Rencana Perdagangan Lakers untuk Andrew Wiggins

Pelatih kepala Lakers, JJ Redick, dan Rob Pelinka, Presiden Operasi Basket dan Manajer Umum, hadir dalam konferensi pers.
Los Angeles Lakers sempat menjajaki perdagangan untuk Andrew Wiggins pada offseason lalu, namun menolak memenuhi permintaan harga yang ditetapkan oleh Miami Heat untuk sang juara NBA 2022. Lakers mungkin akan mendapatkan kesempatan lain untuk mengakuisisi pemain sayap 3-and-D ini sebelum batas waktu perdagangan NBA yang jatuh pada 5 Februari mendatang.
Michael Scotto dari HoopsHype melaporkan bahwa Heat sedang mengevaluasi minat perdagangan terhadap Wiggins, yang berpotensi menjadi agen bebas pada musim 2025-26. “Miami telah mengukur pasar perdagangan untuk small forward Andrew Wiggins, yang memiliki opsi pemain senilai $30,17 juta untuk musim 2026-27,” kata Scotto.
Permintaan Tinggi dari Heat
Miami menetapkan harga permintaan yang cukup tinggi, yakni satu pick putaran pertama di masa depan dan dua pemain rotasi yang mampu berkontribusi bagi usaha mereka di playoff, menurut laporan Brett Siegel dari ClutchPoints.
Lakers dapat memenuhi tawaran tersebut, karena mereka memiliki kontrak yang akan berakhir pada musim ini, seperti Rui Hachimura, Gabe Vincent, dan Maxi Kleber, serta satu pick putaran pertama yang bisa diperdagangkan (2031 atau 2032). Namun, beberapa sumber dalam liga mengindikasikan bahwa mereka mungkin lebih memilih untuk menyimpan semua modal draft mereka — yang mencakup tiga pick yang bisa diperdagangkan — untuk mengejar perdagangan blockbuster untuk Giannis Antetokounmpo atau superstar lainnya.
Namun, Lakers mungkin tidak punya pilihan selain untuk memperdagangkan salah satu pick tersebut sebelum batas waktu 5 Februari guna memperkuat pertahanan mereka yang saat ini terbilang kurang baik. Tim besutan JJ Redick ini saat ini menduduki peringkat ke-22 dalam statistik pertahanan dan membutuhkan pemain bertahan perimeter yang tangguh seperti Wiggins untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam kemenangan mereka menghadapi Utah Jazz, Lakers kebobolan 78 poin di babak pertama — tren yang kerap terjadi melawan baik tim yang kuat maupun lemah musim ini.
Sasaran Perdagangan Lakers Lainnya
Selain Wiggins, Lakers juga mengincar pemain seperti Herb Jones dari New Orleans Pelicans, Keon Ellis dari Sacramento Kings, dan Daniel Gafford dari Dallas Mavericks.
Jones, yang dikenal sebagai salah satu pemain bertahan perimeter terbaik di liga, terikat kontrak hingga musim 2029-30. Sementara itu, Ellis merupakan agen bebas tanpa batas pada tahun 2026. Gafford juga memiliki kontrak yang akan berlanjut hingga musim 2028-29 setelah menandatangani perpanjangan tiga tahun pada musim panas lalu.
Brian Windhorst dari ESPN baru-baru ini mengungkapkan bahwa kemungkinan bagi Lakers untuk melakukan perdagangan untuk pemain seperti Jones atau Gafford ada, asalkan manajemen yang dipimpin Rob Pelinka bersedia mengambil kontrak jangka panjang, bukan hanya kontrak yang akan berakhir.
“Ya, sangat mungkin, terutama jika mereka bersedia untuk mengambil uang yang lebih besar setelah tahun ini dan menukar kontrak yang akan berakhir,” ujar Windhorst. “Dalam waktu sebulan, kita akan mengetahui siapa yang mungkin tersedia dalam jenis kesepakatan ini.”
Lakers mungkin ragu untuk mengambil alih uang jangka panjang karena mereka berencana untuk membuka ruang gaji pada tahun 2026 dan 2027. Hanya Luka Doncic ($49,8 juta), Jarred Vanderbilt ($12,4 juta), dan Jake LaRavia ($6 juta) yang memiliki kontrak terjamin menuju musim 2026-27, yang memungkinkan Lakers membuka lebih dari $70 juta dalam kapasitas.
“Segala sesuatu tentang Lakers sejak perdagangan untuk Luka Doncic berfokus pada prioritas fleksibilitas mereka di musim panas 2026. LeBron James memiliki klausul no-trade, jadi dia kemungkinan tidak akan ke mana-mana,” tulis Zach Harper dari The Athletic dalam preview batas waktu perdagangan NBA, memprediksi Lakers akan berdiri di tempat dan tidak melakukan banyak perubahan.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment