LeBron James Hadapi Tantangan Seiring Bertambahnya Usia
Usia tampaknya mulai menunjukkan dampaknya bagi superstar 21 kali All-NBA, LeBron James, pemain depan Los Angeles Lakers. Pemain berusia hampir 41 tahun ini telah melewatkan 15 dari 23 pertandingan yang telah dimainkan timnya, terutama karena masalah sciatic yang memengaruhi sisi kanan dan punggung bawahnya, yang membuatnya absen selama sebulan di awal musim. Belakangan, masalah pada kakinya juga membatasi partisipasinya.
Performa Musim Ini
Saat ini, James rata-rata mencetak 16,1 poin per pertandingan, yang merupakan angka terendah dalam kariernya, dengan persentase tembakan .464/.333/.454. Selain itu, ia mencatatkan 7,6 assist, 4,7 rebound, dan 0,7 blok dalam waktu bermain rata-rata 33,1 menit per pertandingan. Meskipun demikian, Los Angeles Lakers berhasil mencatatkan rekor 17-6 musim ini, berkat kontribusi luar biasa dari guard lima kali All-NBA First Team, Luka Doncic, dan Austin Reaves yang kemungkinan besar akan menjadi All-Star untuk pertama kalinya.
Dukungan Tim yang Diperbarui
Tim Lakers mengalami perubahan signifikan pada susunan pemain pendukungnya, yang kini dipimpin oleh center Deandre Ayton, serta guard Marcus Smart dan Gabe Vincent, serta forwards Rui Hachimura dan Jake LaRavia. Secara khusus, Ayton memberikan dampak besar dalam memperbaiki pertahanan di sekitar ring dan pertahanan dalam posisi rendah.
Rekor Baru James
Meskipun LeBron mungkin terlewat dari inklusi All-Star ke-22 dalam kariernya, mantan empat kali MVP ini terus menambah prestasi. Ia kini mencatatkan 1.015 kemenangan dalam kariernya, melampaui Hall of Famer Robert Parish yang memiliki 1.014 kemenangan. James kini berada di posisi kedua dalam daftar pemain dengan kemenangan terbanyak di musim reguler, hanya kalah dari Kareem Abdul-Jabbar yang memiliki 1.074 kemenangan.
Pendantangan di Panggung Sejarah
“Ini sangat membanggakan,” kata James saat mendengar pencapaian barunya. “Dapat berada di posisi ini dan bermain di level tinggi sambil diingat bersama pemain-pemain hebat, khususnya Robert Parish yang berkontribusi besar di era ’80-an.”
Panggung Legacy Robert Parish
Robert Parish, pemain besar dengan tinggi 7 kaki 1 inci, adalah sembilan kali All-Star dan dua kali masuk All-NBA Team selama membela Celtics dari tahun 1980 hingga 1994. Ia memulai kariernya di NBA pada tahun 1976 dengan Golden State Warriors dan mengakhiri kariernya dengan Charlotte Hornets dan Chicago Bulls antara tahun 1994 hingga 1997. Parish berhasil meraih empat kejuaraan, tiga di antaranya bersama Boston pada era ’80-an dan satu lagi sebagai cadangan di Chicago pada musim terakhirnya.
Statistik Karier Parish
Di 1.611 pertandingan musim reguler, Parish mencatatkan rata-rata 14,5 poin dengan akurasi tembakan 53,7 persen, serta 9,1 rebound, 1,5 blok, 1,4 assist, dan 0,8 steal per pertandingan.
Apresiasi terhadap Sejarah Permainan
James menambahkan, “Sebagai pengagum sejarah permainan, dapat menghargai yang telah datang sebelum saya adalah yang paling penting. Mereka yang menyusun jalur ini, dan saya ingin melakukan hal yang sama untuk generasi mendatang.”
Berita Terbaru: Lakers Pertimbangkan Transfer Mega Guard All-Star senilai $50 Juta via Tiga Tim.
Untuk berita dan rumor NBA terkini, kunjungi Garis Finish.
(BA/GN)
sumber : www.newsweek.com
Leave a comment