Menelisik Kelas Rookie NBA Musim Ini
Kita masih di awal musim reguler, tetapi saat yang tepat untuk menilai kelas rookie tahun ini. Dari draft hingga liga musim panas dan pramusim, kita sudah melihat gambaran tentang mereka di musim reguler. Harapan dan optimisme sering kali menghadapi berbagai pertanyaan, namun para pemain muda ini menunjukkan usaha terbaik mereka.
Pentingnya Kesempatan dan Konteks
Kesuksesan seorang rookie sangat bergantung pada kecocokan, peluang, dan konteks tim. Setiap pemain dituntut melakukan hal yang berbeda sesuai kebutuhan timnya. Beberapa rookie memiliki jalur yang jelas untuk mendapatkan menit bermain yang konsisten, sementara yang lain berusaha tetap siap meski sering keluar masuk lineup. Hal paling penting bagi pemain muda saat awal musim adalah menunjukkan kemampuan yang bisa diandalkan setiap malam. Semakin dapat diandalkan, semakin banyak kesempatan untuk menunjukkan sisi lain dari permainan mereka.
Top 10 Rookie Awal Musim
1. VJ Edgecombe, 76ers
Edgecombe mencetak 34 poin di debut NBA-nya, yang merupakan rekor ketiga terbanyak oleh rookie. Skill-nya selaras dengan permainan Tyrese Maxey dan Joel Embiid. Dia mampu menciptakan ruang dengan baik, baik dalam situasi pick-and-roll maupun serangan individu.
2. Cedric Coward, Grizzlies
Coward menunjukkan performa memukau sejak awal, mencatatkan persentase tembakan 48.3% dari tiga poin. Keberaniannya berkontribusi dalam pertahanan dan kemampuan untuk menciptakan ruang membantu tim Grizzlies sejak awal musim.
3. Cooper Flagg, Mavericks
Walau awalnya tidak sesuai harapan, Flagg menunjukkan pentingnya konteks dalam pengembangan pemain muda. Dallas berusaha memanfaatkannya dalam berbagai peran. Pengalaman awal ini akan sangat bermanfaat ke depan.
4. Dylan Harper, Spurs
Harper, yang menjadi guard termuda dalam sejarah NBA mencetak setidaknya 20 poin dan 5 rebound tanpa turnover, membuka musim dengan sangat baik. Pergerakannya di lapangan menunjukkan ketenangan dalam pengambilan keputusan.
5. Kon Knueppel, Hornets
Knueppel mencetak 22 tembakan tiga angka terbanyak dalam tujuh laga pertama, menunjukkan kemampuan serba bisa. Keterampilan positioning dan distribusi paska memudahkan dirinya mendapatkan peluang tembakan.
6. Jeremiah Fears, Pelicans
Tanpa rasa takut, Fears selalu tampil agresif di setiap pertandingan. Sejak menjadi starter, ia menunjukkan keahliannya dalam menyerang, bahkan saat bertahan.
7. Collin Murray-Boyles, Raptors
Murray-Boyles adalah contoh energi dan usaha di lapangan. Permainannya yang agresif dan fisik menunjukkan kesulitan bagi lawan untuk melawannya. Ketepatan waktu saat bertahan juga menambah nilai lebih.
8. Tre Johnson, Wizards
Johnson memiliki mentalitas sebagai pencetak poin sejati, dengan rata-rata 11 tembakan per pertandingan. Dia cepat dalam merespons peluang melakukan tembakan dari berbagai posisi.
9. Ryan Kalkbrenner, Hornets
Kalkbrenner mencatatkan rata-rata 2.4 blok per pertandingan. Dengan timing yang baik, dia mampu mengubah jalur serangan lawan menjadi peluang bagi timnya.
10. Derik Queen, Pelicans
Queen menunjukkan potensinya sebagai pemain penting bagi pelanggaran Pelicans. Kemampuan passing dan visinya membuat ia layak diperhatikan lebih lanjut.
Catatan Khusus
- Sion James, Hornets: Memiliki sifat yang pantang menyerah dan selalu berusaha membuat permainan menguntungkan.
- Hugo Gonzalez, Celtics: Menunjukkan usaha maksimal dalam bertahan dan mengisi posisi yang dibutuhkan tim.
(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
- 76ers
- basketball
- bola basket
- cade-cunningham
- Cedric Coward
- Celtics
- Collin Murray-Boyles
- Cooper Flagg
- Dallas
- Defense
- Derik Queen
- devin-booker
- Dylan Harper
- Edgecombe
- Fantasy Basketball
- Grizzlies
- HORNETS
- Hugo Gonzalez
- Jeremiah Fears
- Joel Embiid
- Kon Knueppel
- Luka Doncic
- Mavericks
- NBA
- pelicans
- Raptors
- rookie class
- Ryan Kalkbrenner
- Sion James
- Spurs
- Stephon Castle
- Tre Johnson
- tyrese-maxey
- Wizards
- zion-williamson
Leave a comment