Peta Performa Pemain Dallas Mavericks Menjelang Natal
Daftar Santa untuk Pemain Mavericks
Dengan Natal yang semakin dekat, saatnya mengevaluasi performa para pemain Dallas Mavericks. Dari beberapa peningkatan yang menggembirakan hingga kekecewaan yang signifikan, berikut ini adalah penilaian masing-masing pemain menjelang perayaan Natal.
Kesehatan Pemain Penting
Sayangnya, Anthony Davis belum menunjukkan performa terbaiknya, setelah absen dalam 16 dari 28 pertandingan musim ini, sebagian besar karena masalah pada betis kiri. Kekhawatiran mengenai usia dan kesehatan Davis semakin menjadi nyata di Dallas selama musim pertamanya sebagai Maverick.
Meski Mavericks memiliki catatan 7-5 ketika Davis bermain, berbanding 4-12 saat dia tidak ada di lapangan, produktivitasnya justru menurun. Dengan rata-rata 19,6 poin per game, ini adalah angka terendahnya sejak rookie season, dan 10,8 rebound per game. Kesehatannya tetap menjadi perhatian utama, karena kemampuan untuk bermain sangat penting.
Pemain Muda yang Menjanjikan: Cooper Flagg
Keputusan Jason Kidd untuk menempatkan Cooper Flagg sebagai point guard cukup menarik. Flagg, yang baru berusia 18 tahun, menunjukkan perkembangan yang pesat. Dalam 10 pertandingan pertamanya, ia mencetak rata-rata 13,9 poin, 6,6 rebound, dan 3,0 assist. Namun, dalam 10 pertandingan terakhirnya, Flagg mengemas 22,8 poin, 6,5 rebound, dan 4,3 assist.
Performa Flagg yang terus meningkat menunjukkan bakat alaminya dan adaptasinya yang cepat terhadap permainan NBA. Dengan kemampuan menyelesaikan peluang secara efektif, Flagg muncul sebagai salah satu bintang masa depan tim.
Dampak Kyrie Irving di Ruang Ganti
Kyrie Irving mendapatkan tempat di daftar baik meski belum bermain sejak Maret. Dia berperan sebagai pemimpin dan mentor bagi para pemain muda dalam organisasi yang sedang bertransisi. Sumbangsihnya di luar lapangan sangat terasa, dan Santa berharap untuk segera melihatnya kembali berlaga.
Pemain Kunci Lainnya
P. J. Washington telah muncul sebagai opsi kedua atau ketiga yang konsisten, dengan rata-rata 16,0 poin dan 7,9 rebound per game. Sebagai pemain yang dapat berkontribusi baik di sisi serang maupun pertahanan, Washington menjadi salah satu harapan positif untuk musim yang sulit ini.
Daniel Gafford juga menjadi pemain yang patut diperhatikan, meskipun ia hanya tampil dalam 17 dari 28 pertandingan. Ia memberikan kontribusi untuk tim dengan rata-rata 8,5 poin dan 6,1 rebound. Kontribusinya dan gaya bermain yang energik membuatnya disukai penggemar.
Evaluasi Pemain dengan Perfoma Buruk
Dari sekian banyak pemain, Dereck Lively II harus masuk dalam daftar buruk karena ketidaktersediaannya, hanya tampil dalam 7 pertandingan. Meskipun perannya penting sebagai pengganda pertahanan, statistiknya tidak cukup untuk mengangkatnya dari daftar buruk.
Jaden Hardy juga menghadapi tahun yang sulit, dengan angka rata-rata terendah dalam karirnya. Setelah harapan tinggi di awal karir, ia tampaknya tidak dapat memenuhi ekspektasi dengan hanya mencetak 5,8 poin per game hingga saat ini.
Kesimpulan
Dengan performa campur aduk ini, Dallas Mavericks harus terus beradaptasi dan mencari cara untuk meningkatkan kemampuan tim. Meskipun beberapa pemain menunjukkan potensi luar biasa, ada juga yang perlu berbenah untuk memenuhi harapan tim. Sementara kalender terus bergulir menuju tahun baru, harapan bagi peningkatan tidak pernah padam.
(BA/GN)
sumber : www.mavsmoneyball.com
Leave a comment