Persaingan Tersekat: Lakers dan Clippers Siap Bertanding di Inglewood
LOS ANGELES – Los Angeles Lakers semakin optimis menyambut tantangan ke depan, sementara rival kota mereka, Los Angeles Clippers, tengah terpuruk dengan tekanan hasil buruk menjelang pertemuan mereka di kandang Clippers di Inglewood pada hari Sabtu (Minggu pagi WIB).
Kondisi Terkini Tim
Lakers memiliki catatan impresif 11-3 sejak 14 November dan kini bersaing dengan tim-tim terbaik di Wilayah Barat. Sejak kembalinya LeBron James dari cedera sciatica pada 18 November, Lakers meraih 8 kemenangan dan hanya 2 kekalahan.
Di sisi lain, Clippers sedang berada dalam kondisi yang kurang baik dengan delapan kekalahan beruntun di kandang. Sejak kembalinya Kawhi Leonard dari cedera pergelangan kaki dan kaki pada 23 November, mereka hanya meraih satu kemenangan dalam sebelas laga terakhir.
Statistik Menarik
Lakers menunjukkan performa ofensif yang luar biasa dengan mencetak 143 poin dalam kemenangan atas Utah Jazz pada Kamis. Luka Doncic mencatatkan triple-double ketiga musim ini dengan 45 poin, 14 assist, dan 11 rebound.
Tim ini juga mencatat persentase tembakan 52,7% dari 93 percobaan, dan hanya melakukan tujuh turnover, rekor terendah mereka musim ini. Statistik ini menunjukkan persiapan matang mereka untuk menghadapi Clippers.
“Saya bisa melakukan lebih banyak, tetapi satu turnover saya adalah yang terbaik di daftar statistik ini,” ujar Doncic saat mempersiapkan diri untuk laga berikutnya. “Kami hanya melakukan tujuh turnover, yang impresif bagi kami, dan kami memenangkan pertandingan. Itu yang terpenting.”
Masalah di Kubu Clippers
Clippers belum merasakan kemenangan di kandang sejak 31 Oktober dan baru saja menelan kekalahan 122-101 dari Oklahoma City Thunder, di mana Leonard mencetak 22 poin, delapan rebound, dan enam assist.
James Harden, yang memimpin Clippers dengan rata-rata 26,0 poin per pertandingan, tidak bermain karena cedera betis kiri, namun tidak masuk dalam daftar cedera untuk pertandingan pada hari Sabtu.
Tanpa Harden, Clippers mencatat turnover tertinggi musim ini dengan 29 turnover yang dimanfaatkan Thunder menjadi 38 poin. Tim ini berharap Harden segera kembali untuk memperbaiki permainan.
Dengan rata-rata 16,1 turnover per pertandingan, Clippers berada di posisi bawah daftar liga.
“Kami harus berbenah. Musim ini belum berakhir,” ujar pelatih Tyronn Lue. “Itu harus menjadi pola pikir kami ke depan. Kami perlu bermain lebih baik dan mampu menutup pertandingan.”
Rekor Pertemuan dan Statistik
Lakers sedang dalam laju kemenangan empat pertandingan melawan Clippers, dengan catatan 7-2 dalam sembilan pertemuan terakhir mereka selama tiga musim terakhir. Kesuksesan ini tercipta setelah Clippers meraih 11 kemenangan berturut-turut atas Lakers mulai Desember 2020.
Cerita Lain di NBA
Di pertandingan lain pada hari Jumat, Oklahoma City Thunder mengalami hanya kekalahan ketiga musim ini dengan skor 112-107 dari Minnesota Timberwolves. Shai Gilgeous-Alexander mencetak 35 poin, tetapi tidak cukup untuk membawa timnya meraih kemenangan. Anthony Edwards menjadi pencetak tertinggi untuk Timberwolves dengan 26 poin, ditambah 12 rebound, tiga assist, dan dua blok.
Di tempat lain, bintang Prancis, Victor Wembanyama, mencetak 26 poin dalam waktu 21 menit dari bangku cadangan saat San Antonio Spurs menghancurkan Atlanta Hawks dengan skor 126-98.
Boston Celtics juga mengalahkan Miami Heat 129-116, dengan Jaylen Brown mencetak 30 poin untuk keenam kalinya berturut-turut.
(BA/GN)
sumber : www.straitstimes.com
- anthony-edwards
- Atlanta Hawks
- basketball
- bola basket
- Boston Celtics
- Celtics
- Clippers
- Hawks
- Heat
- james-harden
- Jaylen Brown
- jazz
- kawhi-leonard
- Lakers
- LeBron James
- Los Angeles Clippers
- Los Angeles Lakers
- Miami Heat
- Minnesota Timberwolves
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- Oklahoma City Thunder
- San Antonio Spurs
- Shai Gilgeous-Alexander
- Spurs
- Thunder
- Timberwolves
- Utah Jazz
- Victor Wembanyama
Leave a comment