Debut Musim Ke-23 LeBron James: Sinyal Kembali yang Menarik
Noepertanyaan besar bisa terjawab hanya dalam satu pertandingan, tapi debut LeBron James di musim ke-23 yang mengesankan tetap memberikan gambaran awal tentang bagaimana ia akan berkontribusi di tim Los Angeles Lakers, yang saat ini memiliki rekor 11-4 tanpa dirinya.
Jalannya Pertandingan
Pada malam Selasa melawan Utah Jazz, LeBron hanya bermain selama kurang lebih 30 menit, mencatatkan 12 assist terbanyak dalam pertandingan tersebut dan melesakkan hanya tujuh tembakan dalam kemenangan Lakers dengan skor 140-126. Jarang sekali dalam karirnya, LeBron menyelesaikan pertandingan dengan begitu sedikit percobaan tembakan. Ini hanya terjadi dua kali sebelumnya: saat melawan Houston Rockets lebih dari dua dekade lalu dan saat mengalami cedera di tahun 2021.
Statistik dan Penyesuaian
LeBron mencatatkan penggunaan bola yang rendah, yakni 13,5 persen, lebih dekat ke pemain seperti Marcus Smart daripada bintang seperti Luka Doncic. Dalam momen pertama permainan, ia berdiri di sudut lapangan dan menjadi pengamat ketika bola melewati kepadanya. Bahkan setelah melepas umpan kepada Doncic yang terdefleksi, ia segera meminta maaf kepada rekan setimnya.
Dinamika Tim Saat LeBron Kembali
Keberadaan LeBron di tim memberikan tantangan baru, terutama dalam hal penyesuaian dengan pemain muda. Pada beberapa serangan setengah lapangan ketika ia dan Doncic bermain bersamaan, LeBron tampak tidak terlibat aktif. Namun, ini mungkin menjadi masalah positif bagi Lakers, terutama mengingat usianya yang segera menginjak 41 tahun. Lakers tidak memerlukan LeBron yang bertanding dengan intensitas seperti di masa lalu, melainkan seorang yang bisa menjaga kelancaran permainan saat Doncic tidak ada di lapangan.
Kontribusi di Kuarter Penting
Di kuarter keempat melawan Utah, LeBron mencatatkan enam assist, termasuk beberapa umpan cantik kepada Deandre Ayton yang efektif menyegel kemenangan. Ia tetap mampu menjangkau area penting dan memberikan kontribusi meski jumlah tembakannya terbatas.
Masalah dan Harapan
Sampai saat ini, belum ada kesimpulan besar yang bisa diambil dari satu pertandingan. LeBron memang rentan terhadap cedera di fase akhir karirnya, dan penting baginya untuk menemukan peran baru di tim. Lakers masih memiliki banyak waktu untuk merumuskan strategi yang tepat agar LeBron bisa berfungsi dengan baik dalam skema tim.
Dengan pertandingan yang masih panjang, tantangan tetap ada. Akankah cara bermain LeBron mampu beradaptasi jika ia tidak banyak memegang bola? Apakah Lakers bisa sepenuhnya memanfaatkan potensi yang dimiliki LeBron tanpa menempatkannya di posisi utama dalam tim? Musim ini begitu dinamis dan menarik untuk diikuti dengan banyak pertanyaan yang perlu dijawab.
Dengan satu pertandingan yang telah berlalu, LeBron menunjukkan bahwa ia masih mampu memberikan pengaruh, meskipun perannya telah berubah. Menarik untuk melihat bagaimana situasi ini berkembang dan dampaknya terhadap tim ke depan.
(BA/GN)
sumber : www.theringer.com
Leave a comment