Home Basket NBA Mantan Pemain NBA Kritik Gaya Foul-Baiting Lakers!
NBA

Mantan Pemain NBA Kritik Gaya Foul-Baiting Lakers!

Share
Mantan Pemain NBA Kritik Gaya Foul-Baiting Lakers!
Share

Performa Memukau Los Angeles Lakers Musim Ini

LeBron James, Austin Reaves, Lakers
Getty

Pemain depan Los Angeles Lakers, LeBron James, memeluk Austin Reaves.

Los Angeles Lakers menunjukkan performa yang mengesankan pada musim NBA kali ini. Banyak yang meragukan kemampuan mereka bersaing dengan tim-tim terbaik di Wilayah Barat, namun mereka telah membuktikan diri sebagai salah satu tim terbaik dengan catatan 11-4. Keberadaan Luka Doncic dan Austin Reaves yang bermain cemerlang menjadi kunci untuk menempatkan Lakers dalam posisi empat besar, meski LeBron James harus absen sebagian besar musim karena cedera.

Kritik Chandler Parsons terhadap Lakers

Chandler Parsons, mantan pemain NBA, berpendapat bahwa Lakers tidak seharusnya dianggap kredibel karena strategi permainan mereka yang sering mengandalkan pemanggilan pelanggaran. Dalam sebuah diskusi di acara “Run It Back”, Parsons menyatakan:

Mereka mendapatkan banyak panggilan. Mereka bergantung pada hal ini dalam serangan mereka. Jadi, jika saya berada di tim yang melakukan scouting, saya akan mengarahkan pemain untuk fokus. Ini memang sulit, karena mereka sudah menguasai teknik ini.

Ketergantungan terhadap Free Throws

Parsons menyoroti bahwa banyak pemain, termasuk Shai Gilgeous-Alexander dan Jalen Brunson, mendapat kritik karena strategi ini yang dianggap “tidak etis”. Dia percaya bahwa tim lawan dapat membatasi Lakers lebih dari tim-tim lain jika mampu bertahan tanpa melakukan pelanggaran:

Jika mereka bisa bertahan tanpa melakukan pelanggaran, Lakers akan kesulitan, terutama dalam pengaturan permainan setengah lapangan. Mereka menciptakan kontak, melambai-lambaikan badan setiap kali ada tangan yang menyentuh mereka.

Lakers berada di urutan kedua dalam hal jumlah free throw yang didapat per pertandingan, rata-rata 29,1 kali, sejajar dengan Dallas Mavericks. Hanya Orlando Magic yang lebih banyak, dengan rata-rata 31,7 per pertandingan. Hal ini menunjukkan kelemahan Lakers yang lebih mencolok dibandingkan tim-tim pesaing lainnya yang benar-benar serius.

Baca juga:  VIDEO HAWKS at HEAT | FULL GAME HIGHLIGHTS | February 3, 2026

Apakah Pendapat Parsons Valid?

Kemampuan Lakers untuk tetap bersaing dan meneruskan performa ini hingga ke playoff akan menjadi sorotan utama. Satu tantangan besar adalah keberadaan tiga tim kuat di Wilayah Barat: Oklahoma City Thunder, Denver Nuggets, dan Houston Rockets, yang semuanya memiliki serangan dan pertahanan masuk enam besar saat ini.

Los Angeles harus menunjukkan konsistensi yang kuat untuk mengamankan posisi kandang di babak pertama playoff dan mengandalkan gaya bermain ini menghadapi tim-tim yang sepadan atau lebih baik. Pendapat Parsons juga mencerminkan bahwa intensitas permainan di playoff dan pengurangan panggilan pelanggaran bisa menjadi tantangan bagi Lakers. Doncic dan Reaves mungkin tidak akan mendapatkan banyak panggilan yang lebih mudah seperti saat bertanding melawan tim yang lebih lemah di bulan November.

Secara keseluruhan, meskipun Parsons tidak meremehkan Lakers, dia menekankan bahwa elitisme mereka dalam permainan dapat membuat mereka rentan di pertandingan ketat melawan tim-tim unggulan.

(BA/GN)
sumber : heavy.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Lakers Dapat Peringatan dari Ime Udoka Menjelang Playoff!
NBA

Lakers Dapat Peringatan dari Ime Udoka Menjelang Playoff!

Ime Udoka memberikan peringatan kepada Lakers menjelang playoff, menekankan pentingnya konsistensi dan...

NBA

VIDEO NBA’s Nightly Recap | April 12, 2026

Judul: Rekap Malam NBA | 12 April 2026 Deskripsi Video: Saksikan sorotan...

Steph Curry Lelang Sepatu untuk Bantu Pemuda Oakland!
NBA

Steph Curry Lelang Sepatu untuk Bantu Pemuda Oakland!

Steph Curry melelang sepatu ikoniknya untuk menggalang dana, membantu pemuda Oakland meraih...

NBA

VIDEO WIZARDS at CAVALIERS | FULL GAME HIGHLIGHTS | April 12, 2026

Judul: WIZARDS di CAVALIERS | HIGHLIGHTS LENGKAP PERMAINAN | 12 April 2026...