirip dengan Dwyane Wade yang sukses dengan Li-Ning. Ini bisa membuka kemungkinan yang lebih besar bagi pengembangan mereknya di masa mendatang.
Kesimpulan
Dengan berakhirnya kerjasama dengan Under Armour, langkah selanjutnya dari Curry dalam dunia sneaker sangat dinanti. Ia memiliki peluang untuk menentukan arah mereknya sendiri, sekaligus memberikan pengaruh lebih besar dalam komunitas sneaker secara global.
(BA/GN)
sumber : andscape.com
Leave a comment