Chris Finch Melontarkan Sindiran Pada JJ Redick di Tengah Kompetisi Ketat

JJ Redick, Los Angeles Lakers
Pada episode langsung The Zach Lowe Show yang diadakan di Minneapolis, pelatih Minnesota Timberwolves, Chris Finch, mengeluarkan komentar menohok yang ditujukan kepada pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick.
Saat berbincang dengan Lowe, Finch menyebutkan bahwa banyak penonton yang akan pulang untuk merekam podcast, lalu menambahkan bahwa hal tersebut bisa “memenuhi syarat untuk melatih Lakers.”
Timberwolves dan Lakers sendiri sudah saling mengenal baik. Saat ini, Lakers menduduki peringkat kelima dengan catatan 8-4, sementara Timberwolves berada di posisi keenam dengan 7-4. Pada musim lalu, Timberwolves yang berada di posisi keenam berhasil mengalahkan Lakers di babak pertama playoffs dalam waktu hanya lima pertandingan.
GettyReaksi kuat ditunjukkan oleh pemain Los Angeles Lakers, Austin Reaves, Marcus Smart, dan pelatih setelah tim mengalami kehilangan terbesar dan permainan terendah saat melawan OKC Thunder.
Jalan Tak Biasa JJ Redick Menuju Kursi Pelatih Lakers
Pelantikan Redick sebagai pelatih kepala Lakers untuk musim 2024-25 sempat menuai skeptisisme. Mantan bintang Duke dan veteran NBA selama 17 tahun itu tidak memiliki pengalaman melatih sebelumnya. Keterhubungannya dengan bintang Lakers, LeBron James, yang pernah menjadi podcaster bersamanya, juga dikritik sebagai potensi konflik kepentingan.
Sejarah tersebut membuat komentar Finch terasa tajam, mengarah pada seorang pelatih yang jalannya dari media menuju kursi pelatih Lakers menjadi topik hangat tersendiri.
Di tahun pertamanya, Lakers berhasil mencapai postseason. Tim ini masih menjadi kandidat kuat untuk playoff meskipun mengalami cedera pada beberapa pemain kunci. LeBron James belum tampil di pertandingan musim ini karena pemulihan cedera, namun baru-baru ini ia menunjukkan kemajuan menuju kembalinya ke lapangan.
GettyChris Finch dan Timberwolves akan kehilangan Anthony Edwards selama setidaknya dua minggu.
Jejak Karier Chris Finch di NBA
Finch menempuh jalan panjang sebelum sampai pada posisi pelatih Timberwolves. Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun melatih di luar negeri, bekerja di G League, dan menjabat di beberapa staf NBA sebelum mendapat kesempatan. Pengalamannya tersebut membentuknya menjadi pelatih yang dikenal dengan pengambilan keputusan yang stabil dan serangan yang terstruktur.
Timberwolves merekrutnya pada tahun 2021 dan secara bertahap membangun skuad yang sesuai dengan gayanya. Tim ini berkembang menjadi tim yang disiplin dan tangguh, bahkan melakukan comeback saat Game 7 melawan Denver dan mencapai final Wilayah Barat. Finch pun mendapat kontrak baru setelah pencapaian tersebut, di mana salah satu pencapaian penting adalah kemenangan di babak pertama melawan Lakers yang dilatih Redick, menambah bumbu persaingan dalam match-up ini.
Musim ini, baik Timberwolves maupun Lakers telah membuka musim dengan baik dan bersaing di atas klasemen, membuat setiap pertandingan terasa lebih penting. Komentar Finch mengena karena kedua tim bukanlah tim yang dalam tahap pembangunan kembali; mereka bersaing untuk posisi yang sama.
Ada juga hubungan personal di antara keduanya. Finch pernah melatih Redick saat mereka berada di New Orleans, sehingga lelucon tersebut tidak terdengar bermusuhan. Justru, itu terasa seperti candaan hangat dari seseorang yang menempuh jalur tradisional kepada mantan pemain yang melangkah ke dunia kepelatihan dengan cara yang lebih modern.
Dampak Pertandingan dan Persaingan
Pertandingan antara Lakers dan Timberwolves menunjukkan kompetisi yang ketat di papan klasemen. Dengan keduanya bersaing di posisi atas, tampaknya setiap pertemuan akan menjadi pertarungan yang sangat menarik. Komentar dari Finch mencerminkan ketegangan dan rivalitas yang ada, menandakan bahwa mereka tidak hanya bertarung untuk kemenangan, tetapi juga untuk kehormatan dan pengakuan lebih di liga.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment