Austin Reaves Alami Cedera Betis Saat Pertandingan Natal Lakers

Austin Reaves (kiri) dan Luka Doncic (kanan) dari Los Angeles Lakers.
Guard Austin Reaves mengalami cedera betis lagi saat Los Angeles Lakers bertanding melawan Houston Rockets pada Hari Natal, yang membuatnya meninggalkan pertandingan dan bisa berpotensi absen lebih lama.
Reaves mengalami cedera saat babak pertama, dan tim belum menentukan seberapa parah cedera tersebut. Dia tidak kembali bermain di babak ketiga dan keempat.
Reaves dijadwalkan menjalani MRI untuk mengecek cedera tersebut. Luka Doncic, rekan satu timnya di lapangan, memberikan dukungan setelah pertandingan, mengingat pengalaman buruknya dengan cedera betis di masa lalu.
“Saya tahu betapa menyedihkannya mengalami cedera betis. Tidak menyenangkan sama sekali,” ungkap Doncic pada konferensi pers pasca pertandingan. “[Saya] hanya ingin mendukungnya.”
Menurut Doncic, Reaves sebaiknya fokus pada pemulihan sepenuhnya daripada terburu-buru untuk kembali, khususnya saat tim Lakers sedang kesulitan setelah kalah dalam tiga pertandingan terakhir dengan rata-rata selisih 21 poin. Lakers kalah 23 poin dari Houston pada hari tersebut.
“Ambil waktu Anda,” imbuh Doncic. “Cedera betis berbahaya, jadi ambil waktu.”
Performa All-Star Austin Reaves dalam Tahun Kontraknya
Reaves telah bermain dalam 23 dari 30 pertandingan reguler Lakers musim ini, membantu tim meraih rekor 19-10. Dia absen dalam tiga pertandingan melawan Phoenix Suns, Utah Jazz, dan Los Angeles Clippers, tetapi Lakers berhasil meraih dua kemenangan dari tiga laga tersebut. Reaves memimpin tim dalam beberapa pertandingan awal musim saat LeBron James dan Doncic tidak bermain.
Pelatih kepala JJ Redick menyatakan bahwa Reaves sedang menjalani musim yang layak untuk menjadi All-Star, terutama mengingat dia bisa memilih untuk tidak melanjutkan kontraknya musim panas ini.
“Saya sangat percaya dia harus menjadi All-Star tahun ini,” kata Redick.
Reaves, yang berusia 27 tahun, sebelum pertandingan melawan Rockets mencatat rata-rata 27,3 poin, 6,5 assist, 5,4 rebound, dan 1,0 steal per pertandingan.
Cedera Betis Luka Doncic dan Dampaknya
Doncic pernah mengalami cedera betis yang menyerang sebelum dia ditransfer dari Mavericks ke Lakers, dan cedera tersebut mengganggu performanya di musim lalu, di mana dia melewatkan 32 pertandingan reguler, terbanyak dalam karirnya. Dia tampil kurang optimal dan Lakers tereliminasi di putaran pertama playoff oleh Minnesota Timberwolves setelah hanya lima pertandingan.
Setelah offseason penuh untuk pemulihan dan perubahan pola makan yang signifikan, Doncic kembali tampil mengesankan di musim 2025-26, mencatat rata-rata 34,1 poin per pertandingan, bersama dengan 8,8 assist dan 8,6 rebound.
Cedera betis bisa berisiko berkembang menjadi cedera lebih serius seperti robekan tendon Achilles jika tidak ditangani dengan tepat. Cedera serupa juga menimpa beberapa pemain besar lainnya di liga saat ini.
Artikel ini menyoroti pentingnya pemulihan yang tepat bagi pemain NBA, terutama ketika cedera betis bisa mengubah jalannya musim. Dukungan dari rekan satu tim seperti Doncic juga menjadi kunci bagi Reaves dalam proses pemulihan ini.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment